Akurat

Apa itu Nisfu Sya’ban? Berikut Doa dan Amalan Pada Malam Nisfu Sya’ban

Hadits Abdillah | 13 Februari 2024, 17:25 WIB
Apa itu Nisfu Sya’ban? Berikut Doa dan Amalan Pada Malam Nisfu Sya’ban

AKURAT.CO Saat ini penanggalan Hijriyah telah memasuki bulan Sya’ban, bulan kedelapan yang diapit oleh dua bulan mulia, yaitu Rajab dan Ramadhan. Selain itu, bulan Sya’ban adalah bulan dimana amal perbuatan manusia diangkat untuk dilaporkan kepada Allah SWT. Lantas, apa itu Nisfu Sya'ban?

Keistimewaan bulan Sya’ban terdapat pada sebuah malam di pertengahan bulan Sya’ban. Malam yang mulia ini dikenal dengan nama Nisfu Sya’ban. Malam Nisfu Sya’ban menjadi salah satu malam yang dipenuhi oleh karunia dan rahmat dari Allah SWT serta hanya diberikan kepada umat Nabi Muhammad SAW.

Malam Nisfu Sya’ban kemudian menjadi momentum untuk mencari pahala dengan melakukan amalan-amalan ataupun doa-doa tertentu.

Pengertian Malam Nisfu Sya’ban
Malam Nisfu Sya’ban merupakan malam pada pertengahan bulan Sya’ban yang jatuh pada tanggal 15 Sya’ban tahun Hijriyah. Pada malam ini sebanyak 300 pintu rahmat dan pintu ampunan dibuka oleh Allah SWT.

Dilansir dari NU Online, Allah SWT menurunkan para malaikat ke langit dunia untuk menebarkan kebaikan pada malam Nisfu Sya’ban. Sehingga pada malam yang mulia ini, jarak antara manusia dengan malaikat menjadi sangat dekat.

Baca Juga: Cara Shalat Istikharah untuk Menentukan Pilihan Presiden dan Wakil Presiden

Al-Hafiz al-Muhaddits Syekh Salim as-Sanhuri dalam sebuah kitab menjelaskan bahwa malam ini memiliki 10 nama lain, yang salah satunya adalah malam penghapusan dosa (At-Takfir). Hal ini sesuai dengan sebuah hadis berikut:

يَطَّلِعُ اللهُ عَلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ اِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ

Artinya: “Allah SWT melihat kepada semua makhluk-Nya pada malam pertengahan bulan Sya’ban, maka Dia memberi ampunan pada semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan (dengan saudaranya).”

Hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad bin Nadlar melalui jalur Sayyidina Mu’ad bin Jabbar ini telah menjelaskan bahwasanya pada malam Nisfu Sya’ban Allah akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.

Amalan dan Doa Malam Nisfu Sya’ban
Masih dalam sumber yang sama, pada malam Nisfu Sya’ban terdapat beberapa amalan yang dapat dilakukan untuk menghidupi malam yang mulia tersebut. Amalan-amalan itu antara lain sebagai berikut.

Baca Juga: Sejarah Munculnya Tahun Hijriah: Perjalanan Penting dalam Kalender Islam

1. Memperbanyak shalat sunnah;
2. Membaca Yasin sebanyak tiga kali yang diniatkan untuk memohon dipanjangkan umur dalam keberkahan, dijauhkan dari keburukan, serta ketetapan iman Islam;
3. Memperbanyak dzikir dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW;
4. Membaca surat Ad-Dukhan;
5. Berpuasa pada siang harinya.

Adapun doa yang dapat dibaca pada malam Nisfu Sya’ban adalah sebagai berikut.

اَللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَاقْتِتَار رِزْقِيْ، وَاكْتُبْنِيْ عِنْدَكَ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ المُرْسَلِ "يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ" وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العَــالَمِيْنَ

Artinya: “Wahai Tuhanku yang Maha Pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada Tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitab-Mu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT.”

Demikian pengertian beserta amalan dan doa di malam Nisfu Sya’ban. Dapat disimpulkan bahwa malam Nisfu Sya’ban merupakan malam yang mulia. Malam ini memiliki banyak keutamaan, oleh sebab itu, malam ini harus dihidupkan dengan amalan-amalan dan doa agar tidak berlalu begitu saja.

Caption foto: Ilustrasi malam Nisfu Sya’ban (Pexels)
(Diana Aslamiyyah)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Lufaefi
Editor
Lufaefi