Cara Alami dan Cepat Mengatasi Mencret pada Kambing

AKURAT.CO Mencret pada kambing merupakan salah satu tanda adanya gangguan kesehatan. Gangguan ini biasanya ditandai dengan feses yang encer, berbau menyengat dan frekuensi buang kotoran yang meningkat.
Jika tidak segera ditangani, kambing bisa mengalami dehidrasi, lemas hingga penurunan berat badan. Parahnya, kondisi ini juga bisa memengaruhi pertumbuhan dan produktivitas kambing secara keseluruhan.
Untuk mengatasinya, ada beberapa bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk membantu menghentikan mencret pada kambing. Bahan-bahan ini mudah ditemukan di sekitar lingkungan dan aman digunakan.
Simak selengkapnya, dalam artikel ini, untuk mengetahui jenis-jenis obat alami, cara pemberian serta langkah pencegahan agar kambing tetap sehat.
Ketahui Penyebab Kambing Mencret
1. Infeksi Oleh Mikroorganisme
Berbagai jenis mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur dan parasit dapat menyerang saluran pencernaan kambing yang memicu peradangan dan menyebabkan mencret.
2. Asidosis Rumen
Pemberian pakan yang kaya karbohidrat, misalnya rumput muda atau pakan fermentasi, dapat meningkatkan kadar asam di dalam rumen kambing, sehingga menyebabkan gangguan pencernaan dan diare.
3. Kebersihan Kandang Kurang Terjaga
Kondisi kandang yang kotor dapat menjadi sarang berkembangnya bakteri dan parasit penyebab diare pada kambing.
4. Infestasi Cacing (Helminthiasis)
Adanya cacing di saluran pencernaan dapat menyebabkan iritasi, menurunkan nafsu makan, serta memicu diare pada kambing.
5. Pakan yang Terkontaminasi atau Rusak
Memberikan pakan yang sudah busuk, berjamur, atau tercemar dapat mengganggun keseimbangan mikroflora usus kambing, sehingga menyebabkan mencret.
6. Stres Akibat Perubahan Lingkungan
Stres yang dialami kambing saat dipindahkan atau diangkut dapat mempengaruhi kondisi saluran pencernaannya hingga menyebabkan diare.
Obat Alami untuk Mengatasi Mencret pada Kambing
Kambing yang mengalami mencret atau diare membutuhkan penanganan yang tepat agar kondisinya segera membaik. Selain pengobatan medis, beberapa bahan alami juga dapat digunakan sebagai alternatif untuk membantu mengatasi masalah ini.
Berikut adalah beberapa obat herbal yang efektif dan cara penggunaannya.
1. Daun Jambu Biji
Daun jambu biji sudah dikenal lama sebagai obat tradisional yang dapat mengatasi diare, baik pada manusia maupun hewan ternak seperti kambing.
Kandungan tanin dalam daun jambu biji berperan menormalkan fungsi usus dengan cara mengurangi produksi cairan berlebih yang menyebabkan diare. Selain itu, daun ini juga memiliki sifat antibakteri yang membantu melawan kuman penyebab mencret.
Cara penggunaan: cuci beberapa lembar daun jambu biji segar, kemudian tumbuk hingga halus. Rebus daun yang telah ditumbuk dengan air secukupnya sampai mendidih.
Setelah dingin, saring air rebusan tersebut dan berikan pada kambing sebanyak 100-200 ml dua kali sehari, hingga kondisi kambing membaik.
2. Kunyit
Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki efek antiinflamasi dan antibakteri. Senyawa ini membantu meredakan peradangan di saluran pencernaan kambing serta melawan infeksi yang dapat menyebabkan diare.
Cara penggunaan: parut atau haluskan beberapa ruas kunyit segar, kemudian rebus dengan air hingga mendidih. Setelah dingin, air rebusan kunyit ini bisa diberikan kepada kambing sebanyak 100 ml sekali sehari untuk membantu mempercepat penyembuhan.
3. Daun Pepaya
Daun pepaya juga bermanfaat sebagai obat alami karena mengandung enzim papain yang berfungsi memperbaiki kerja sistem pencernaan dan mempercepat pemulihan kambing yang mengalami mencret. Selain itu, daun pepaya memiliki sifat antimikroba yang membantu melawan infeksi.
Cara penggunaan: rebus beberapa lembar daun pepaya segar hingga mendidih, lalu dinginkan dan saring. Berikan air rebusan tersebut sekitar 100-150 ml per kambing sebanyak satu atau dua kali sehari, hingga diare membaik.
4. Air Kelapa Muda
Air kelapa muda dapat menjadi elektrolit alami yang berguna menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat mencret. Selain itu, kandungan antibakterinya juga membantu melawan infeksi yang menyebabkan diare.
Cara penggunaan: berikan air kelapa muda segar secara langsung kepada kambing sebanyak 200-300 ml satu atau dua kali sehari. Untuk hasil lebih optimal, air kelapa bisa dicampur sedikit garam agar membantu mempercepat pemulihan kondisi tubuh kambing.
5. Jahe
Jahe dikenal memiliki sifat anti-inflamasi dan antimikroba yang efektif mengatasi infeksi di saluran pencernaan dan membantu memulihkan kondisi usus kambing yang terganggu.
Cara penggunaan: tumbuk jahe segar yang sudah dicuci bersih, lalu rebus dengan air hingga mendidih. Setelah dingin, saring dan berikan air rebusan jahe tersebut kepada kambing sekali sehari untuk meredakan diare.
6. Bawang Putih
Bawang putih kaya akan senyawa allicin, yang efektif melawan bakteri jahat di dalam saluran pencernaan. Selain itu, bawang putih juga bisa membantu mempercepat pemulihan tubuh kambing yang lemas karena kehilangan cairan.
Cara penggunaan: ambil satu siung bawang putih, geprek atau hancurkan, lalu campurkan langsung ke dalam pakan kambing. Selain itu, bawang putih juga bisa diperas untuk diambil airnya, lalu diberikan langsung kepada kambing.
7. Daun Pepaya
Daun pepaya mengandung enzim papain, yang membantu memperbaiki kerja sistem pencernaan dan membantu proses detoksifikasi (pembuangan racun). Daun pepaya juga membantu menormalkan gerakan usus.
Cara penggunaan: cuci bersih beberapa lembar daun pepaya, kemudian rebus hingga air mendidih. Setelah dingin, saring air rebusan dan berikan sebagai minuman kepada kambing. Daun pepaya juga bisa dicincang halus dan dicampurkan ke dalam pakan kambing.
Kesimpulan
Mencret pada kambing adalah kondisi yang tidak boleh diabaikan karena dapat menyebabkan dehidrasi, penurunan berat badan, bahkan kematian jika tidak segera ditangani.
Untuk mengatasi masalah ini secara aman dan alami, terdapat beberapa bahan herbal yang terbukti efektif membantu menghentikan mencret pada kambing.
Beberapa obat alami yang bisa digunakan untuk memperbaiki sistem pencernaan, melawan infeksi penyebab mencret serta menggantikan cairan tubuh yang hilang pada kambing. Penggunaan bahan-bahan ini juga cukup mudah dan praktis karena banyak tersedia di lingkungan sekitar.
Laporan: Lilis Anggraeni/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









