Akurat

7 Cara Efektif Hilangkan Pikiran Negatif dengan Hal Sederhana

Eko Krisyanto | 13 Oktober 2025, 10:10 WIB
7 Cara Efektif Hilangkan Pikiran Negatif dengan Hal Sederhana

AKURAT.CO Pikiran setiap orang pasti pernah dipenuhi oleh pikiran negatif yang muncul di benak kepala tanpa disadari. Pikiran tersebut datang secara tiba-tiba, terlebih jika sedang stres atau kecewa.

Berlarut-larut dalam pikiran negatif tentu merupakan hal yang tidak baik karena dapat memengaruhi suasana hati dan mengganggu kegiatan sehari-hari.

Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mengendalikan pikiran negatif tersebut sedari awal. Menepis atau mengendalikan pikiran negatif tidaklah rumit, Anda dapat melakukannya melalui langkah-langkah sederhana berikut.

Baca Juga: 7 Tips Sederhana untuk Menghilangkan Pikiran Negatif Saat Belajar

Sadarkan Diri

Saat Anda menyadari pikiran negatif mulai bermunculan hingga membuat cemas atau stres, mulai sadarkan diri Anda dari pikiran tersebut. Tarik napas dan sadari keadaan di sekitar agar dapat tenang kembali.

Pahami Pikiran Negatif

Dengan memahami awal pemicu pikiran negatif, maka akan menjadi lebih mudah untuk mengatasi pemikiran tersebut. Mulai kenali sumber-sumber pikiran negatif tersebut.

  • Apakah karena membayangkan hasil terburuk?
  • Apakah karena tidak dapat lepas dari perasaan bersalah?
  • Apakah hanya sekadar asumsi tak berdasar?
  • Apakah karena menyalahkan diri sendiri?

Sadari bahwa pikiran negatifmu tidak sepenuhnya benar.

Dengan mengetahui dan memahami pola pikiran negatif seperti ini, maka akan lebih mudah menentangnya secara perlahan dan berpikir kembali secara realistis.

Fokus pada Saat Ini

Jika Anda merasa pikiran Anda berputar pada penyesalan masa lalu bahkan berputar pada kemungkinan yang tidak pasti, maka Anda cukup memfokuskan diri pada masa saat ini.

Dengan memfokuskan diri pada apa yang terjadi pada saat ini, Anda akan lebih mengetahui hal-hal apa saja yang perlu dilakukan, sehingga beban pikiran akan terasa lebih ringan dan pikiran semakin lebih terarah.

Berteman dengan Orang-Orang Berpikiran Positif

Lingkungan pertemanan akan sangat berpengaruh terhadap pola pikir serta perasaan Anda, sehingga penting untuk memilih lingkup pertemanan yang sehat dengan orang-orang berpikiran positif.

Jika Anda merasa lingkup pertemanan sudah tidak sehat atau berdampak negatif terhadap pola pikir Anda, maka alangkah baiknya Anda menjauhi lingkup pertemanan tersebut untuk kebaikan diri Anda sendiri.

Menulis atau Melukis

Kegiatan menulis atau melukis menjadi bentuk relaksasi tubuh dalam mengurangi beban pikiran negatif serta perasaan negatif. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu bentuk meditasi terhadap pikiran negatif.

Jalani Gaya Hidup Sehat

Jika Anda kalut dengan pikiran negatif di benak Anda, coba terapkan gaya hidup sehat. Mulai dari melakukan olahraga, memahami cara pengelolaan stres, tidur cukup, hingga pola makan sehat.

Lakukan olahraga dengan durasi 30 menit pada tiap harinya karena olahraga dapat merubah suasana hati menjadi lebih positif serta mengurangi rasa stres.

Baca Juga: 5 Pikiran Negatif yang Bisa Rusaki Hubungan

Ubah Cara Pandang dan Berikan Self-Talk

Pikiran negatif dapat merenggut rasa percaya diri Anda. Oleh karena itu, penting untuk mengubah cara pandang negatif tersebut menjadi lebih positif.

Dengan begitu, Anda dapat menghadapi berbagai hal yang tidak menyenangkan secara lebih positif dan produktif.

Memberikan self-talk secara positif juga akan mengubah cara pandang semakin positif. Contohnya jika Anda merasa mustahil mengerjakan suatu pekerjaan, maka dengan self-talk positif Anda dapat berpikir bahwa hal tersebut merupakan kesempatan baru yang dapat Anda lakukan.

Menghilangkan pikiran negatif bukanlah menolak perasaan buruk, melainkan cara berdamai dengan diri sendiri.

Saat kamu telah mampu memahami emosi serta menyeimbangkan pikiran, hidup akan terasa lebih ringan.

Dewi Triana Rahmawati (Magang)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R