Sulit Tidur? Coba Minum 7 Teh Herbal Ini Biar Lelap Sampai Pagi

AKURAT.CO Tidur nyenyak adalah “bensin” utama tubuh—membantu regenerasi sel, menajamkan fungsi otak, hingga menyeimbangkan hormon.
Sayangnya, banyak orang justru kesulitan tidur, gelisah, atau terbangun berulang kali di malam hari.
Salah satu cara sederhana untuk membantu tubuh lebih rileks adalah minum teh herbal sebelum tidur.
Beberapa tanaman memiliki senyawa penenang alami yang mampu menurunkan stres dan kecemasan, sehingga kualitas tidur ikut meningkat.
Berikut 7 teh herbal yang bisa jadi ritual malam Anda:
1. Teh Chamomile
Paling populer sebagai “obat tidur alami”. Kandungan apigenin di dalamnya menempel pada reseptor otak dan memberi efek menenangkan. Cukup seduh bunga chamomile kering dengan air panas.
2. Teh Passiflora
Kaya flavonoid yang membantu meredakan kecemasan. Seduh daun passiflora agar tubuh lebih rileks sebelum tidur.
Baca Juga: 191 Perkara Diputus, DKPP Klaim Sidang Pemilu Rampung 100 Persen
3. Teh Hijau Rendah Kafein
Mengandung flavonoid dan asam amino yang membantu mengelola stres. Pastikan memilih versi low caffeine atau tanpa kafein agar tidak mengganggu tidur.
4. Teh Lavender
Tak hanya wangi untuk aromaterapi—lavender sebagai teh justru lebih efektif meningkatkan kualitas tidur. Kandungan linalool dan linalil asetat membantu meredakan cemas.
5. Teh Ginseng
Mengandung ginsenoside yang mendukung relaksasi dan memperpanjang durasi tidur. Catatan: jangan dikonsumsi bersama obat pengencer darah.
6. Teh Ginkgo Biloba
Meningkatkan rasa tenang melalui pengaruhnya terhadap GABA. Seduh 10–15 menit untuk hasil optimal. Hindari bila sedang minum antikoagulan atau NSAID.
7. Teh Pisang
Rebusan buah dan kulit pisang menghasilkan teh manis alami kaya magnesium—ideal diminum hangat sebelum tidur.
Tidak perlu suplemen mahal—secangkir teh hangat, suasana tenang, dan rutinitas tidur yang konsisten sudah cukup membantu tubuh beristirahat maksimal.
Selamat mencoba, semoga tidur Anda makin nyenyak!
Laporan: Dewi Triana Rahmawati/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










