Akurat

Catat! Ini Doa Serta Amalan Yang Bisa Dilakukan Agar Terhindar Dari Perbuatan Korupsi Dan Nepotisme

User Migras | 23 November 2023, 12:00 WIB
Catat! Ini Doa Serta Amalan Yang Bisa Dilakukan Agar Terhindar Dari Perbuatan Korupsi Dan Nepotisme

AKURAT.COHukum melakukan korupsi dan nepotisme tidak hanya diatur dalam hukum negara saja, tetapi dalam ajaran Islam juga ada hukum serta larangan melakukan korupsi. Yang mana hal ini telah dijelaskan oleh Allah SWT melalui dalil Al-Quran.

Perbuatan korupsi termasuk ke dalam perbuatan buruk yang dosanya besar, sebab tindakan korupsi itu merupakan perilaku penyelewengan dana, mementingkan dan memenuhi kebutuhan pribadi, serta memanfaatkan wewenang yang dimiliki untuk mengambil hak orang lain. 

Kemudian pada akhirnya dapat merugikan banyak orang akibat perbuatan korupsinya, atau bisa disebut telah melakukan tindakan mencuri dan penipuan.

Sedangkan perbuatan nepotisme adalah tindakan seseorang dalam melawan hukum guna memenuhi kepentingan pribadi atau keluarganya, dibandingkan dengan kepentingan dan kebutuhan masyarakat, bangsa, dan negara.

Baca Juga: Profil Pendiri Muhammadiyah, Patut Dibaca Untuk Memperingati Hari Lahir Ormas Islam Yang Ke 111 Tahun Ini

Lantas apa yang bisa dilakukan agar bisa terhindar dari perbuatan korupsi dan nepotisme? Dikutip dari berbagai sumber pada Kamis (23/11/2023), ada beberapa cara yang bisa dilakukan menurut ajaran Islam, yakni membaca doa dan melakukan amalan-amalan berikut ini:

Doa Agar Terhindar Dari Perbuatan Korupsi dan Nepotisme

Doa yang bisa dipanjatkan oleh seseorang agar bisa terhindar dan dilindungi oleh Allah SWT dari perbuatan korupsi dan nepotisme adalah berikut ini:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلً

Allahumma innii as-aluka ilman naafi’an wa rizqon thoyyibaan wa’amalan mutaqobbalaa.

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah no. 925 dan Ahmad no. 6:305, 322. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadis ini shahih).

Selain membaca doa berdasarkan lafaz hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Ibnu Majah di atas, ada juga doa lain yang bisa dibaca agar terhindar dari perilaku korupsi dan nepotisme, doa tersebut yaitu:

 اَلّٰه‍ُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ اللَّهُمَّ اكْفِنِي

Allahummak-finii bi halaalika ‘an haroomika, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.

Artinya: “Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563).

Baca Juga: Doa Dan Amalan Menuju Tahun Politik, Agar Tidak Salah Memilih Pemimpin

Amalan Agar Terhindar Dari Perbuatan Korupsi dan Nepotisme

Selain memanjatkan doa sebagai bentuk memohon perlindungan kepada Allah dari perbuatan korupsi, seseorang bisa melakukan amalan-amalan berikut ini untuk menjauhkan diri dari perbuatan tersebut.

1. Senantiasa mendekatkan diri dan mengingat larangan serta azab dari Allah SWT.

Mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan amalan ibdah wajib mau pun sunah, dapat membantu menjauhkan diri dari perbuatan maksiat seperti korupsi. Berkaitan dengan hal ini sudah dijelaskan dalam Al-Quran pada surah Al-Ankabut ayat 45.

اُتْلُ مَاۤ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَ قِمِ الصَّلٰوةَ    ۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَا لْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ   ۗ وَا للّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

Artinya”Bacalah Kitab (Al-Quran) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakan-lah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar, Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu besar (keutamaannya dari ibadah yang lain), Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

2. Memanjatkandoa, seperti membaca doa yang telah disebutkan di atas sehingga bisa dilindungi oleh Allah dari perbuatan nepotisme dan korupsi.

3. Melakukanamalan berzikir.

Dengan mengingat dan mengagungkan Allah melalui zikir, itu dapat membantu seseorang untuk senantiasa ingat kepada Allah dan Allah pun akan ingat kepada hamba-Nya. Sehingga orang yang berzikir tersebut bisa selalu mendapatkan rahmat dan syafaat dari Allah SWT.

فَا ذْكُرُوْنِيْۤ اَذْكُرْكُمْ وَا شْکُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ

Artinya: “Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah ayat 152).

4. Selalu bersyukur dengan apa yang telah Allah tetapkan, sehingga bisa sabar dan ikhlas dalam menjalani kehidupan.

Bersyukur dengan takdir Allah dapat menjadi salah satu amalan yang bisa menghindarkan orang dari perbuatan dosa. Ikhlas dan sabar menjadi tanda syukur atas ketetapan Allah, baik itu takdir Allah dalam hal rezeki, kehidupan yang kurang baik dan sebagainya.

وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ

Artinya: “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim ayat 7).

Itulah doa dan amalan yang bisa dilakukan agar terhindar dari perbuatan korupsi dan nepotisme. Karena sesungguhnya Allah telah mengatur larangan melakukan hal tersebut melalui surah Al-Baqarah ayat 188 dan surah An-Nisa ayat 29.

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar),…” (Potongan QS. An-Nisa ayat 29).

Wallahu A'lam.[]

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

U
Reporter
User Migras
Lufaefi
Editor
Lufaefi