AKURAT.CO Saat bulan Ramadan tiba, Mesir menjadi tempat yang penuh dengan tradisi-tradisi khas yang memperkaya pengalaman berpuasa bagi masyarakatnya.
Salah satu momen yang paling dinantikan adalah sahur, waktu di mana umat Muslim bersiap-siap untuk menjalankan puasa sehari penuh.
Di tengah nuansa Ramadan yang kental, terdapat beberapa tradisi unik yang menjadi ciri khas sahur di Mesir.
1. Mesaharaty: Pemukul Tambor Jalanan
Di beberapa daerah di Mesir, tradisi Mesaharaty masih sangat dijunjung tinggi. Sebelum fajar menyingsing, seorang pria yang dikenal sebagai "Mesaharaty" akan berkeliling kota dengan membawa tambor kecil yang dipukul secara ritmis. Tugasnya adalah membangunkan orang-orang untuk sahur dengan memperdengarkan irama-irama yang khas. Tradisi ini tidak hanya membangunkan orang-orang untuk makan sahur, tetapi juga menciptakan atmosfer yang khas di bulan Ramadan.
2. Makanan Khas Sahur: Ful Medames dan Ta'ameya
Makanan menjadi bagian tak terpisahkan dari sahur di Mesir. Salah satu hidangan khas yang sering disantap adalah Ful Medames, hidangan yang terbuat dari kacang fava yang dimasak hingga menjadi pasta dan disajikan dengan minyak zaitun, bawang merah, dan rempah-rempah. Selain itu, Ta'ameya, versi Mesir dari falafel, juga menjadi favorit di meja sahur. Hidangan-hidangan ini tidak hanya lezat tetapi juga memberikan energi yang cukup untuk menahan lapar hingga waktu berbuka.
Baca Juga: 6 Tradisi Unik di Arab Saudi Menjelang Bulan Ramadhan
3. Mesjid yang Ramai dan Bersemangat
Mesjid menjadi pusat kegiatan selama bulan Ramadan, terutama saat sahur. Setelah makan sahur, umat Muslim akan bersiap-siap untuk melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid. Suasana di dalam masjid pada waktu ini sangat bersemangat, dengan orang-orang berkumpul untuk bersama-sama memperkuat keimanan dan mendapatkan berkah dalam ibadah mereka.
4. Tradisi Berbagi Makanan
Salah satu nilai yang sangat dianut dalam budaya Ramadan di Mesir adalah nilai berbagi. Banyak keluarga yang mengambil inisiatif untuk menyediakan makanan tambahan selama bulan Ramadan dan membagikannya kepada tetangga yang membutuhkan. Tradisi ini tidak hanya memperkuat ikatan antarwarga tetapi juga menjadi wujud nyata dari solidaritas sosial dalam masyarakat Mesir.
5. Qahwa Ahmar: Kopi Khas Mesir
Tidak lengkap rasanya jika tidak menyantap secangkir Qahwa Ahmar (kopi merah) setelah sahur. Kopi khas Mesir ini disajikan panas dan memiliki aroma yang kaya serta cita rasa yang unik. Minuman ini tidak hanya membantu untuk tetap terjaga selama sahur tetapi juga memberikan kesegaran bagi tubuh.
Dengan beragam tradisi yang unik dan memikat, sahur di Mesir tidak hanya menjadi momen untuk mengisi perut sebelum berpuasa tetapi juga sebagai bagian dari warisan budaya yang kaya dan memperkaya pengalaman spiritual umat Muslim setempat.