Influenza A Lagi Marak, Ini Gejala, Cara Mencegah, dan Pengobatannya

AKURAT.CO Kasus Influenza A tengah meningkat di berbagai wilayah seiring dengan datangnya musim pancaroba.
Penyakit ini disebabkan oleh virus yang masuk ke dalam tubuh dan menyerang saluran pernapasan, sehingga memicu infeksi.
Influenza A dapat menyerang siapa saja, namun kelompok yang paling rentan adalah anak-anak, lansia, serta orang dengan daya tahan tubuh lemah.
Baca Juga: Cara Mencegah Penyakit Snot pada Bebek agar Tetap Sehat dan Produktif
Bagi Anda yang masih belum familiar dengan penyakit Influenza A, berikut penjelasan lengkap mengenai pengertian, gejala, cara pencegahan, serta pengobatannya.
Influenza A adalah salah satu jenis virus flu yang menyerang sistem pernapasan, terutama hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Virus ini sangat mudah menular melalui percikan air liur (droplet) saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.
Berbeda dengan flu biasa, Influenza A cenderung menyebabkan gejala yang lebih berat dan dapat berkembang menjadi komplikasi serius, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan daya tahan tubuh lemah.
Gejala Influenza A
Setiap orang mengalami gejala flu sedikit berbeda. Gejalanya dapat berlangsung mulai dari seminggu hingga 10 hari.
Gejala Anda mungkin berlangsung lebih lama atau lebih parah jika Anda berusia di bawah 18 tahun atau di atas 65 tahun dan memiliki kondisi yang mendasari atau gangguan autoimun.
Gejala Umum
Influenza A terutama memengaruhi sistem pernapasan Anda yang meliputi hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Gejalanya dapat muncul tiba-tiba dan mungkin meliputi:
- Nyeri badan atau otot
- Batuk
- Diare
- Kelelahan
- Demam atau menggigil
- Sakit kepala
- Mual atau muntah
- Fotofobia, atau kepekaan terhadap cahaya terang
- Hidung berair atau tersumbat
- Sakit tenggorokan
Gejala Parah
Influenza A dapat menyebabkan serangkaian gejala tambahan pada kasus yang parah. Gejala-gejala ini jarang terjadi tetapi terkadang dapat menjadi keadaan darurat medis:
- Hipotensi , atau tekanan darah rendah
- Sesak napas atau kesulitan bernapas
- Takikardia, atau detak jantung yang cepat dan berdebar kencang
Pencegahan Influenza A
Influenza A sangat mudah menyebar, terutama saat musim flu. Oleh karena itu, langkah pencegahan yang tepat dapat membantu melindungi diri Anda serta mengurangi kemungkinan timbulnya komplikasi bila terinfeksi.
Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
- Hindari menyentuh wajah secara langsung, karena virus dapat berpindah dari tangan ke mata, hidung, atau mulut.
- Tutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau lekukan siku saat bersin dan batuk untuk mencegah penyebaran droplet.
- Rutin membersihkan dan mendisinfeksi permukaan atau benda yang sering disentuh, terutama jika ada orang di sekitar yang sedang flu.
- Lakukan vaksinasi flu tahunan untuk memperkuat daya tahan tubuh terhadap virus.
- Kurangi kontak langsung dengan individu yang sedang sakit flu.
- Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara teratur selama minimal 20 detik.
- Gunakan masker berkualitas baik saat berada di tempat ramai atau berinteraksi dengan orang sakit.
Dengan langkah-langkah pencegahan sederhana ini, risiko tertular Influenza A dapat ditekan secara signifikan.
Pengobatan Influenza A
Jika Anda terkena Influenza A maka perlu istirahat yang cukup serta minum lebih banyak cairan agar
Istirahat yang cukup dan minum lebih banyak cairan dapat membantu tubuh Anda melawan influenza A tanpa perawatan medis tambahan.
Obat antivirus tersedia jika gejala Anda tidak kunjung hilang atau terasa parah. Obat-obatan ini menyerang virus dan mencegah penularan penyakit kepada orang lain.
Penyedia layanan kesehatan menyarankan untuk memulai pengobatan antivirus dalam dua hari setelah gejala muncul. Obat ini dapat mengurangi durasi penyakit dan tingkat keparahan gejala Anda.
Penyedia layanan kesehatan mungkin meresepkan obat-obatan berikut untuk meredakan gejala:
- Relenza Diskhaler (zanamivir)
- Tamiflu (oseltamivir)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









