Vectrine Obat Apa? Inilah Khasiat, Dosis, dan Efek Sampingnya

AKURAT.CO Vectrine merupakan obat resep yang digunakan untuk membantu mengencerkan dahak kental di saluran pernapasan. Obat ini sering diresepkan untuk meringankan batuk berdahak yang disebabkan oleh berbagai gangguan pernapasan, seperti flu, bronkitis akut, maupun bronkitis kronis.
Bahan aktif dalam Vectrine adalah erdosteine, senyawa yang bekerja dengan cara memecah struktur lendir sehingga teksturnya menjadi lebih cair dan mudah dikeluarkan ketika batuk. Selain membantu mengencerkan dahak, erdosteine juga memiliki efek antioksidan dan antiradang yang bermanfaat dalam mempercepat proses pemulihan saluran pernapasan.
Kandungan dan Bentuk Sediaan Vectrine
Vectrine tersedia dalam dua bentuk, yaitu kapsul dan sirop kering.
-
Kapsul Vectrine mengandung 300 mg erdosteine per kapsul.
-
Sirop kering Vectrine memiliki kandungan 175 mg erdosteine dalam setiap 5 ml larutan.
Bentuk sirop umumnya diresepkan untuk anak-anak karena lebih mudah diminum, sementara kapsul biasa diberikan untuk pasien dewasa.
Manfaat Utama Vectrine
Secara medis, Vectrine termasuk dalam kategori mukolitik, yaitu obat yang bekerja memecah mukus atau lendir kental di saluran napas. Dengan konsistensi dahak yang lebih cair, tubuh akan lebih mudah mengeluarkannya saat batuk.
Manfaat utama Vectrine antara lain:
-
Membantu meringankan batuk berdahak akibat infeksi saluran napas.
-
Membantu mengurangi peradangan ringan di saluran pernapasan.
-
Membantu proses pemulihan bronkitis agar pasien bisa bernapas lebih lega.
Peringatan Sebelum Mengonsumsi Vectrine
Meskipun tergolong efektif untuk mengatasi batuk berdahak, Vectrine tidak boleh digunakan tanpa resep dokter. Sebelum mengonsumsi obat ini, perhatikan beberapa hal penting berikut:
-
Jangan gunakan jika Anda alergi terhadap erdosteine atau komponen lain di dalam obat.
-
Penderita sirosis atau gagal ginjal sebaiknya tidak mengonsumsi Vectrine.
-
Hindari Vectrine dalam bentuk sirop kering jika Anda menderita fenilketonuria, karena mengandung aspartam.
-
Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat diabetes, tukak lambung, atau gangguan fungsi hati dan ginjal.
-
Vectrine tidak disarankan untuk ibu hamil atau menyusui, karena belum ada cukup bukti klinis yang menjamin keamanannya.
Jika muncul gejala alergi seperti ruam, bengkak di wajah, atau sesak napas setelah mengonsumsi obat ini, segera cari pertolongan medis.
Dosis dan Aturan Pakai Vectrine
Dosis penggunaan Vectrine tergantung pada usia, berat badan, serta bentuk sediaan obat. Berikut panduan dosis umum sesuai anjuran dokter:
1. Vectrine Kapsul
-
Dewasa (≥18 tahun): 1 kapsul sebanyak 2–3 kali sehari.
2. Vectrine Sirop Kering
-
Dewasa dan anak dengan berat badan >30 kg: 10 ml, 2 kali sehari.
-
Anak dengan berat badan 20–30 kg: 5 ml, 3 kali sehari.
-
Anak dengan berat badan 15–19 kg: 5 ml, 2 kali sehari.
Penting: dosis maksimal penggunaan Vectrine tidak boleh melebihi 900 mg per hari tanpa pengawasan dokter.
Cara Mengonsumsi Vectrine dengan Benar
Gunakan Vectrine sesuai petunjuk dokter dan informasi yang tertera di kemasan obat.
Kapsul Vectrine bisa diminum sebelum atau sesudah makan dan harus ditelan utuh dengan segelas air putih.
Untuk bentuk sirop kering, obat harus dilarutkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Tambahkan 48 ml air minum ke dalam botol, lalu kocok hingga larut merata. Gunakan alat takar bawaan agar dosisnya tepat.
