Akurat

Kerap Mendapatkan Mimpi Aneh, Apa yang Harus Dilakukan?

Fajar Rizky Ramadhan | 20 November 2024, 09:21 WIB
Kerap Mendapatkan Mimpi Aneh, Apa yang Harus Dilakukan?

AKURAT.CO Mimpi merupakan salah satu fenomena yang tidak asing dalam kehidupan manusia.

Setiap malam, manusia memasuki dunia bawah sadar yang menghadirkan berbagai gambaran, cerita, dan pengalaman, termasuk mimpi aneh yang kadang membuat seseorang merasa bingung, takut, atau bertanya-tanya.

Dalam Islam, mimpi memiliki dimensi spiritual yang penting, dan ajaran Islam memberikan panduan terkait cara menyikapi mimpi, baik yang bermakna positif maupun yang terasa mengganggu.

Mimpi dalam Perspektif Islam

Dalam pandangan Islam, mimpi terbagi menjadi tiga jenis sebagaimana yang dijelaskan dalam hadis Rasulullah ﷺ:

الرُّؤْيَا ثَلاثٌ: فَبُشْرَى مِنَ اللَّهِ، وَحَدِيثُ النَّفْسِ، وَتَخْوِيفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ

"Mimpi itu ada tiga macam: kabar gembira dari Allah, mimpi karena bisikan jiwa, dan mimpi yang menakut-nakuti dari setan."
(HR. Ibnu Majah).

Dari hadis ini, kita memahami bahwa mimpi tidak sepenuhnya berasal dari sumber yang sama. Ada mimpi yang merupakan pesan atau petunjuk dari Allah, biasanya membawa ketenangan dan kabar baik.

Ada pula mimpi yang muncul dari pikiran atau emosi seseorang, yang dikenal sebagai "haditsun nafs" atau bisikan jiwa.

Sedangkan mimpi yang menyeramkan atau aneh sering kali dikaitkan dengan gangguan setan yang berusaha menanamkan rasa takut atau kegelisahan.

Baca Juga: 25 Ucapan Selamat Hari Anak Sedunia yang Islami dan Sarat Makna

Menyikapi Mimpi Aneh

Jika seseorang sering mendapatkan mimpi aneh, langkah pertama yang disarankan dalam Islam adalah memahami sumber mimpi tersebut.

Mimpi yang tidak jelas atau menyeramkan sebaiknya tidak dianggap serius, apalagi jika menyebabkan kekhawatiran yang berlebihan. Rasulullah SAW memberikan petunjuk untuk menghadapi mimpi buruk:

فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ مَا يَكْرَهُ، فَلْيَتَفُلْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلاثًا، وَلْيَتَعَوَّذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ ثَلاثًا، وَلْيَتَحَوَّلْ عَنْ جَنْبِهِ الَّذِي كَانَ عَلَيْهِ

"Jika salah seorang di antara kalian melihat mimpi yang tidak disukai, hendaklah ia meludah ke sebelah kiri tiga kali, memohon perlindungan kepada Allah dari setan tiga kali, dan mengubah posisi tidurnya."
(HR. Muslim).

Tindakan ini bertujuan untuk memutus pengaruh buruk dari mimpi tersebut dan mengembalikan ketenangan hati. Selain itu, penting untuk tidak menceritakan mimpi buruk kepada orang lain, sebagaimana nasihat Nabi,

وَإِذَا رَأَى مَا يَكْرَهُ فَلَا يُحَدِّثْ بِهِ أَحَدًا

"Jika seseorang melihat mimpi yang tidak ia sukai, maka janganlah ia menceritakannya kepada siapa pun."
(HR. Bukhari dan Muslim).

Meningkatkan Kualitas Tidur

Selain mengikuti panduan syariat, menjaga kualitas tidur juga penting agar mimpi aneh tidak sering terjadi. Dalam Islam, tidur dengan tata cara yang dianjurkan dapat memberikan perlindungan dari gangguan setan.

Rasulullah SAW mengajarkan untuk berwudhu sebelum tidur, membaca doa, serta melindungi diri dengan ayat-ayat Al-Qur'an, seperti Ayat Kursi (QS. Al-Baqarah: 255) dan tiga surah terakhir (Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas).

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِيِّ... فَإِنَّهُ لَا يَزَالُ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلَا يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ
 
"Jika engkau hendak tidur, bacalah Ayat Kursi... maka engkau akan senantiasa dilindungi oleh Allah dan setan tidak akan mendekatimu hingga pagi." (HR. Bukhari).
 

Berserah kepada Allah

Ketika mimpi aneh terus berulang, penting untuk memperkuat hubungan dengan Allah melalui ibadah dan doa.

Pasrah kepada Allah dan yakin bahwa segala hal yang terjadi memiliki hikmah adalah kunci ketenangan.

Jika mimpi dirasa memiliki pesan tertentu, mintalah petunjuk kepada Allah melalui doa dan salat istikharah.

Allah berfirman:

وَعَلَى اللَّهِ فَتَوَكَّلُوا إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ

"Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal, jika kamu benar-benar orang yang beriman." (QS. Al-Maidah: 23).

Dengan memahami panduan ini, seseorang dapat menghadapi mimpi aneh dengan lebih tenang dan tidak terbawa oleh kekhawatiran.

Mimpi, dalam segala bentuknya, adalah bagian dari kehidupan yang mengajarkan kita untuk senantiasa dekat kepada Allah dan berserah diri kepada-Nya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.