Akurat

Apakah Kopi Berbahaya untuk Gigi? Ini Dampak, Penyebab, dan Solusinya

Eko Krisyanto | 29 November 2025, 21:52 WIB
Apakah Kopi Berbahaya untuk Gigi? Ini Dampak, Penyebab, dan Solusinya
 
AKURAT.CO Di balik kenikmatan setiap tegukan kopi ada konsekuensi yang sering tidak disadari banyak orang: perubahan pada kesehatan gigi.
 
Kebiasaan minum kopi yang terus berulang bukan hanya memengaruhi estetika, tetapi juga kondisi biologis mulut secara keseluruhan.
 
Seiring meningkatnya konsumsi harian, berbagai masalah gigi mulai muncul tanpa disadari sehingga penting untuk memahami bagaimana kopi benar-benar bekerja terhadap enamel dan struktur gigi.
 
Sering minum kopi dapat meninggalkan dampak yang cukup signifikan pada kesehatan gigi, terutama karena sifat asam dan pigmen gelap di dalamnya.
 
Dilansir dari Maroubra Dental Avenue, kandungan tannin pada kopi dapat melekat pada enamel dan memicu perubahan warna gigi, bahkan berpotensi mempercepat proses pengikisan enamel jika dikonsumsi secara terus-menerus.
 
Konsumsi kopi harian dapat membuat enamel menjadi lebih rentan dan menciptakan kondisi yang memungkinkan noda bertahan lebih lama dibandingkan minuman lainnya.
 
Kondisi tersebut berlangsung karena paparan kopi yang terjadi secara berulang pada pagi, siang, hingga malam hari; membuat permukaan enamel berada dalam keadaan yang lebih lemah dibanding biasanya.
 
Situasi ini diperparah ketika kopi dikonsumsi bersama gula atau krimer, sebab kombinasi tersebut mempercepat perkembangan bakteri dan keasaman mulut yang dapat mengarah pada kerusakan struktur gigi.
 
Dampak-dampak ini kemudian berkembang menjadi masalah yang lebih besar jika kebiasaan tidak diimbangi dengan perawatan mulut yang tepat.
 

Dampak Sering Minum Kopi bagi Kesehatan Gigi

1. Perubahan Warna Gigi (Staining)

Kopi mengandung pigmen gelap dan tannin yang mudah menempel pada enamel. Konsumsi berulang membuat noda cepat terbentuk dan sulit hilang, sehingga gigi tampak kuning atau kecokelatan.

2. Erosi Enamel

Sifat asam pada kopi dapat melemahkan struktur enamel. Jika enamel terkikis, gigi akan lebih sensitif, lebih cepat rusak, dan lapisan dentin yang berwarna lebih gelap dapat terlihat.

3. Peningkatan Risiko Kerusakan Gigi

Ketika kopi dicampur gula atau krimer, bakteri mulut menghasilkan lebih banyak asam.
 
Kombinasi asam, gula, dan bakteri mempercepat kerusakan enamel hingga menciptakan potensi gigi berlubang.

4. Mulut Kering dan Bau Mulut

Kopi bersifat diuretik dan dapat mengurangi produksi saliva. Kondisi mulut kering membuat bakteri berkembang lebih cepat, sehingga memicu bau mulut dan memperburuk kondisi plak.
 

Penyebab Dampak Buruk Kopi terhadap Gigi

1. Kandungan Tannin dan Pigmen Gelap

Zat ini mudah berikatan dengan enamel, terutama jika permukaan gigi sedang dalam kondisi lemah akibat paparan asam.

2. Sifat Keasaman Kopi

Asam menurunkan pH mulut dan membuat enamel lebih lembut, sehingga lebih mudah mengalami erosi dan perubahan warna.

3. Frekuensi Konsumsi Tinggi

Minum kopi berkali-kali dalam sehari membuat enamel tidak memiliki waktu cukup untuk kembali netral atau pulih.

4. Penambahan Gula, Sirup, atau Krimer

Bahan tambahan ini mempercepat pertumbuhan bakteri yang memicu kerusakan enamel dan pembentukan plak.

5. Kebiasaan Tidak Membersihkan Mulut Setelah Minum Kopi

Sisa kopi yang menempel pada gigi memperkuat noda dan meningkatkan tingkat keasaman mulut dalam waktu yang lebih lama.

Solusi untuk Mencegah Kerusakan Gigi akibat Kopi

1. Berkumur Setelah Minum Kopi

Membilas mulut dengan air membantu mengurangi sisa pigmen dan menetralkan pH mulut sebelum menyikat gigi.

2. Mengurangi Konsumsi Gula atau Krimer

Memilih kopi hitam atau pemanis rendah gula dapat menurunkan risiko pertumbuhan bakteri penyebab kerusakan gigi.

3. Menyikat Gigi Setelah 30 Menit

Tunggu hingga enamel kembali mengeras sebelum menyikat gigi untuk mencegah kerusakan akibat gesekan sikat.

4. Minum Kopi dalam Satu Waktu, Bukan Sedikit-Sedikit Sepanjang Hari

Cara ini mengurangi lamanya gigi terpapar asam dan pigmen, sehingga mengurangi risiko noda.

5. Konsultasi dan Pembersihan Rutin ke Dokter Gigi

Pembersihan profesional membantu mengangkat noda, plak, serta mencegah kerusakan lebih lanjut.
 
Sering minum kopi memang dapat memengaruhi warna dan kesehatan gigi, tetapi dampaknya dapat dikendalikan dengan kebiasaan perawatan yang tepat.
 
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R