Akurat Logo

Influenza A Subclade K Sudah Terdeteksi di 20 Provinsi, Ini Kelompok Usia yang Banyak Ditemukan

Idham Nur Indrajaya | 3 Oktober 2026, 06:33 WIB
Influenza A Subclade K Sudah Terdeteksi di 20 Provinsi, Ini Kelompok Usia yang Banyak Ditemukan
Influenza A subclade K terdeteksi di 20 provinsi. Ini kelompok usia yang paling banyak ditemukan Kemenkes. - dok. Allianz Indonesia

AKURAT.CO Influenza A(H3N2) subclade K sudah terdeteksi di Indonesia. Hingga minggu ke-37 2026, pemantauan Kementerian Kesehatan RI mencatat 188 kasus yang tersebar di 20 provinsi, dengan temuan paling banyak berasal dari kelompok usia anak dan remaja.

Temuan ini muncul ketika aktivitas influenza secara umum juga menunjukkan peningkatan dalam surveilans. Per 26 September 2026, proporsi spesimen positif influenza dalam pemantauan influenza-like illness (ILI) mencapai 58,59%, naik dari 53,71% pada minggu sebelumnya.

Secara singkat, Influenza A(H3N2) subclade K telah ditemukan di 20 provinsi Indonesia dengan 188 kasus hingga minggu ke-37 2026. Temuan paling banyak berasal dari kelompok usia 0–4 tahun, 5–9 tahun, dan 10–17 tahun. Wilayah dengan jumlah temuan terbanyak adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Kasus Influenza Meningkat, Komisi IX Ungkap Kelompok yang Perlu Diwaspadai

Baca Juga: Influenza A Menular Lewat Apa? Kenali Gejala, Cara Penularan, dan Pencegahannya

Influenza A(H3N2) Subclade K Terdeteksi di 20 Provinsi

Data Kementerian Kesehatan RI per 26 September 2026 menunjukkan Influenza A(H3N2) subclade K telah ditemukan di 20 provinsi. Hingga minggu ke-37, terdapat 188 kasus yang tercatat dalam pemantauan tersebut.

Persebaran tersebut menunjukkan bahwa temuan subclade K tidak hanya tercatat di satu wilayah. Namun, angka 20 provinsi tidak berarti seluruh provinsi tersebut memiliki tingkat kasus yang sama.

Kemenkes mencatat jumlah temuan terbanyak berada di DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan. Narasi data yang tersedia tidak mencantumkan jumlah kasus masing-masing provinsi, sehingga tidak tepat jika ketiganya dibuat sebagai peringkat berdasarkan angka tertentu.

Hal yang juga penting adalah memahami apa yang dimaksud dengan “188 kasus”. Angka tersebut merujuk pada temuan Influenza A(H3N2) subclade K hingga minggu ke-37 2026, bukan jumlah seluruh kasus Influenza A yang terjadi di Indonesia.

Perbedaan ini cukup penting karena pada periode pemantauan yang sama, Kemenkes juga menemukan Influenza A(H1N1)pdm09 dan Influenza A(H3N2) dari spesimen yang diperiksa.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.