Apa Itu Diet Mediterania dan Kenapa Banyak Dokter Merekomendasikannya?

AKURAT.CO Gaya hidup sehat semakin menjadi perhatian banyak orang, terutama ketika kesadaran akan pentingnya menjaga tubuh dari penyakit kronis meningkat. Salah satu pola makan yang paling sering dibicarakan adalah diet Mediterania, sebuah metode diet yang dianggap ampuh menjaga kesehatan tubuh tanpa membuat pelakunya merasa tersiksa oleh pantangan ekstrem.
Berbeda dengan diet ketat yang mengharuskan pembatasan kalori berlebihan, diet Mediterania justru menawarkan kenyamanan karena makanan yang dikonsumsi tetap lezat, bervariasi, dan mengenyangkan.
Banyak orang tertarik menjalaninya bukan karena tujuan menurunkan berat badan tetapi juga untuk meningkatkan kesehatan secara menyeluruh.
Bahkan, para ahli kesehatan dan dokter di berbagai negara merekomendasikan diet ini karena terbukti memberikan berbagai manfaat jangka panjang bagi tubuh.
Tidak berlebihan jika diet Mediterania sering dinobatkan sebagai salah satu diet terbaik di dunia, karena selain mudah diterapkan, diet ini menawarkan keseimbangan nutrisi sehingga lebih realistis untuk dijalankan dalam keseharian.
Apa Itu Diet Mediterania?
Diet Mediterania adalah pola makan yang terinspirasi dari kebiasaan makan masyarakat di wilayah Mediterania seperti Italia, Yunani dan Spanyol.
Pola makan ini berfokus pada konsumsi makanan berbasis nabati dan lemak sehat untuk menunjang kesehatan tubuh. Bahan makanan utama dalam diet ini meliputi sayur dan buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, minyak zaitun serta ikan kaya omega-3.
Konsumsi daging merah tetap diperbolehkan namun dalam jumlah terbatas, sedangkan makanan olahan, lemak trans, dan gula tambahan sebisa mungkin dikurangi.
Yang membuat diet ini istimewa adalah fleksibilitasnya. Diet Mediterania tidak mengharuskan pelakunya menghitung kalori setiap hari atau menghindari jenis makanan tertentu secara ekstrem.
Pola diet ini lebih fokus pada pemilihan makanan yang bernutrisi dan seimbang agar tubuh mendapatkan asupan yang dibutuhkan secara optimal.
Kenapa Banyak Dokter Merekomendasikan Diet Mediterania?
Ada alasan kuat mengapa pola makan ini dapat direkomendasikan di dunia medis. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa diet Mediterania mampu menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara mengontrol kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh.
Selain itu, pola makan ini juga terbukti membantu mengurangi risiko stroke dan menjaga kesehatan pembuluh darah berkat kandungan antioksidan dan lemak sehat yang tinggi.
Bukan hanya itu, diet Mediterania juga memberikan kontribusi besar dalam pengendalian kadar gula darah sehingga cocok untuk mencegah maupun membantu pengelolaan diabetes tipe-2.
Pola makan ini juga mendukung penurunan berat badan secara bertahap dan alami karena makanan yang dikonsumsi tinggi serat dan rendah lemak jenuh.
Bahkan beberapa penelitian menunjukkan diet ini dapat membantu menekan peradangan dalam tubuh, yang sering menjadi pemicu berbagai penyakit kronis.
Cara Menerapkan Diet Mediterania dalam kehidupan Sehari-hari
Untuk Memulai diet Mediterania, fokus utamanya adalah meningkatkan konsumsi makanan alami dan mengurangi makanan olahan. Berikut langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan:
● Perbanyak konsumsi sayur dan buah setiap hari, idealnya setengah piring pada setiap waktu makan.
● Pilih biji-bijian utuh seperti beras merah, pasta gandum, roti gandum, dan oat.
● Gunakan minyak zaitun sebagai sumber lemak utama untuk memasak atau sebagai dressing salad.
● Konsumsi ikan setidaknya dua kali seminggu, terutama ikan laut seperti salmon, tuna atau sarden.
● Batasi konsumsi daging merah dan gantikan dengan ayam tanpa kulit atau sumber protein nabati.
● Pilih camilan sehat seperti kacang-kacangan tanpa garam tambahan.
● Kurangi makanan dan minuman manis, makanan cepat saji, dan makanan instan.
● Minum air putih yang cukup, minimal 6-8 gelas per hari.
Dengan langkah-langkah tersebut, diet Mediterania tetap bisa dijalankan menggunakan bahan makanan lokal yang lebih mudah ditemukan dan ramah di kantong tanpa mengurangi manfaatnya.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Walaupun manfaat diet Mediterania sangat banyak, pola makan ini bukan pengganti obat atau terapi medis bagi orang dengan penyakit tertentu.
Hasil diet dapat berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, kebutuhan kalori, dan aktivitas fisik.
Karena itu, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulainya, terutama bagi penderita gangguan kesehatan tertentu.
Diet Mediterania merupakan pola makan sehat yang menekankan konsumsi makanan alami bernutrisi tinggi, kaya serat, dan lemak sehat.
Manfaatnya sangat luas, mulai dari menjaga kesehatan jantung, mengontrol berat badan hingga membantu mengelola kadar gula darah.
Diet ini juga mudah diterapkan dalam jangka panjang tanpa aturan ekstrem sehingga cocok sebagai gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
Laporan: Vania Tri Yuniar/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









