Akurat

Bagaimana Cara Menghindari Leptospirosis Setelah Banjir?

Eko Krisyanto | 3 November 2025, 23:20 WIB
Bagaimana Cara Menghindari Leptospirosis Setelah Banjir?

AKURAT.CO Setelah banjir surut, sering kali muncul ancaman penyakit yang tak kalah berbahaya, salah satunya leptospirosis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri leptospira yang biasanya menyebar melalui air atau lumpur yang terkontaminasi urine hewan, terutama tikus.

Saat kulit terluka atau ada goresan kecil, bakteri dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi serius. Karena itu, penting bagi kita untuk tahu cara menghindari leptospirosis setelah banjir.

Langkah pertama adalah hindari kontak langsung dengan air banjir. Jika kamu harus beraktivitas di area yang masih tergenang, gunakan sepatu bot dan sarung tangan karet sebagai pelindung.

Setelahnya, segera bersihkan diri dengan sabun dan air bersih agar kuman yang menempel tidak sempat berkembang.

Baca Juga: Mengenal Leptospirosis, Penyakit Bakteri Langka yang Disebarkan Tikus

Kedua, pastikan lingkungan tetap bersih dan kering.

Buang sampah dengan benar agar tidak menarik tikus datang, serta tutup rapat makanan dan minuman di rumah.

Jika menemukan sisa makanan yang terkena air banjir, sebaiknya segera dibuang untuk mencegah kontaminasi.

Ketiga, perhatikan kondisi tubuh. Bila setelah banjir kamu mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, atau mata memerah, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Gejala tersebut bisa menjadi tanda awal leptospirosis yang perlu segera ditangani oleh tenaga medis.

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah kunci utama untuk mencegah penyebaran leptospirosis.

Baca Juga: Cegah Leptospirosis Dengan Cara Ini

Dengan langkah sederhana namun konsisten, kita dapat melindungi diri dan keluarga dari penyakit berbahaya yang sering muncul setelah banjir.

Dinda NS (Magang) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R