Akurat Logo

4 Orang Ini Tidak Boleh Dijadikan Sebagai Guru Dalam Hidupmu, Dampaknya Ilmu Bisa Tidak Bermanfaat

Thony H | 31 Oktober 2023, 14:45 WIB
4 Orang Ini Tidak Boleh Dijadikan Sebagai Guru Dalam Hidupmu, Dampaknya Ilmu Bisa Tidak Bermanfaat

AKURAT.CO - Guru adalah orang yang memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian seorang murid.

Tanpa seorang guru, kita bukanlah siapa-siapa. Oleh sebab itu sudah sepatutnya kita selalu hormat kepada guru, kapan dan di mana pun.

Meski demikian, Islam memberi catatan ada orang-orang yang tidak boleh dijadikan sebagai guru. Kita harus menjauhi agar tidak berdampak buruk.

Salah satu dampak buruk jika kita salah mencari guru ilmu kita bisa tidak bermanfaat.

Baca Juga: Etika Perang Dalam Islam, Beri Catatan Menohok Untuk Zionis Israel

Syekh Ibnu Muflih al-Maqdisi dalam karyanya, al-Adab asy-Syar’iyah wa al-Manhu al-Mar’iyah Juz 2, halaman 147, mengutip ungkapan Imam Malik terkait larangan untuk berguru kepada empat orang.

Adapun kutipannya sebagai berikut:

وقال مالك: لا يؤخذ العلم عن أربعة ويؤخذ عمن سواهم، لا يؤخذ عن معلن بالسفه، ولا عمن جرب عليه الكذب، ولا عن صاحب هوى يدعو الناس إلى هواه، ولا عن شيخ له فضل وعبادة إذا كان لا يعرف ما يحدث به

Artinya: “Imam Malik berkata, tidak boleh suatu ilmu diambil dari empat orang, dan boleh suatu ilmu diambil dari selain mereka, yaitu, ilmu tidak boleh diambil dari orang yang jelas-jelas bodoh, dan tidak boleh diambil dari orang yang sering kali berbohong, dan tidak boleh dari orang yang selalu menuruti hawa nafsu serta mengajak manusia untuk mengikuti hawa nafsunya, dan tidak boleh dari orang yang telah tua dan memiliki keutamaan serta ahli ibadah jika dia belum diketahui kebenaran apa yang dia katakan”.

Baca Juga: Disebut Sebagai Kota Suci Ketiga, 5 Nabi Ini Pernah Tinggal Di Palestina

Dari keterangan tersebut di atas jelas siapa saja orang-orang yang tidak boleh kita jadikan sebagai guru. Mereka adalah orang bodoh, orang yang suka berbohong, orang yang menuruti hawa nafsu, dan orang yang sudah tua namun tidak tahu apa yang ia katakan apakah salah atau benar.

Wallahu A'lam.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi