Akurat

Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya

Eko Krisyanto | 10 Januari 2026, 23:06 WIB
Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya

AKURAT.CO Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah (glukosa) berada di bawah batas normal, yakni kurang dari 70 mg/dL.

Glukosa merupakan sumber energi utama tubuh, terutama bagi otak yang sangat bergantung pada pasokan gula darah untuk dapat berfungsi secara optimal.

Ketika kadar glukosa turun terlalu rendah, tubuh akan memberikan berbagai tanda peringatan, seperti lemas, pusing, gemetar, berkeringat dingin, hingga penurunan kesadaran jika tidak segera ditangani.

Hipoglikemia paling sering dialami oleh penderita diabetes, meskipun kondisi ini juga dapat terjadi pada orang tanpa diabetes.

Risiko hipoglikemia meningkat pada individu yang menjalani terapi penurun gula darah, seperti insulin atau obat antidiabetes oral tertentu.

Pada penderita diabetes, kadar gula darah perlu dijaga tetap stabil agar tidak terlalu tinggi (hiperglikemia) maupun terlalu rendah (hipoglikemia).

Namun, pengaturan ini tidak selalu mudah. Ketidakseimbangan antara obat, asupan makanan, dan aktivitas fisik dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah secara drastis.

Baca Juga: Deteksi Dini Demam Berdarah: Kenali Gejala Awal dan Tindakan Tepat di Rumah

Penyebab Utama Hipoglikemia pada Penderita Diabetes

1. Dosis insulin atau obat terlalu tinggi

Penggunaan insulin atau obat penurun gula darah melebihi kebutuhan tubuh dapat menyebabkan kadar glukosa turun secara signifikan.

2. Tidak makan tepat waktu atau melewatkan waktu makan

Setelah mengonsumsi obat atau menyuntik insulin, tubuh memerlukan asupan makanan sebagai sumber glukosa. Jika makan tertunda, kadar gula darah dapat menurun dengan cepat.

3. Aktivitas fisik berlebihan tanpa penyesuaian asupan

Olahraga atau aktivitas berat tanpa tambahan asupan makanan atau penyesuaian dosis obat dapat meningkatkan pembakaran glukosa.

4. Konsumsi alkohol berlebihan

Alkohol dapat menghambat produksi glukosa di hati, sehingga berisiko menurunkan kadar gula darah, terutama jika dikonsumsi tanpa makan.

Tanda dan Gejala Hipoglikemia

Gejala awal hipoglikemia perlu dikenali sejak dini agar dapat ditangani sebelum memburuk. Tanda-tanda ringan meliputi gemetar, berkeringat dingin, rasa lapar berlebihan, jantung berdebar, dan wajah pucat.

Jika tidak segera ditangani, hipoglikemia dapat berkembang menjadi gejala berat, seperti kebingungan, bicara pelo, kejang, hingga pingsan.

Cara Mencegah Hipoglikemia

Untuk mencegah hipoglikemia, penderita diabetes dianjurkan untuk:

Baca Juga: PDIP Pilih Jalur Konstitusional Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD

  • Makan secara teratur dan tidak melewatkan waktu makan

  • Memantau kadar gula darah secara rutin

  • Menggunakan obat atau insulin sesuai anjuran dokter

  • Menyesuaikan asupan makanan saat melakukan aktivitas fisik

  • Membatasi konsumsi alkohol

Selain itu, penting untuk selalu membawa camilan manis seperti permen, gula, atau madu sebagai pertolongan pertama saat gejala hipoglikemia mulai dirasakan.

Penutup

Dengan mengenali penyebab serta tanda-tanda hipoglikemia sejak dini, penderita diabetes dapat lebih waspada dalam menjaga keseimbangan kadar gula darah.

Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi serius akibat hipoglikemia.

Laporan: Bunga Adinda/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.