AKURAT.CO Gigi palsu menjadi solusi bagi banyak orang untuk mengembalikan fungsi mengunyah serta meningkatkan kepercayaan diri.
Meski tampilannya menyerupai gigi asli, perawatannya tidak bisa disepelekan.
Kebiasaan sehari-hari sangat menentukan kenyamanan dan usia pakai gigi palsu dalam jangka panjang.
Baca Juga: Pakai Gigi Palsu dalam Film Warkop DKI Reborn, Aliando Syarief Harus Menghindar dari Orang
Lantas, bagaimana cara merawat gigi palsu dengan benar agar tetap higienis dan bertahan lama?
Rutin Membersihkan Gigi Palsu Setiap Hari
Seperti halnya gigi asli, gigi palsu juga rentan ditutupi plak dan bakteri. Karena itu, pembersihan harian wajib dilakukan.
Mulailah dengan membilas gigi palsu menggunakan air mengalir untuk menghilangkan sisa makanan.
Gunakan sikat khusus gigi palsu atau sikat berbulu lembut untuk membersihkan seluruh permukaannya, termasuk bagian yang sulit dijangkau.
Hindari pasta gigi biasa karena butirannya dapat mengikis permukaan gigi palsu.
Pilih sabun lembut atau pembersih gigi palsu yang direkomendasikan dokter.
Rendam Gigi Palsu Semalaman
Agar bentuknya tetap stabil dan tidak mengering, gigi palsu perlu direndam semalaman. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan larutan khusus pembersih gigi palsu atau air biasa sesuai anjuran dokter. Kebiasaan ini membantu menjaga kelembapan dan mencegah gigi palsu berubah bentuk sehingga tetap nyaman digunakan keesokan harinya.
Baca Juga: 5 Aturan Aneh bagi Wanita dari Berbagai Negara, Izin Suami untuk Pakai Gigi Palsu
Hati-hati Saat Memegang Gigi Palsu
Gigi palsu bisa pecah bila terjatuh. Saat membersihkannya, letakkan handuk tebal di bawah atau lakukan di atas baskom berisi air.
Hindari air panas karena dapat membuat bahan gigi palsu melengkung atau rusak.
Dengan penanganan yang lembut, gigi palsu akan bertahan lebih lama dan tetap pas saat digunakan.
Rutin Kontrol ke Dokter Gigi
Meski tidak lagi memiliki gigi asli, pemeriksaan rutin tetap diperlukan.
Dokter akan menilai kondisi gusi, mengevaluasi kenyamanan gigi palsu, dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.
Kontrol berkala juga membantu mendeteksi masalah mulut lebih cepat, seperti iritasi atau jamur mulut yang sering terjadi pada pengguna gigi palsu.
Tetap Jaga Kebersihan Mulut
Perawatan gigi palsu tidak cukup hanya membersihkan perangkatnya saja.
Area mulut seperti gusi, lidah, dan langit-langit mulut tetap perlu dibersihkan dengan sikat berbulu lembut. Langkah ini membantu menyingkirkan bakteri, mencegah bau mulut, serta menjaga sirkulasi darah di jaringan mulut.
Hindari Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi Palsu
Beberapa kebiasaan bisa memperpendek usia gigi palsu. Mengunyah benda keras seperti es, kacang yang sangat keras, atau membuka kemasan menggunakan gigi palsu dapat membuatnya retak.
Gigi palsu juga dapat rusak bila digunakan untuk aktivitas yang memberi tekanan berlebih. Menghindari kebiasaan ini akan membantu menjaga kekuatan dan fungsinya.
Dengan perawatan yang tepat, gigi palsu dapat bertahan lama dan tetap nyaman digunakan setiap hari.
Kebiasaan sederhana seperti membersihkan secara rutin, merendam semalaman, dan kontrol ke dokter gigi akan sangat membantu menjaga kesehatan mulut.
Jika Anda mengalami ketidaknyamanan atau perubahan bentuk pada gigi palsu, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik.