Kenapa Lebih Sensitif Saat Lapar? Ini Penjelasan Ilmiahnya

AKURAT.CO Pernah merasa mudah marah, tersinggung, atau emosional saat belum makan? Kondisi ini sangat umum terjadi dan sering disebut hangry (hungry + angry).
Meski terdengar sepele, perubahan emosi saat lapar memiliki penjelasan ilmiah yang berkaitan dengan kerja otak, hormon, dan kadar gula darah.
Lalu, kenapa seseorang bisa lebih sensitif saat lapar? Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Kenapa Musim Hujan Bikin Cepat Lapar? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Lapar?
Saat lapar, tubuh melepaskan hormon ghrelin yang memicu rasa lapar sekaligus meningkatkan stres. Di waktu yang sama, hormon kortisol naik untuk menjaga gula darah. Akibatnya, otak kekurangan energi sehingga pengendalian emosi menurun.
Penyebab Lebih Sensitif Saat Lapar
Beberapa faktor yang menjadi penyebab lebih sensitif saat lapar, di antaranya:
1. Penurunan Kadar Glukosa Darah
Saat lapar, gula darah turun drastis sehingga otak kekurangan energi utamanya (glukosa). Otak yang "kelaparan" jadi sulit mengontrol emosi, konsentrasi menurun, dan mudah tersinggung terhadap rangsangan sekitar.
2. Lonjakan Hormon Stres
Tubuh menganggap lapar sebagai kondisi darurat, lalu melepaskan kortisol dan adrenalin. Hormon ini membuat seseorang lebih gelisah, mudah marah, dan reaktif.
3. Peningkatan Hormon Ghrelin
Ghrelin (hormon lapar dari lambung) melonjak saat perut kosong, selain memicu rasa lapar juga meningkatkan kecemasan dan ketegangan emosional. Efeknya bertahan sampai makanan masuk dan ghrelin turun.
4. Penurunan Serotonin di Otak
Gula darah rendah menghambat produksi serotonin (hormon bahagia), sehingga suasana hati jadi labil dan sulit mengendalikan emosi. Inilah kenapa lapar sering disertai rasa kesal atau sedih berlebihan.
Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat Bulan Ramadhan: Agar Puasa Tak Sekadar Menahan Lapar dan Dahaga
Kenapa Ada Orang yang Lebih Mudah “Hangry”?
Pola makan tidak teratur menyebabkan gula darah mudah turun. Konsumsi gula berlebihan memicu penurunan gula darah mendadak (sugar crash).
Kurang tidur dan stres meningkatkan hormon lapar dan stres, sehingga emosi sulit dikendalikan.
Kondisi medis seperti hipoglikemia, gangguan tiroid, dan resistensi insulin juga membuat sensitivitas saat lapar semakin parah.
Cara Mengurangi Sensitif Saat Lapar
Agar emosi tetap stabil, beberapa langkah sederhana bisa dilakukan:
- Makan teratur dan jangan menunda waktu makan
- Pilih makanan tinggi protein dan serat agar kenyang lebih lama
- Hindari konsumsi gula berlebihan saat perut kosong
- Minum air putih yang cukup
- Siapkan camilan sehat seperti buah, kacang, atau yoghurt
Lebih sensitif saat lapar adalah reaksi alami tubuh akibat penurunan gula darah, perubahan hormon, dan menurunnya fungsi otak dalam mengatur emosi. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat diatasi dengan pola makan teratur serta asupan gizi seimbang.
Dengan mengenali sinyal tubuh, emosi bisa tetap terkendali meski sedang lapar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









