Akurat

5 Tradisi Masyarakat Jawa Barat Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Fajar Rizky Ramadhan | 5 Maret 2024, 07:10 WIB
5 Tradisi Masyarakat Jawa Barat Menyambut Bulan Suci Ramadhan

AKURAT.CO Saat bulan suci Ramadan menjelang, masyarakat Jawa Barat mempersembahkan serangkaian tradisi yang kaya akan nilai-nilai keagamaan, budaya, dan kebersamaan.

Sebagai salah satu daerah dengan kekayaan budaya yang tinggi di Indonesia, Jawa Barat memiliki beragam tradisi yang turun-temurun diwariskan dari generasi ke generasi.

Berikut adalah beberapa tradisi yang lazim dilakukan oleh masyarakat Jawa Barat menyambut bulan puasa Ramadan:

1. Upacara Sedekah Bumi (Ngarot)

Upacara Sedekah Bumi, yang dikenal dengan sebutan Ngarot di daerah Sunda, merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Barat untuk bersyukur atas hasil bumi yang diberikan oleh Tuhan sebelum memasuki bulan Ramadan. Dalam upacara ini, masyarakat biasanya mengadakan prosesi pemberian makanan kepada orang-orang yang membutuhkan, ritual adat, serta menyuguhkan makanan khas Sunda seperti nasi liwet dan gulai ayam.

Baca Juga: Inilah Alasan Mengapa Puasa Dilakukan di Bulan Ramadhan!

2. Bersih Desa (Mapag Sri)

Tradisi Bersih Desa atau Mapag Sri dilakukan sebagai bentuk persiapan spiritual dan fisik menyambut Ramadan. Masyarakat membersihkan lingkungan sekitar desa atau kampung mereka, termasuk membersihkan sungai, jalan raya, dan tempat ibadah. Tradisi ini menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan antarwarga serta menjaga kebersihan lingkungan.

3. Malam Buka Puasa Bersama (Ngabuburit)

Ngabuburit adalah tradisi yang telah menjadi ikon budaya masyarakat Jawa Barat dalam menyambut berbuka puasa. Sebelum waktu berbuka tiba, masyarakat berkumpul di berbagai tempat seperti taman, lapangan, atau tempat-tempat keramaian untuk bersantai sambil menunggu waktu berbuka. Di sini, mereka sering kali menyantap makanan ringan seperti kolak, kurma, dan minuman segar.

4. Tradisi Musik Gambang Kromong

Gambang Kromong adalah tradisi musik rakyat yang populer di Jawa Barat, terutama di daerah Betawi. Namun, di Jawa Barat tradisi ini juga turut menjadi bagian dari kegiatan menyambut Ramadan. Masyarakat menggelar pertunjukan musik Gambang Kromong sebagai hiburan dan ajang silaturahmi antarwarga jelang berbuka puasa.

Baca Juga: Bolehkah Niat Puasa Ramadhan Diucapkan dalam Hati?

5. Kegiatan Keagamaan dan Kebudayaan

Selain tradisi-tradisi di atas, masyarakat Jawa Barat juga menggelar berbagai kegiatan keagamaan dan kebudayaan seperti pengajian, tadarusan, serta pertunjukan seni dan budaya yang berhubungan dengan tema Ramadan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan kebersamaan dalam menjalani ibadah di bulan Ramadan.

Dengan menjaga dan melestarikan tradisi-tradisi tersebut, masyarakat Jawa Barat tidak hanya memperkaya warisan budaya bangsa, tetapi juga memperkokoh rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam menjalani ibadah Ramadan. Tradisi-tradisi ini juga menjadi cerminan dari nilai-nilai keagamaan, kesederhanaan, dan gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Jawa Barat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.