Perlu diingat, sirop Vectrine hanya dapat digunakan hingga 7 hari setelah dilarutkan. Simpan obat di tempat yang sejuk, kering, dan jauh dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Vectrine dengan Obat Lain
Secara umum, Vectrine jarang menimbulkan interaksi dengan obat lain, namun penggunaannya tetap perlu dikonsultasikan dengan dokter, terutama jika Anda sedang mengonsumsi obat resep lain, suplemen, atau produk herbal.
Interaksi obat bisa mengubah cara kerja Vectrine atau meningkatkan risiko efek samping tertentu, terutama pada pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes, gangguan hati, atau ginjal.
Efek Samping yang Mungkin Terjadi
Dalam dosis yang sesuai, Vectrine tergolong aman dan jarang menimbulkan efek samping serius. Namun, beberapa efek ringan dapat muncul pada sebagian pengguna, antara lain:
-
Mual atau nyeri perut
-
Rasa panas di dada atau perut
-
Gangguan pencernaan seperti diare
-
Sakit kepala atau sensasi seperti flu
-
Perubahan rasa di mulut
Jika dikonsumsi dalam dosis tinggi, Vectrine dapat menyebabkan pusing berputar (vertigo), keringat berlebih, dan sensasi hangat di wajah (flushing). Bila efek samping terasa berat atau tidak mereda, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan.
Vectrine untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Berdasarkan klasifikasi FDA (Food and Drug Administration), erdosteine termasuk dalam kategori kehamilan C. Artinya, belum ada cukup data dari penelitian pada manusia yang membuktikan keamanan obat ini terhadap janin.
Karena itu, Vectrine sebaiknya tidak digunakan oleh ibu hamil atau menyusui, kecuali atas pertimbangan medis yang sangat kuat dan di bawah pengawasan dokter.
Pencegahan Overdosis dan Lupa Dosis
Jika Anda lupa minum Vectrine, segera konsumsi begitu teringat. Namun, jangan menggandakan dosis bila sudah mendekati waktu konsumsi berikutnya.
Apabila terjadi overdosis, seperti konsumsi obat dalam jumlah berlebihan dan muncul gejala pusing berat atau mual ekstrem, segera bawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Cara Menyimpan dan Membuang Vectrine
Simpan Vectrine pada suhu ruangan dan hindarkan dari paparan sinar matahari langsung. Jangan letakkan di tempat lembap seperti kamar mandi.
Jika obat sudah kedaluwarsa atau tidak lagi diperlukan, jangan dibuang ke saluran air atau toilet. Konsultasikan dengan apoteker atau petugas limbah lokal tentang cara pembuangan obat yang aman.
Kesimpulan
Vectrine adalah obat pengencer dahak (mukolitik) dengan kandungan aktif erdosteine yang bekerja efektif membantu mengencerkan lendir kental pada saluran pernapasan. Obat ini bisa membantu meringankan batuk berdahak akibat flu atau bronkitis, asalkan digunakan sesuai petunjuk dokter.
Selalu perhatikan dosis, aturan pakai, serta kondisi kesehatan sebelum mengonsumsi Vectrine. Jika digunakan dengan benar, obat ini dapat membantu mempercepat proses pemulihan dan membuat napas terasa lebih lega.
Kalau kamu ingin tahu lebih banyak seputar obat pernapasan, tips menjaga kesehatan paru-paru, atau informasi seputar flu dan bronkitis, pantau terus update terbaru di AKURAT.CO.
Baca Juga: Antasida Doen Obat Apa? Ini Penjelasan Lengkap Mengenai Fungsi, Dosis, dan Efek Samping
Baca Juga: Apa Itu Etomidate, Zat Obat Keras dalam Kasus Jonathan Frizzy
FAQ seputar Vectrine
1. Apa itu Vectrine dan apa fungsinya?
Vectrine adalah obat mukolitik yang mengandung erdosteine, berfungsi untuk mengencerkan dahak di saluran pernapasan. Obat ini membantu meringankan batuk berdahak akibat flu, bronkitis akut, atau bronkitis kronis.
2. Apakah Vectrine bisa dibeli tanpa resep dokter?
Tidak bisa. Vectrine termasuk obat resep, sehingga penggunaannya harus berdasarkan anjuran dokter agar dosis dan lamanya pengobatan sesuai dengan kondisi pasien.
