Etika Perang Dalam Islam, Beri Catatan Menohok Untuk Zionis Israel

AKURAT.CO - Etika perang dalam Islam harus diperhatikan oleh siapapun yang terpaksa harus melakukan peperangan, seperti melawan penjajah dan pendudukan.
Islam memang membolehkan peperangan. Namun bukan untuk tujuan kekerasan, apalagi genosida. Setiap muslim yang ingin perang wajib menerapkam etika perang dalam Islam.
Terkait dengan etika perang dalam Islam ini disebut dalam banyak riwayat Nabi Muhammad SAW. Etika-etika ini memberi catatan menohok untuk zionis Israel yang selama ini tidak menerapkan etika perang saat memerangi Palestina.
Baca Juga: Biografi Imam Syafi'i, Pakar Ilmu Fikih Dari Palestina
Berikut etika perang dalam Islam yang disebut dalam beberapa literatur hadits Nabi Muhammad SAW:
1. Dilarang membunuh anak-anak dan wanita
Disebut dalam sebuah riwayat,
Dari Abdullah bin Umar, ia berkata, “Aku mendapati seorang wanita terbunuh dalam sebuah peperangan bersama Rasulullah ﷺ. Kemudian beliau melarang membunuh kaum wanita dan anak-anak dalam peperangan” (HR. Bukhari No 3015 dan Muslim No 1744).
2. Dilarang membunuh orang tua
Disebut dalam sebuah riwayat,
Dari Anas, sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda, “Pergilah kalian dengan nama Allah, dengan Allah dan atas agama Rasulullah, jangan kalian membunuh orang tua yang sudah tidak berdaya, anak kecil dan orang perempuan, dan janganlah kalian berkhianat, kumpulkan ghanimah-ghanimahmu, dan berbuatlah maslahat, serta berbuatlah yang baik, karena sesungguhnya Allah senang kepada orang-orang yang berbuat baik”. (HR. Abu Dawud).
3. Dilarang membunuh biara-biara dan orang yang beribadah
Disebut dalam sebuah riwayat,
“Dilarang membunuh para biarawan di biara-biara, dan tidak membunuh mereka yang tengah beribadah” (HR. Ahmad).
4. Dilarang menghancurkan fasilitas umum
Larangan tidak boleh mengahncurkan bangunan dan fasilitas umum. Dalam surat al-Qashâs [28] ayat 77 Allah ﷻ berfirman:
“…dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan”.
Baca Juga: Sejarah Berdirinya Masjidil Aqsa Palestina, Situs Suci Yang Jadi Perebutan Israel-Palestina
Fasilitas-fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah dan tempat ibadah, tidak boleh menjadi sasaran penghancuran dalam perang. Telah banyak perang yang mengakibatkan fasilitas umum hancur sehingga menambah penderitaan warga sipil yang tidak ikut perang.
Selain itu penggunaan senjata nuklir atau senjata pemusnah massal yang membunuh tanpa melihat siapa yang menjadi sasaran senjata tersebut juga dilarang karena mengakibatkan kerusakan sangat parah.
Demikian etika perang dalam Islam. Semoga dapat diperhatikan oleh siapa saja yang sedang berperang melawan penjajahan dari negar pemberontak. Amin.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 6Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel






