Begini Tuntun Islam Dalam Menyikapi Mimpi Yang Baik Dan Yang Buruk

AKURAT.CO - Mimpi adalah pengalaman mental yang terjadi saat tidur, di mana seseorang mengalami rangkaian gambar, suara, atau perasaan yang terkadang dapat terasa nyata.
Mimpi biasanya terjadi selama tahap tidur dan bisa memiliki berbagai bentuk, termasuk mimpi lucu, mengerikan, atau bahkan bermakna. Mimpi sering kali merupakan hasil dari proses bawah sadar dan dapat mencerminkan keinginan, kekhawatiran, atau pengalaman sehari-hari seseorang.
Mimpi bisa memiliki berbagai makna dan efek, dan seringkali bisa dianggap baik atau buruk tergantung pada konteksnya.
Beberapa orang percaya bahwa mimpi baik dapat memberikan inspirasi, petunjuk, atau pengalaman yang memuaskan. Di sisi lain, mimpi buruk atau mengerikan dapat membuat seseorang merasa cemas atau terganggu.
Baca Juga: Tafsir Mimpi Jika Bermimpi Melaksanakan Ibadah Haji Di Tanah Suci
Mimpi juga bisa dalam bentuk hak buruk. Mimpi buruk bisa memiliki berbagai penyebab, termasuk stres, kecemasan, trauma masa lalu, atau bahkan konsumsi makanan tertentu sebelum tidur. Penting untuk diingat bahwa mimpi buruk adalah pengalaman alam bawah sadar dan bukan sesuatu yang bisa sepenuhnya dikendalikan.
Jika Anda sering mengalami mimpi buruk yang mengganggu, berkonsultasi dengan seorang profesional kesehatan mental mungkin bisa membantu dalam memahami penyebabnya dan mengelola dampaknya.
Begini tuntunan Islam dalam menyikapi mimpi yang baik dan mimpi yang buruk,
الرُّؤْيَا الحَسَنَةُ مِنَ اللَّهِ، فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يُحِبُّ فَلاَ يُحَدِّثْ بِهِ إِلَّا مَنْ يُحِبُّ، وَإِذَا رَأَى مَا يَكْرَهُ فَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنْ شَرِّهَا، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ، وَلْيَتْفِلْ ثَلاَثًا، وَلاَ يُحَدِّثْ بِهَا أَحَدًا، فَإِنَّهَا لَنْ تَضُرَّهُ
Artinya: Mimpi baik itu dari Allah. Jika kalian mimpi sesuatu yang kalian sukai, maka jangan kalian ceritakan kecuali pada orang yang juga ikut menyukai mimpi tersebut. Jika kalian mimpi sesuatu yang tak kalian suka, maka memohonlah perlindungan pada Allah atas keburukan mimpi tersebut dan dari keburukan setan. Meludahlah tiga kali dan jangan kalian ceritakan pada siapa pun, maka mimpi buruk itu tidak akan membahayakan kalian (HR al-Bukhari).
Baca Juga: Tafsir Mimpi; Makna Jika Anda Mimpi Digigit Ular
Dalam sebuah hadits disebut,
إِذَا رَأَى أَحَدُكُمُ الرُّؤْيَا يَكْرَهُهَا، فَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلَاثًا وَلْيَسْتَعِذْ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ ثَلَاثًا، وَلْيَتَحَوَّلْ عَنْ جَنْبِهِ الَّذِي كَانَ عَلَيْهِ
Artinya: Ketika kalian melihat mimpi yang tak kalian suka maka meludahlah dari arah kiri kalian tiga kali dan memohonlah perlindungan pada Allah dari setan tiga kali, dan hendaklah kalian berpindah dari posisi tidur yang semula ia lakukan (HR Muslim).
Pun hadits yang lain,
الرُّؤْيَا ثَلاَثٌ: حَدِيثُ النَّفْسِ، وَتَخْوِيفُ الشَّيْطَانِ، وَبُشْرَى مِنَ اللَّهِ، فَمَنْ رَأَى شَيْئًا يَكْرَهُهُ فَلاَ يَقُصَّهُ عَلَى أَحَدٍ وَلْيَقُمْ فَلْيُصَلِّ
Artinya: Mimpi ada tiga. Kata hati, mimpi mengkhawatirkan yang datang dari setan dan kabar bahagia dari Allah. Barang siapa yang bermimpi sesuatu yang tak disukai, maka jangan ceritakan pada siapa pun, berdiri lalu shalatlah! (HR al-Bukhari).
Demikian cara islami menyikapi mimpi yang baik dan mimpi yang buruk. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









