Kenapa Tikus Sering Masuk Dapur? Ini Alasan dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Kehadiran tikus di area dapur sering kali menjadi mimpi buruk bagi setiap penghuni rumah.
Dapur yang seharusnya menjadi area paling bersih untuk mengolah makanan justru sering menjadi target utama hewan pengerat ini.
Tidak hanya mengganggu pemandangan, tikus juga membawa risiko kesehatan serius seperti bakteri Salmonella dan penyakit Leptospirosis.
Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa tikus seolah memiliki "magnet" yang menarik mereka ke dapur dibandingkan ruangan lainnya?
Ternyata, ada alasan biologis dan lingkungan yang sangat kuat di baliknya.
Faktor Utama yang Menarik Tikus ke Area Dapur
Tikus adalah hewan yang sangat oportunis. Mereka hanya membutuhkan tiga hal untuk bertahan hidup: makanan, air, dan tempat bernaung.
Dapur menyediakan ketiganya dalam satu tempat.
1. Indra Penciuman yang Luar Biasa Tajam
Tikus memiliki indra penciuman yang jauh lebih sensitif dibandingkan manusia. Remah-remah kecil, tumpahan minyak di sela kompor, hingga bau tempat sampah yang belum dibuang dapat terdeteksi dari jarak jauh.
Bagi tikus, aroma dapur adalah sinyal kuat bahwa ada sumber energi melimpah yang bisa mereka ambil dengan mudah.
2. Akses Air yang Mudah Tersedia
Sama seperti manusia, tikus tidak bisa bertahan lama tanpa air. Area dapur biasanya memiliki banyak sumber kelembapan, mulai dari wastafel yang sedikit bocor, genangan air di bak cuci piring, hingga mangkuk air hewan peliharaan.
Kondisi yang lembap ini sangat mendukung tikus untuk menetap lebih lama.
3. Celah dan Tempat Persembunyian yang Hangat
Dapur dipenuhi dengan peralatan besar seperti kulkas, mesin cuci, atau oven.
Bagian belakang perangkat ini biasanya mengeluarkan panas yang disukai tikus sebagai tempat bersarang.
Celah sempit di balik kabinet dapur juga memberikan rasa aman bagi mereka dari gangguan predator atau manusia.
Bagaimana Cara Mencegah Tikus Masuk ke Dapur?
Mengetahui penyebabnya saja tidak cukup. Anda perlu melakukan langkah nyata agar dapur tidak lagi menjadi "surga" bagi mereka:
- Gunakan Wadah Kedap Udara: Simpan bahan makanan seperti beras, sereal, dan tepung dalam wadah berbahan kaca atau plastik keras yang tertutup rapat. Tikus dapat dengan mudah menggigit kemasan plastik tipis atau kardus.
- Bersihkan Sela-Sela Kompor: Jangan hanya membersihkan permukaan meja dapur. Bersihkan juga sisa tumpahan minyak dan makanan yang jatuh ke sela-sela kompor atau di bawah kulkas.
- Tutup Celah Kecil di Dinding: Tikus memiliki tubuh yang sangat fleksibel. Mereka bisa masuk melalui lubang sekecil diameter koin. Gunakan kawat kasa atau semen untuk menutup lubang di sekitar pipa pembuangan.
FAQ: Pertanyaan Populer Seputar Tikus
Apakah memelihara kucing efektif untuk mengusir tikus di dapur?
Kucing bisa membantu menakuti tikus, namun tikus yang cerdik biasanya akan tetap bersembunyi di tempat yang tidak terjangkau oleh kucing, seperti di dalam plafon atau di balik kabinet permanen.
Kenapa tikus sering muncul di malam hari?
Tikus adalah hewan nokturnal yang lebih aktif mencari makan saat kondisi gelap dan sunyi. Hal ini mereka lakukan untuk menghindari ancaman dari manusia.
Benarkah bau karbol atau kapur barus bisa mengusir tikus?
Bau yang menyengat memang tidak disukai tikus, namun ini hanya bersifat sementara. Jika sumber makanan di dapur tetap tersedia, tikus akan terbiasa dengan bau tersebut dan tetap kembali lagi.
Kesimpulan
Kenapa tikus sering masuk dapur bukan karena kebetulan, melainkan karena ketersediaan sumber makanan dan akses air yang mudah.
Dengan menutup akses masuk serta menjaga kebersihan dapur secara menyeluruh, Anda bisa memutus rantai ketertarikan tikus dan menjaga rumah tetap higienis.
Laporan: Nasywa Mutiara Pratista/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









