Akurat

Tradisi Masyarakat Mesir dalam Menyambut Malam Lailatul Qadar

Fajar Rizky Ramadhan | 28 Maret 2024, 22:39 WIB
Tradisi Masyarakat Mesir dalam Menyambut Malam Lailatul Qadar

AKURAT.CO Di Mesir, Malam Lailatul Qadar dianggap sebagai malam yang penuh berkah dan keberkatan.

Malam yang dipercaya jatuh pada bulan Ramadan ini merupakan waktu di mana Al-Quran pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Tradisi masyarakat Mesir dalam menyambut Malam Lailatul Qadar memiliki ciri khas tersendiri, memperlihatkan kekayaan budaya dan spiritualitas yang mendalam.

Kebersamaan dalam Ibadah

Salah satu tradisi yang khas di Mesir adalah semangat kebersamaan dalam ibadah. Di Malam Lailatul Qadar, umat Muslim berkumpul di masjid-masjid untuk melaksanakan ibadah, terutama shalat malam dan membaca Al-Quran. Meskipun terjadi di tengah malam, masjid-masjid di Mesir dipenuhi dengan jamaah yang memperlihatkan rasa kesatuan dan kebersamaan dalam mencari keberkahan pada malam yang istimewa ini.

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat: Hikmah Dirahasiakannya Malam Lailatul Qadar

Ziarah ke Makam-Makam Suci

Sebagian masyarakat Mesir juga memiliki tradisi ziarah ke makam-makam para wali atau tokoh agama terkemuka pada Malam Lailatul Qadar. Mereka percaya bahwa melakukan ziarah ke tempat-tempat suci ini dapat mendatangkan berkah dan memperoleh ampunan dari Allah SWT. Selain itu, ziarah ini juga dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap para tokoh yang telah memberikan kontribusi besar dalam penyebaran agama Islam di Mesir.

Berbagi dengan Orang Kurang Mampu

Tradisi berbagi juga menjadi bagian penting dari perayaan Malam Lailatul Qadar di Mesir. Masyarakat Mesir memahami pentingnya memberikan sedekah kepada orang-orang yang membutuhkan, terutama pada malam yang dianggap penuh berkah ini. Mereka membagikan makanan kepada fakir miskin, memberikan bantuan kepada anak-anak yatim, dan melakukan berbagai kegiatan amal lainnya sebagai bentuk pengabdian kepada sesama.

Menghidupkan Malam dengan Doa dan Dzikir

Tidak ketinggalan, malam yang dianggap lebih baik dari seribu bulan ini diisi dengan doa dan dzikir oleh masyarakat Mesir. Mereka berdoa memohon ampunan, berdzikir untuk mengingat Allah SWT, serta memperbanyak istighfar sebagai upaya membersihkan diri dari dosa-dosa. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan dapat dirasakan di setiap sudut kota Mesir saat Malam Lailatul Qadar tiba.

Baca Juga: Doa Menyambut Malam Lailatul Qadar, Supaya Anda Bisa Bertemu Malam 1000 Bulan

Perayaan Malam Lailatul Qadar di Mesir bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga merupakan ekspresi dari nilai-nilai kebersamaan, berbagi, dan spiritualitas yang tinggi. Melalui tradisi-tradisi yang kaya dan beragam ini, masyarakat Mesir menguatkan ikatan keislaman dan meningkatkan kebersamaan dalam mencari keberkahan pada malam yang istimewa ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.