Akurat

Mengapa Orang Mudah Sakit Saat Kelelahan Mental

Eko Krisyanto | 20 Oktober 2025, 16:47 WIB
Mengapa Orang Mudah Sakit Saat Kelelahan Mental

AKURAT.CO Kesehatan tubuh tidak hanya dipengaruhi oleh aktivitas fisik, tetapi juga kondisi mental seseorang. Ketika mengalami tekanan atau kelelahan secara emosional, daya tahan tubuh bisa melemah tanpa disadari. 

Hal ini menjelaskan mengapa seseorang lebih rentan sakit saat menghadapi stres berat atau tekanan mental dalam jangka waktu lama.

Baca Juga: Kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Bikin Mental Pemain Timnas Indonesia 'Hancur Lebur'

Kelelahan Mental Dapat Melemahkan Sistem Imun

Stres dan kelelahan mental memiliki dampak langsung terhadap sistem kekebalan tubuh.

Stres kronis dapat menyebabkan peningkatan hormon kortisol yang dalam jangka panjang akan melemahkan daya tahan tubuh. 

Saat kondisi imun melemah, tubuh menjadi lebih mudah terserang infeksi seperti flu, sakit kepala, atau gangguan pencernaan. Selain itu, stres juga dapat mengganggu pola tidur dan nafsu makan. 

Kurangnya istirahat dan nutrisi yang tidak seimbang membuat tubuh sulit melakukan regenerasi sel dan memperbaiki fungsi organ. Kombinasi dari faktor ini membuat tubuh cepat lelah dan rentan terhadap penyakit.

Dampak Kelelahan Mental terhadap Fungsi Tubuh

Kelelahan mental tidak hanya berdampak pada perasaan cemas atau sedih, tetapi juga memengaruhi sistem saraf, jantung, dan pencernaan. 

Stres berat dapat meningkatkan tekanan darah dan mempercepat detak jantung. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Bukan hanya itu, stres mental juga dapat memperlambat proses penyembuhan luka dan memperparah kondisi medis yang sudah ada. Ketika otak terus-menerus berada dalam kondisi tertekan, tubuh akan kehilangan keseimbangan antara energi dan sistem pertahanannya.

Baca Juga: Film Gereja Setan Siap Tayang 11 September 2025, Mongol Stres Rela Dibayar Murah

Cara Mengatasi Kelelahan Mental Secara Alami

Mengelola stres dan kelelahan mental menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Teknik sederhana seperti olahraga ringan, tidur yang cukup, meditasi, dan membatasi paparan berita negatif dapat membantu menurunkan tingkat stres. 

Selain itu, berbagi cerita dengan orang terdekat juga dapat menjadi bentuk pelepasan emosi yang sehat.

Dengan mengelola kondisi mental secara baik, sistem imun dapat bekerja lebih optimal. Tubuh pun menjadi lebih kuat dalam melawan infeksi dan menjaga keseimbangan fungsi organ.

Kelelahan mental bukan hanya persoalan pikiran, tetapi berdampak langsung pada kesehatan fisik. Menjaga kestabilan emosi, memberi waktu untuk beristirahat, serta menerapkan kebiasaan sehat dapat menjadi kunci penting agar tubuh tetap kuat dan tidak mudah sakit.

Nora Niswatun Choirina (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R