Akurat

Marak Gangster, Ini Hukum Melakukan Kezaliman kepada Orang Lain

Azis Muslim | 29 Januari 2024, 20:58 WIB
Marak Gangster, Ini Hukum Melakukan Kezaliman kepada Orang Lain

AKURAT.CO Pada hari minggu (28/1/2024) terjadi aksi tawuran di Kolong Fly Over Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur. Kejadian ini disebabkan karena adanya saling ejek dari kedua belah pihak. Tawuran ini membuat salah satu remaja mengalami luka hingga tangannya putus.

Aksi tawuran merupakan salah satu bentuk kezaliman, karena perilaku ini bisa merugikan orang lain. Tidak hanya orang yang terlibat dalam tawuran, keluarga dan orang sekitar juga merasakan dampak dari terjadinya tawuran tersebut.

Dalam Al-Qur’an, kata zalim disebut sebanyak 289 kali. Hal ini membuktikan jika perbuatan zalim bukanlah suatu hal yang sepele. Oleh sebab itu, sebagai umat Islam kita harus mewaspadai, mencegah, serta menjauhi perkataan, perilaku, dan tindakan yang zalim.
Zalim memiliki beberapa bentuk yaitu, zalim kepada Allah SWT, zalim kepada orang lain, maupun zalim kepada diri sendiri.

Baca Juga: Hukum Suami Istri Bermesraan di Muka Umum

Hukuman bagi orang yang zalim tidak hanya mendapatkan dosa, namun juga mendapatkan lakbat dari Allah SWT dan siksa yang pediah dalam neraka.

Berikut ini beberapa ayat Al-Qur’an dan hadis yang menjelaskan hukum berbuat zalim kepada orang lain:

‎
أَلاَ لَعْنَةُ اللّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ

Artinya, “Ingatlah, laknat Allah (ditimpakan) kepada orang yang zalim.” (QS Al-Hud [11]: 18).

‎وَنَقُولُ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّتِي كُنْتُمْ بِهَا تُكَذِّبُونَ

Artinya, “Dan Kami katakan kepada orang-orang yang zalim, ‘Rasakanlah olehmu azab neraka yang dulu kamu dustakan.’” (QS Saba’ [34]: 40).

‎يَوْمَ لا يَنْفَعُ الظَّالِمِينَ مَعْذِرَتُهُمْ وَلَهُمُ اللَّعْنَةُ وَلَهُمْ سُوءُ الدَّارِ

Artinya, “(Yaitu) hari ketika permintaan maaf tidak berguna bagi orang-orang zalim dan mereka mendapat laknat dan tempat tinggal yang buruk.”

Baca Juga: Apa Saja Dasar-dasar Agama Islam yang Harus Diketahui Seorang Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Selain ayat Al-Qur’an, Rasulullah saw juga mengingatkan umat Islam mengenai dampak dari berbuat zalim kepada orang lain lewat hadisnya. Salah satunya adalah sebagaimana disebutkan dalam riwayat Abdullah bin Umar, Rasulullah bersabda:

‎
اتَّقُوْا اللهَ، وَإِيَّاكُمْ وَالظُّلْمَ، فَإِنَّ الظُّلْمَ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ


Artinya, “Bertakwalah kalian semua kepada Allah, dan takutlah kalian dari perbuatan zalim, karena sesungguhnya kezaliman itu akan menjadi kegelapan pada hari kiamat.” (HR Bukhari dan Muslim).

Berdasarkan ayat Al-Qur’an dan hadis di atas, dapat disimpulkan jika Islam tidak pernah mentolerir perbuatan zalim dengan alsan dan motif apapun. Akibat yang didapat jika berbuat zalim pun tidak main-main seperti siksa neraka yang amat pedih hingga mendapat laknat dari Allah SWT. Maka dari itu, sebagai seorang muslim kita harus selalu berusaha dan waspada serta menjauhi segala bentuk kezaliman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Azis Muslim
Lufaefi
Editor
Lufaefi