Akurat

Apakah Suntik Vitamin Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

Redaksi Akurat | 10 Februari 2026, 17:07 WIB
Apakah Suntik Vitamin Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Saat bulan Ramadan, sering muncul pertanyaan “Apakah suntik vitamin atau suntik obat saat berpuasa dapat membatalkan puasa?”

Banyak Muslim yang mempertimbangkan efek medis dan aturan syariat puasa. Jawaban atas pertanyaan ini tidak sesederhana “ya atau tidak” karena tergantung tujuan dan isi zat yang disuntikkan.

Baca Juga: Suntik Vitamin Jadi Treatment Kesehatan Paling Diminati Selama Pandemi Corona

1. Hukum Syariat

Dalam hukum Islam, yang membatalkan puasa yaitu setiap zat yang masuk melalui saluran makanan atau minuman. Suntikan bukan masuk melalui mulut, sehingga tidak membatalkan puasa.

  • Suntik yang mengandung nutrisi atau menggantikan makanan dapat membatalkan puasa, karena berfungsi seperti makanan.
  • Suntik yang bersifat pengobatan medis biasa, seperti obat atau vitamin untuk terapi, tidak masuk kategori makan/minum, sehingga tidak membatalkan puasa.

2. Suntik Vitamin

  • Batal Puasa

Jika suntik vitamin diberikan untuk pengganti makanan atau memenuhi nutrisi secara langsung seperti infus nutrisi saat sakit, maka suntik ini berfungsi seperti makanan/minuman yang dapat membatalkan puasa.

  • Tidak Batal Puasa

Jika suntik vitamin hanya sebagai terapi medis, misalnya menjaga stamina, meningkatkan daya tahan tubuh, atau membantu pemulihan tanpa menggantikan makanan, maka tidak membatalkan puasa.

3. Suntik Obat atau Suntik Medis Lainnya

  • Suntik Obat

Suntikan jenis antibiotik, vaksin, atau pengobatan lainnya (bukan nutrisi) tidak membatalkan puasa. Hal ini karena penyuntikan obat tidak sama dengan memasukkan makanan atau minuman ke saluran cerna.

  • Suntik Nutrisi atau Cairan Gizi

Suntik yang berisi nutrisi atau infus cairan yang bertindak seperti makanan, maka dapat membatalkan puasa.

 Baca Juga: Suntik Vitamin, Cara Efektif Tingkatkan Sistem Imun Kala Pandemi

Pendapat Ulama di Fiqih Islam

1. Fatwa Lajnah Daimah & Ibn ‘Uthaymeen

Suntik yang tidak berisi nutrisi tidak membatalkan puasa, sedangkan suntik yang menggantikan makanan atau memberikan nutrisi dapat membatalkan puasa.

2. Majma’ Al-Fiqh Al-Islamy

Suntikan obat dalam otot/urat darah tidak memengaruhi puasa, kecuali digunakan untuk nutrisi.

Tips Suntik Saat Berpuasa

  1. Konsultasi dengan dokter, apakah suntik obat atau vitamin bisa ditunda hingga setelah buka puasa.
  2. Jika suntik diperlukan dan termasuk pengobatan, maka tidak membatalkan puasa.
  3. Jika suntik berisi nutrisi/infus pengganti makanan, sebaiknya dilakukan di luar jam puasa atau ditunda jika tidak bersifat darurat.

Suntik vitamin atau obat saat puasa tidak otomatis membatalkan puasa. Jika suntikan berfungsi sebagai pengobatan medis, maka tidak membatalkan puasa. Namun, jika suntikan berisi nutrisi yang menggantikan makanan & minuman akan membatalkan puasa.

Konsultasikan dengan dokter untuk menunda penyuntikan agar tetap bisa menjalani puasa.

Marina Yeremin Sindika Sari (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.