Apa Itu Zinc Sulfate Monohydrate? Ini Fungsi, Dosis, dan Cara Konsumsinya
Eko Krisyanto | 22 Juni 2025, 10:54 WIB

AKURAT.CO Zinc sulfate monohydrate adalah salah satu bentuk suplemen mineral zinc yang digunakan secara medis untuk mengatasi kekurangan zinc dalam tubuh. Obat ini termasuk golongan suplemen mineral, dan dapat ditemukan dalam bentuk tablet, kapsul, maupun sirup.
Di pasaran, zinc sulfate umumnya tersedia sebagai obat bebas atau obat bebas terbatas, artinya dapat dibeli dengan atau tanpa resep dokter, tergantung sediaan dan kandungan dosisnya.
Fungsi Zinc Sulfate Monohydrate
Zinc bukan hanya penting untuk daya tahan tubuh. Suplemen zinc sulfate monohydrate, manfaatnya bisa dirasakan secara langsung, terutama dalam situasi berikut :
1. Meningkatkan Sistem Imun
Zinc merangsang produksi sel darah putih yang berperan dalam melawan infeksi. Tak heran jika suplemen ini sering dikonsumsi saat tubuh terasa lelah, rentan sakit, atau sedang dalam masa pemulihan.
2. Mendukung Kesehatan dan Regenerasi Kulit
Zinc juga mendukung perbaikan jaringan tubuh, khususnya pada kulit. Bagi mereka yang memiliki luka terbuka, jerawat meradang, ataubaru selesai operasi, zinc bisa membantu mempercepat proses penyembuhan.
3. Mengatasi Kekurangan Zinc
Zinc sulfate monohydrate digunakan untuk mencegah dan mengatasi kekurangan zinc. Gejalanya bisa berupa luka sulit sembuh, gangguan pertumbuhan pada anak, rambut rontok, hingga penurunan nafsu makan.
4. Terapi Pendamping untuk Diare Akut
Terakhir, zinc memiliki manfaat penting dalam mengatasi diare akut, khususnya pada anak-anak. WHO bahkan merekomendasikan pemberian zinc selama 10-14 hari untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko kekambuhan.
Dosis Umum Zinc Sulfate Monohydrate
1. Dosis zinc sulfate tidak sama untuk setiap orang.
- Anak-anak usia 1 sampai 3 tahun biasanya dianjurkan mengonsumsi 5 miligram per hari
- Anak usia 4 hingga 8 tahun membutuhkan sekitar 10 miligram,
- Sedangkan usia 9 tahun ke atas bisa mencapai 20 miligram tergantung kebutuhan.
- Untuk orang dewasa, dosis umumnya mencapai 50 miligram per hari.
2. Dalam kasus diare
- Bayi di bawah usia enam bulan biasanya diberikan 10 miligram per hari selama 10 hingga 14 hari.
- Anak usia di atas enam bulan diberikan 20 miligram per hari dalam jangka waktu yang sama
Catatan : Untuk penggunaan terapeutik seperti diare atau luka berat, dosis harus dikonsultasikan lebih dulu dengan dokter.
Cara Konsumsi yang Dianjurkan
Agar manfaat zinc sulfate monohydrate optimal, berikut beberapa tips konsumsi yang perlu diperhatikan:
- Waktu minum terbaik : 1-2 jam setelah makan. Jika lambung sensitif, boleh diminum setelah makan.
- Gunakan sendok takar untuk sediaan sirup agar dosis tepat.
- Telan utuh tablet atau kapsul dengan air putih, hindari mengunyah atau menghancurkan.
- Hindari konsumsi bersamaan dengan susu, sereal, atau suplemen kalsium dan zat besi, karena bisa menghambat penyerapan zinc.
- Minum di waktu yang sama setiap hari untuk efek yang konsisten.
Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Zinc sulfate monohydrate umumnya aman, namun beberapa orang bisa mengalami efek samping ringan seperti :
- Mual
- Sakit Perut
- Diare Ringan
- Rasa Logam di Lidah
Jika digunakan dalam jangka panjang tanpa pengawasan, risiko overdosis bisa muncul. Gejalanya berupa lemas, demam, gangguan pencernaan parah, bahkan menurunnya kadar tembaga dalam tubuh.
