Kulit Gatal Setelah Mencukur? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Mengalami kulit gatal setelah mencukur adalah masalah umum yang sering dialami banyak orang.
Sensasi gatal setelah mencukur membuat tidak nyaman. Biasanya muncul karena pencukuran yang kurang tepat atau kulit yang sensitif setelah rambut dilepas.
Penyebab Kulit Iritasi dan Gatal Setelah Mencukur
Gesekan dan Iritasi Kulit Sensitif
Saat mencukur, lapisan kulit atas bisa tergesek oleh pisau cukur sehingga memicu iritasi, kemerahan, dan rasa gatal pada kulit.
Bercukur dengan Pisau Tumpul atau Kotor
Pisau cukur yang tidak dibersihkan dengan baik atau sudah berkarat dapat menarik kulit atau memotong rambut secara tidak rata dapat menyebabkan luka mikro yang memicu iritasi.
Pakaian Ketat Setelah Mencukur
Setelah bercukur, kulit menjadi lebih mudah iritasi karena gesekan kain yang ketat.
Reaksi Kulit terhadap Produk Cukur
Beberapa produk seperti sabun mandi biasa atau krim cukur yang mengandung parfum dapat menyebabkan reaksi alergi atau iritasi pada kulit yang sudah dibuka porinya.
Cara Mengatasi Gatal Setelah Mencukur
Oleskan Krim atau Lotion Antigatal
Gunakan krim anti-gatal atau lotion yang mengandung calamine atau hidrokortison ringan untuk membantu mengurangi peradangan dan rasa gatal setelah mencukur.
Gunakan Kompres Dingin
Kompres dengan kain basah yang dingin pada area yang gatal membantu meredakan sensasi panas dan menurunkan pembengkakan.
Pakai Pelembap Setelah Mencukur
Pelembap khusus kulit sensitif seperti aloe vera gel atau lotion bebas parfum membantu mengunci kelembapan dan menenangkan iritasi.
Hindari Pakaian Ketat
Setelah bercukur, pilih pakaian yang longgar dan berbahan lembut sehingga kulit yang baru saja dicukur tidak bergesekan dan gatal berlebihan.
Hindari Menggaruk
Meskipun keinginan untuk menggaruk sangat kuat, tetapi menggaruk akan membuat kulit terluka dan meningkatkan risiko infeksi.
Tips Pencegahan agar Kulit Tidak Gatal Setelah Mencukur
1. Gunakan pisau cukur tajam dan bersih.
2. Basahi kulit dan rambut terlebih dahulu.
3. Gunakan krim atau gel cukur untuk kulit sensitif.
4. Cukur mengikuti arah tumbuh rambut.
5. Ganti pisau cukur secara berkala.
Waktu yang Tepat untuk Konsultasi dengan Dokter
Kulit gatal setelah mencukur biasanya lebih mudah diatasi. Namun jika gejala berkembang menjadi seperti gatal hebat yang berkepanjangan, muncul nanah, luka terbuka, atau tanda-tanda infeksi seperti demam, segera konsultasi ke dokter kulit untuk penanganan lebih lanjut.
Iritasi dan gatal setelah mencukur menjadi permasalahan umum yang sering terjadi, terutama pada kulit sensitif. Penyebabnya bisa dari teknik cukur yang kurang tepat, penggunaan pisau tumpul, sampai reaksi terhadap produk cukur. Namun, dengan perawatan tepat seperti memakai pelembap, mengompres area yang gatal, dan menerapkan teknik mencukur yang benar, masalah ini bisa diatasi bahkan dicegah di lain waktu.
Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









