Akurat

Kenapa Tikus Sering Masuk Dapur?

Eko Krisyanto | 24 Januari 2026, 21:26 WIB
Kenapa Tikus Sering Masuk Dapur?

AKURAT.CO Tikus sering masuk dapur bukan tanpa alasan. Hewan pengerat ini memiliki insting bertahan hidup yang kuat dan sangat peka terhadap lingkungan yang menyediakan makanan, air, serta tempat bersembunyi.

Dapur, sebagai pusat aktivitas memasak dan penyimpanan bahan makanan, menjadi lokasi yang paling menarik bagi tikus. Kondisi ini sering terjadi di rumah, kos, hingga tempat usaha makanan.

Jika tidak ditangani dengan tepat, keberadaan tikus di dapur bukan hanya mengganggu, tetapi juga berisiko bagi kesehatan.

Baca Juga: Tikus Nyemplung ke Sambal, Restoran Populer di Singapura Tutup Sementara

Dapur Menjadi Sumber Makanan yang Mudah Diakses

Alasan utama tikus sering masuk dapur adalah ketersediaan makanan. Sisa nasi, remah makanan, bahan mentah, hingga sampah dapur dapat tercium oleh tikus dari jarak yang cukup jauh.

Tikus memiliki indra penciuman yang tajam dan mampu menemukan sumber makanan meskipun tersimpan di tempat tertutup.

Makanan yang dibiarkan terbuka, tempat sampah yang tidak tertutup rapat, atau kebiasaan makan di dapur tanpa segera membersihkan sisa makanan dapat mengundang tikus untuk datang dan kembali lagi.

Adanya Akses Masuk yang Tidak Disadari

Tikus dapat masuk ke rumah melalui celah yang sangat kecil. Lubang di bawah pintu, ventilasi, saluran air, retakan dinding, atau sela-sela pipa sering menjadi jalur masuk tikus menuju dapur.

Karena dapur biasanya berdekatan dengan saluran air dan pembuangan, area ini sering memiliki lebih banyak celah dibanding ruangan lain.

Tanpa disadari, jalur-jalur kecil tersebut menjadi pintu masuk yang ideal bagi tikus.

Lingkungan Dapur yang Hangat dan Aman

Selain makanan, tikus juga mencari tempat yang hangat dan aman untuk bersembunyi.

Area dapur seperti bawah kompor, kolong lemari, belakang kulkas, atau gudang penyimpanan sering jarang dibersihkan dan minim gangguan.

Lingkungan seperti ini membuat tikus merasa aman untuk bersarang, terutama pada malam hari ketika aktivitas manusia berkurang.

Kebiasaan Rumah yang Tidak Disadari Mengundang Tikus

Tanpa disadari, beberapa kebiasaan rumah tangga dapat memicu tikus sering masuk dapur. Misalnya, menumpuk kardus atau barang bekas di dapur, jarang membersihkan sudut ruangan, serta menyimpan bahan makanan tanpa wadah tertutup.

Kondisi dapur yang lembap juga memperbesar peluang tikus datang, karena tikus membutuhkan sumber air untuk bertahan hidup.

Baca Juga: Viral Gerombolan Tikus Serbu Rumah Warga di Karawang, Ini Doa agar Rumah Dijauhkan dari Binatang yang Membahayakan

Bahaya Tikus Masuk Dapur

Keberadaan tikus di dapur tidak boleh dianggap sepele.

Tikus dapat membawa berbagai penyakit melalui air liur, urine, dan kotorannya. Selain itu, tikus juga dapat merusak peralatan dapur, menggigit kabel, serta mencemari makanan.

Jika dibiarkan, tikus dapat berkembang biak dengan cepat dan semakin sulit dikendalikan.

Cara Mencegah Tikus Masuk Dapur

Pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk mengatasi tikus.

Menjaga kebersihan dapur secara rutin, menyimpan makanan dalam wadah tertutup, serta menutup celah dan lubang di sekitar dapur dapat mengurangi risiko tikus masuk.

Selain itu, pastikan tempat sampah selalu tertutup rapat dan tidak menumpuk terlalu lama.

Membersihkan area tersembunyi seperti kolong lemari dan belakang peralatan dapur juga sangat dianjurkan.

Tikus sering masuk dapur karena kombinasi makanan, akses masuk yang terbuka, serta lingkungan yang mendukung.

Dengan memahami penyebabnya, langkah pencegahan dapat dilakukan lebih tepat agar dapur tetap bersih, aman, dan sehat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R