Kisah Tukang Sepatu yang Jadi Haji Mabrur Tanpa Pergi ke Tanah Suci Makkah

AKURAT.CO Menukil buku 198 Kisah Haji Wali-wali Allah karya Abdurrahman Ahmad As-Sirbuny, kisah ini diriwayatkan Abdullah bin al-Mubarak al-Hanzhali al-Marwazi, seorang ulama ahli hadits terkemuka. Ia hijrah dan menetap di Baghdad. Dari Baghdad, ia pergi ke Makkah kemudian ke Merv, berangkat lagi ke Hijaz lalu menetap untuk kedua kalinya di Makkah.
Abdullah bin al-Mubarak terkenal gemar pergi haji dan berjihad di jalan Allah SWT. Bila pada tahun ini ia naik haji, tahun berikutnya ia akan pergi berjihad. Ia juga banyak berbagi dari hasil keuntungannya berdagang di Makkah.
Suatu ketika, tibalah waktu musim haji bagi Abdullah bin al-Mubarak. Ia pun berangkat menunaikannya. Setelah selesai menunaikan haji, Abdullah bin al-Mubarak tertidur dan bermimpi melihat dua malaikat tengah berdialog.
Salah satu malaikat bertanya kepada malaikat lainnya, "Berapa orangkah yang haji tahun ini?"
Temannya menjawab, "Enam ratus ribu orang."
Malaikat pertama pun menimpali, "Berapa banyakkah di antara mereka yang ibadah hajinya diterima?"
"Tidak ada satu pun," jawab malaikat kedua.
Malaikat pertama pun terheran-heran, "Apa? Bagaimana dengan orang-orang yang telah datang dari belahan bumi yang jauh dengan kesulitan yang besar dan keletihan di sepanjang perjalanan? Berkelana menyusuri padang pasir yang luas dan semua usaha mereka menjadi sia-sia?"
"Hanya ada seorang tukang sepatu di Damaskus bernama Ali bin al-Muwaffaq. Ia tidak datang menunaikan haji, tetapi hajinya diterima dan seluruh dosanya diampuni," jelas malaikat kedua.
Terbangunlah Abdullah bin al-Mubarak dari tidurnya. Ia gemetar dan menangis, lalu segera bergegas menuju Damaskus untuk mencari orang bernama Ali bin al-Muwaffaq tersebut. Ia telusuri seantero kota hingga menemui rumah tukang sepatu yang dimaksud.
Abdullah bin al-Mubarak pun mengetuk pintu rumah tersebut hingga keluarlah seorang lelaki.
"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh!" sapa Abdullah bin al-Mubarak kepada lelaki tersebut, "Siapakah namamu dan pekerjaan apakah yang engkau lakukan?"
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, aku Ali bin al-Muwaffaq, seorang penjual sepatu. Siapakah engkau?" jawab lelaki tersebut.
Abdullah bin al-Mubarak pun menerangkan jati diri dan maksud kedatangannya. Tidak disangka, Ali bin al-Muwaffaq menangis dan jatuh pingsan mendengar cerita Abdullah bin al-Mubarak.
Setelah terbangun, Ali bin al-Muwwafaq bercerita kepada Abdullah bin al-Mubarak.
"Selama 40 tahun, aku rindu untuk pergi haji. Aku telah menyisihkan 350 dirham dari hasil berdagang sepatu. Tahun ini aku memutuskan untuk berangkat haji sedangkan istriku tengah mengandung.
Pada suatu hari, istriku mencium aroma makanan yang sedang dimasak tetangga sebelah. Istriku pun memohon kepadaku agar ia bisa mencicipi makanan tersebut. Aku pergi menuju tetangga sebelah, mengetuk pintunya, dan menjelaskan keinginan istriku.
Mendadak tetangga tersebut menangis dan berkata, 'Sudah tiga hari ini anakku tidak makan apa-apa. Hari ini kulihat ada seekor keledai mati tergeletak, maka kami mengambilnya, memotongnya, dan memasaknya untuk mereka. Ini bukanlah makanan yang halal bagimu.'
Hatiku pun terasa terbakar mendengar kisahnya. Aku segera mengambil 350 dirhamku dan memberikannya kepada tetanggaku sembari berkata, 'Belanjakanlah ini untuk anakmu,' demikianlah perjalanan hajiku," ucap Ali bin al-Muwwafaq.
Mendengar cerita tersebut, Abdullah bin al-Mubarak pun membenarkan mimpinya, "Malaikat berbicara dengan nyata dalam mimpiku dan Allah SWT adalah benar dalam keputusan-Nya." Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









