Akurat

Puasa Bulan Rajab Disunnahkan, Ini Dalilnya Lengkap Disebut dalam Kitab Hadits Sahih

Fajar Rizky Ramadhan | 15 Januari 2024, 10:40 WIB
Puasa Bulan Rajab Disunnahkan, Ini Dalilnya Lengkap Disebut dalam Kitab Hadits Sahih

AKURAT.CO Puasa bulan Rajab disunahkan dalam Islam, sebab memiliki banyak keutamaan dan pahala yang besar.

Selain pahala, puasa bulan Rajab disunahkan sebab melatih diri seorang muslim untuk berpuasa sebelum tiba bulan puasa Ramadhan.

Oleh karena itu sangat dianjurkan bagi setiap orang Islam untuk puasa bulan Rajab ini. Sebab, puasa bulan Rajab disunahkan.

Mengutip NU Online, bahwa sesungguhnya pertanyaan hukum puasa Rajab dahulu pernah ditanyakan Utsman bin Hakim kepada Sa’id Ibnu Jubair. Dialog kedua orang ini direkam oleh Imam Muslim bin Hajaj dalam kitab Shahih-nya.

Baca Juga: Amalan-amalan Khusus Bulan Rajab, Pahalanya Tak Tertandingi oleh Amalan Apapun

حدثنا عثمان بن حكيم الأنصاري، قال: سألت سعيد بن جبير عن صوم رجب ونحن يومئذ في رجب، فقال: سمعت ابن عباس رضي الله عنهما يقول: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصوم حتى نقول لا يفطر، ويفطر حتى نقول لا يصوم

Artinya: "Utsman bin Hakim al-Anshari berkata, ‘Saya pernah bertanya kepada Sa’id Ibnu Jubair terkait puasa Rajab dan kami pada waktu itu berada di bulan Rajab. Said menjawab, ‘Saya mendengar Ibnu ‘Abbas berkata bahwa Rasulullah SAW berpuasa (berturut-turut) hingga kami menduga Beliau SAW selalu berpuasa, dan Beliau tidak puasa (berturut-turut) sampai kami menduga Beliau tidak  puasa,’” (HR Muslim).

Imam An-Nawawi juga memberi komentar terhadap pertanyaan Said di atas di dalam Syarah Minhaj Sahih Muslim:

الظاهر أن مراد سعيد بن جبير بهذا الاستدلال أنه لانهى عنه ولا ندب فيه لعينه بل له حكم باقي الشهور ولم يثبت في صوم رجب نهي ولا ندب لعينه ولكن أصل الصوم مندوب إليه وفي سنن أبي دود أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ندب إلى الصوم من الأشهر الحرم ورجب أحدها 

Baca Juga: Para Nabi yang Dimakamkan di Masjidil Aqsa: Warisan Keberkahan dari Perspektif Islam

Artinya: “Istidlal yang dilakukan Sa’id Ibnu Jubair menunjukan tidak ada larangan dan kesunahan khusus puasa di bulan Rajab. Hukumnya disamakan dengan puasa di bulan lainnya, sebab tidak ada larangan dan kesunahan khusus terkait puasa Rajab. Akan tetapi hukum asal puasa adalah sunah. Di dalam Sunan Abu Dawud disebutkan Rasulullah SAW menganjurkan puasa di bulan haram (bulan-bulan terhormat). Sementara Rajab termasuk bulan haram.” 

Berdasar penjelasan di atas, jelas bahwa hukum berpuasa di Bulan Rajab adalah sunah. Oleh sebab demikian orang Islam pun kebanyakan melakukannya. Puasa sunah bulan Rajab sangat dianjurkan bagi tiap pribadi umat Islam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.