3. Vectrine tersedia dalam bentuk apa saja?
Vectrine tersedia dalam dua bentuk sediaan, yaitu:
-
Kapsul: mengandung 300 mg erdosteine per kapsul.
-
Sirop kering: mengandung 175 mg erdosteine dalam setiap 5 ml setelah dilarutkan.
4. Bagaimana cara minum Vectrine yang benar?
Kapsul Vectrine diminum sebelum atau sesudah makan dengan air putih.
Untuk sirop kering, tambahkan 48 ml air ke dalam botol, kocok hingga larut, lalu gunakan sendok takar bawaan. Obat ini hanya bisa digunakan selama 7 hari setelah dilarutkan.
5. Berapa dosis Vectrine untuk orang dewasa dan anak-anak?
-
Dewasa: 1 kapsul (300 mg) 2–3 kali sehari.
-
Anak >30 kg: 10 ml sirop, 2 kali sehari.
-
Anak 20–30 kg: 5 ml sirop, 3 kali sehari.
-
Anak 15–19 kg: 5 ml sirop, 2 kali sehari.
Namun, dosis tetap harus disesuaikan dengan petunjuk dokter.
6. Apakah Vectrine aman untuk ibu hamil atau menyusui?
Tidak disarankan. Berdasarkan klasifikasi FDA, erdosteine masuk dalam kategori C, yang berarti belum ada bukti cukup tentang keamanannya bagi ibu hamil dan janin. Vectrine juga tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui karena belum diketahui apakah obat terserap ke ASI.
7. Apa efek samping yang mungkin muncul setelah minum Vectrine?
Efek samping ringan yang mungkin terjadi antara lain mual, diare, nyeri perut, sakit kepala, rasa panas di dada, atau perubahan rasa di mulut. Dalam dosis tinggi, bisa menyebabkan pusing berputar (vertigo) atau keringat berlebih. Jika muncul reaksi alergi berat, segera hubungi dokter.
8. Apa yang harus dilakukan jika lupa minum Vectrine?
Segera minum begitu ingat. Tapi bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupa dan lanjutkan seperti biasa. Jangan menggandakan dosis.
9. Bagaimana jika tidak sengaja minum Vectrine dalam dosis berlebih?
Segera datang ke rumah sakit atau klinik terdekat bila muncul gejala seperti pusing berat, mual hebat, atau rasa panas berlebihan di tubuh. Overdosis bisa memicu efek samping serius jika tidak segera ditangani.
10. Bagaimana cara menyimpan Vectrine agar tetap aman?
Simpan di suhu ruangan, hindarkan dari sinar matahari langsung dan tempat lembap. Jangan disimpan di kamar mandi.
Untuk sirop, gunakan maksimal 7 hari setelah dilarutkan, lalu buang dengan cara aman sesuai petunjuk apoteker.
11. Apakah Vectrine bisa dikonsumsi bersamaan dengan obat lain?
Pada umumnya Vectrine jarang menimbulkan interaksi obat, tetapi tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen atau obat herbal, agar tidak terjadi efek interaksi yang tidak diinginkan.
12. Siapa yang sebaiknya tidak mengonsumsi Vectrine?
Vectrine tidak boleh dikonsumsi oleh orang dengan:
-
Alergi terhadap erdosteine.
-
Gangguan fungsi hati berat (sirosis) atau gagal ginjal.
-
Penderita fenilketonuria (untuk sediaan sirop karena mengandung aspartam).
13. Apakah Vectrine bisa digunakan untuk batuk kering?
Tidak disarankan. Vectrine diformulasikan khusus untuk batuk berdahak, bukan batuk kering. Untuk batuk kering, dokter akan memberikan jenis obat yang berbeda.
14. Berapa lama Vectrine boleh diminum?
Umumnya penggunaan Vectrine tidak lebih dari 10 hari, kecuali atas saran dokter. Jika batuk berdahak tidak kunjung membaik, segera lakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebabnya.
15. Apakah Vectrine menyebabkan kantuk?
Tidak. Vectrine tidak mengandung zat sedatif sehingga tidak menimbulkan rasa kantuk. Namun, beberapa orang mungkin merasa sedikit pusing, terutama di awal pemakaian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









