Penyebab Perut Cepat Kenyang dan Cepat Lapar, Begini Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Pernah makan enak, merasa kenyang sekejap, lalu beberapa jam kemudian lapar lagi?
Kondisi ini bukan sekadar perasaan, tubuh kita memberi sinyal tertentu melalui rasa lapar dan kenyang.
Artikel ini membahas mengapa hal itu terjadi, faktor pemicunya, dan apa yang bisa kamu lakukan agar pola makan lebih seimbang dan tidak mudah lapar terus menerus.
Bagaimana Tubuh Menentukan Rasa Kenyang dan Lapar?
Rasa lapar dan kenyang sebenarnya dikendalikan sistem tubuh yang kompleks, termasuk hormon, saraf, dan respons otak terhadap makanan.
Ketika kamu makan, tubuh mengirimkan sinyal bahwa energi masuk dan perut mulai penuh.
Namun begitu proses pencernaan berjalan dan energi cepat tersedia, sinyal itu berubah lagi, terutama kalau makanan yang dikonsumsi tidak bertahan lama di perut.
Penyebab Cepat Kenyang Tapi Cepat Lapar Lagi
1. Makanan Cepat Dicerna Tubuh
Jenis makanan yang kamu pilih sangat memengaruhi rasa kenyang. Makanan tinggi karbohidrat (seperti roti putih, nasi putih, kue, atau makanan manis) cepat dicerna.
Setelah "meleleh" di lambung, tubuh kembali merasa lapar lebih cepat dibanding makanan yang lebih kompleks dan bergizi.
2. Kurang Serat dan Protein
Serat dan protein membantu membuat rasa kenyang lebih lama karena:
• Serat memperlambat proses pencernaan
• Protein memicu hormon kenyang lebih efektif
Jika porsi makanmu rendah serat atau protein, perut akan cepat kosong kembali dan sinyal lapar mudah muncul lagi.
3. Minum Terlalu Sedikit Air
Terkadang tubuh "bingung" membedakan antara dehidrasi dan lapar. Ketika cairan tubuh kurang, kamu bisa merasa lapar meskipun sebenarnya tubuh butuh air.
Minum cukup air sepanjang hari membantu menjaga rasa kenyang lebih stabil.
4. Tidak Cukup Tidur
Kurang tidur bisa memengaruhi hormon ghrelin (yang memicu lapar) dan leptin (yang memberi sinyal kenyang). Ketidakseimbangan hormon tersebut membuat kamu sering merasa lapar, meski baru saja makan.
5. Stres dan Emosi
Stres atau suasana hati yang buruk bisa meningkatkan keinginan makan, terutama makanan tinggi gula atau lemak.
Ini membuat kamu terlihat cepat lapar lagi karena makan bukan sekadar respons energi, tetapi respons emosional juga.
6. Gula Darah Cepat Turun
Setelah makan karbohidrat sederhana, gula darah naik cepat kemudian turun dalam waktu singkat.
Penurunan gula darah ini memicu rasa lapar, padahal tubuh belum benar-benar "butuh bahan bakar" tambahan.
7. Aktivitas Fisik yang Tinggi
Kalau kamu banyak bergerak atau berolahraga, tubuh memerlukan lebih banyak energi.
Setelah makan pun, perut bisa cepat merasa kosong lagi karena energi yang dibakar lebih besar.
Kondisi Medis yang Bisa Membuat Lapar Sering Muncul
Kadang rasa lapar yang tidak normal bisa terkait kondisi kesehatan tertentu, seperti:
• Diabetes: gula darah yang tidak stabil memicu rasa lapar berulang.
• Hipertiroidisme: metabolisme yang terlalu cepat membuat energi cepat digunakan.
• Gangguan pencernaan: membuat penyerapan nutrisi kurang efektif.
• Stres kronis atau gangguan tidur serius: bisa memengaruhi hormon lapar.
Jika rasa lapar sangat sering sampai memengaruhi aktivitas atau berat badan, sebaiknya berkonsultasi ke tenaga medis.
Cara Mengatasi Cepat Kenyang Tapi Cepat Lapar Lagi
Berikut tips agar rasa kenyang bertahan lebih lama dan lapar tidak datang terlalu cepat:
1. Pilih Makanan Bernutrisi
Makan makanan yang kaya protein, serat, dan lemak sehat seperti:
• Telur, ikan, daging tanpa lemak.
• Sayuran dan buah tinggi serat.
• Kacang-kacangan dan biji-bijian.
Ini membantu memperlambat pencernaan dan menahan rasa lapar lebih lama.
2. Minum Air Secukupnya
Minum segelas air sebelum makan bisa membuat porsi makan lebih terkontrol dan membantu rasa kenyang bertahan.
3. Hindari Gula Berlebih
Kurangi konsumsi makanan manis yang cepat dicerna tubuh agar gula darah lebih stabil sepanjang hari.
4. Tidur Cukup dan Berkualitas
Tidur 7-9 jam per malam membantu menjaga keseimbangan hormon yang mengatur lapar dan kenyang.
5. Atur Pola Makan Teratur
Makan dalam porsi kecil tapi lebih sering (misalnya 4-5 kali sehari) membantu menjaga energi dan mencegah rasa lapar ekstrem.
Merasa cepat kenyang lalu cepat lapar lagi bisa terjadi karena kombinasi faktor, termasuk jenis makanan, kurangnya protein atau serat, gula darah yang naik turun, kurang tidur, hingga gaya hidup yang membuat tubuh "minta bahan bakar" terus.
Dengan memperhatikan pilihan makanan, menjaga hidrasi, tidur cukup, dan gaya hidup yang sehat, rasa lapar bisa lebih terkendali dan tidak mengganggu aktivitas harianmu.
FAQ
1. Kenapa perut cepat lapar dan kenyang?
Perut cepat lapar dan cepat kenyang bisa dipengaruhi oleh pola makan yang kurang seimbang, terutama jika asupan protein dan serat rendah. Kondisi ini juga dapat terjadi karena pengosongan lambung yang cepat, perubahan hormon lapar, atau kebiasaan makan terburu-buru.
2. Mengapa saya cepat kenyang tetapi cepat lapar?
Cepat kenyang namun cepat lapar biasanya disebabkan makanan yang dikonsumsi tinggi karbohidrat sederhana dan rendah zat gizi. Makanan jenis ini membuat perut terasa penuh sesaat, tetapi tidak memberikan rasa kenyang tahan lama sehingga lapar kembali muncul.
3. Kenapa cepat lapar padahal sudah makan banyak?
Rasa lapar tetap muncul meski sudah makan banyak bisa terjadi jika jenis makanan kurang bergizi, kurang minum air, atau tubuh sedang mengalami kelelahan. Selain itu, stres dan kurang tidur juga dapat mengganggu hormon pengatur nafsu makan.
4. Cepat kenyang pertanda apa?
Cepat kenyang dapat menjadi tanda gangguan pencernaan ringan, seperti asam lambung atau perut kembung. Namun, jika terjadi terus-menerus dan disertai penurunan berat badan atau nyeri, kondisi ini sebaiknya diperiksakan ke dokter.
Laporan: Amalia Febriyani/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








