Akurat

Penyebab Tambalan Gigi Cepat Lepas dan Cara Mencegahnya

Herry Supriyatna | 29 Desember 2025, 23:47 WIB
Penyebab Tambalan Gigi Cepat Lepas dan Cara Mencegahnya

AKURAT.CO Tambalan gigi merupakan solusi umum untuk mengatasi gigi berlubang maupun kerusakan ringan pada gigi. Namun, pada beberapa kasus, tambalan gigi bisa cepat lepas.

Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga dapat menimbulkan rasa nyeri serta memperparah kerusakan gigi.

Lantas, apa saja penyebab tambalan gigi mudah lepas? Berikut penjelasannya.

1. Kualitas dan Teknik Penerapan Bahan Tambal

Tambalan gigi dapat cepat lepas jika bahan tambal tidak diaplikasikan dengan teknik yang tepat. Pada bahan resin komposit, pengisian seharusnya dilakukan secara bertahap.

Jika diisi sekaligus, penyusutan mikro dapat terjadi dan membuat tambalan menjadi longgar.

Sementara itu, pada bahan semen ionomer kaca, perbandingan bubuk dan cairan harus sesuai. Campuran yang terlalu kental atau terlalu encer dapat menyebabkan tambalan kurang kuat dan mudah pecah.

2. Masih Ada Bakteri pada Gigi

Tambalan gigi berisiko lepas apabila karies atau bakteri tidak dibersihkan secara menyeluruh sebelum proses penambalan.

Baca Juga: Cek Fakta! Tanggal 2 Januari 2026 Apakah Cuti Bersama? Ini Jawabannya Sesuai SKB 3 Menteri

Bakteri yang tersisa dapat terus merusak jaringan gigi di sekitar tambalan, sehingga daya rekatnya berkurang dan akhirnya tambalan terlepas.

3. Pemasangan Tambalan Tidak Sempurna

Teknik pemasangan yang kurang tepat, seperti ikatan yang tidak rapat atau permukaan gigi yang kurang siap, dapat membuat tambalan tidak melekat dengan kuat. Kondisi ini menyebabkan tambalan lebih mudah lepas dalam waktu singkat.

4. Pengaruh Perubahan Suhu Ekstrem

Kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman panas lalu langsung diikuti dengan yang dingin dapat menyebabkan bahan tambalan mengembang dan menyusut. Perubahan suhu ekstrem ini dapat membuat tambalan longgar dan meningkatkan risiko lepas.

5. Kebiasaan Mengunyah Makanan Keras

Mengunyah es batu, permen keras, atau kacang-kacangan memberikan tekanan berlebih pada tambalan. Jika dilakukan secara terus-menerus, tambalan dapat retak, longgar, atau bahkan lepas, terutama pada tambalan yang sudah lama.

6. Kondisi Gigi yang Goyah

Tambalan gigi lebih mudah lepas jika gigi yang ditambal dalam kondisi goyah. Hal ini sering terjadi pada gigi belakang yang menerima tekanan besar saat mengunyah, atau pada gigi yang mengalami penyakit gusi maupun trauma.

7. Munculnya Karies Baru di Sekitar Tambalan

Kerusakan gigi baru di sekitar area tambalan juga dapat melemahkan daya rekatnya. Bakteri yang terus berkembang akan merusak struktur gigi, sehingga tambalan perlu diganti untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Tips Menjaga Tambalan Gigi agar Tidak Mudah Lepas

Dikutip dari Arini Dental Care, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga ketahanan tambalan gigi:

  1. Hindari makanan keras dan lengket yang dapat memberi tekanan berlebih pada tambalan.

  2. Jaga kebersihan gigi dengan menyikat gigi secara rutin, menggunakan benang gigi, serta berkumur dengan obat kumur antimikroba.

  3. Hindari kebiasaan menggigit benda keras yang dapat merusak tambalan.

  4. Gunakan night guard jika memiliki kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur.

  5. Batasi konsumsi minuman berkarbonasi dan asam, seperti soda atau jus asam, karena dapat merusak enamel dan bahan tambalan.

  6. Hindari perubahan suhu ekstrem, seperti langsung mengonsumsi minuman dingin setelah makanan panas.

Tambalan gigi yang cepat lepas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kualitas dan teknik penerapan bahan tambal, sisa bakteri, pemasangan yang kurang sempurna, perubahan suhu ekstrem, kebiasaan mengunyah makanan keras, kondisi gigi yang goyah, hingga munculnya karies baru di sekitar tambalan.

Baca Juga: Kinerja Komunikasi Direktorat PAI Menguat, Publik Apresiasi Program Pendidikan Agama Islam

Untuk menjaga tambalan tetap awet, penting menerapkan perawatan gigi yang baik, menghindari kebiasaan yang merusak, serta rutin memeriksakan gigi ke dokter.

Dengan perawatan yang tepat, tambalan gigi dapat bertahan lebih lama dan berfungsi secara optimal.

Laporan: Shera Amalia Ghaitsa/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.