Zinc juga dapat berinteraksi dengan obat lain, seperti antibiotik (tetracycline, ciprofloxacin), serta suplemen kalsium dan zat besi.
Jadi, selalu konsultasikan dengan tenaga medis jika kamu sedang mengonsumsi obat lain bersamaan.
Merek Dagang Zinc Sulfate yang Tersedia di Pasaran
Dilansir dari Halodoc, zinc sulfate tersedia dalam berbagai merek dagang yang umum dijumpai di apotek dan toko kesehatan. Produk-produk ini umumnya digunakan sebagai terapi tambahan untuk diare, terutama pada anak-anak, sekaligus membantu mencukupi kebutuhan zinc harian, yang penting untuk kekebalan tubuh dan pertumbuhan.
Berikut beberapa produk yang bisa kamu pertimbangkan:
1. Zinkid 20 mg (10 Tablet)
Zinkid merupakan tablet kunyah yang diformulasikan untuk anak-anak, terutama usia di bawah 5 tahun. Obat ini membantu mengatasi diare dan mencegah kekurangan zinc akibat asupan makanan yang kurang seimbang.
Bentuk : Tablet kunyah
Kisaran harga : Rp8.000 - Rp12.000 per strip
Perlu resep dokter : Tidak (obat bebas terbatas)
2. Lecozinc Drops 15 ml
Obat tetes ini ditunjukan untuk anak dan bayi, khususnya sebagai terapi tambahan dalam penanganan diare akut. Sediaan cairnya memudahkan konsumsi untuk bayi di bawah 1 tahun.
Bentuk : Tetes oral (drop)
Kisaran harga : Rp20.000 - Rp35.000
Perlu resep dokter : Tidak, namun sebaiknya dengan anjuran medis
3. Binomic Syrup 60 ml
Binomic mengandung zinc sulfate monohydrate yang bekerja sebagai antidiare.
Cocok digunakan saat anak mengalami diare ringan hingga sedang, dan tersedia dalam rasa yang disukai anak-anak.
Bentuk : Sirup
Kisaran : Rp25.000 - Rp40.000
Perlu resep dokter : Tidak (bebas terbatas)
4. Zincpro Syrup 60 ml
Produk ini digunakan sebagai terapi tambahan untuk anak-anak yang sedang mengalami diare.
Zincpro membantu mempercepat pemulihan sistem pencernaan dan mencegah kekambuhan.
Bentuk : Sirup
Kisaran harga : Rp20.000 - Rp30.000
Perlu resep dokter : Tidak
5. Interzinc Syrup 60 ml
Selain membantu pemulihan diare, Interzinc juga mendukung proses penggantian cairan tubuh yang hilang akibat infeksi saluran pencernaan.
Bentuk : Sirup
Kisaran harga : Rp18.000 - Rp28.000
Perlu resep dokter : Tidak, namun penggunaanya disarankan dengan pengawasan
6. Daryazinc Syrup 60 ml
Diformulasikan untuk anak-anak, Daryazinc menjadi salah satu pilihan dalam terapi cairan dan zinc saat anak mengalami diare. Penggunaan zinc dalam bentuk sirup membantu mempercepat proses penyembuhan dan mencegah dehidrasi.
Bentuk : Sirup
Kisaran harga : Rp20.000 - Rp32.000
Perlu resep dokter : Tidak
Catatan Penting :
Meski banyak produk zinc sulfate bisa dibeli tanpa resep, penggunaannya, terutama untuk anak-anak dan bayi, tetapi sebaiknya dikonsultasikan ke dokter atau apoteker. Tujuannya agar dosis yang diberikan sesuai dengan usia, berat badan, dan kondisi medis anak.
Perlukah Suplemen Zinc? Ini Hal yang Perlu Kamu Ingat
Kalau kamu merasa butuh tambahan asupan zinc, baik untuk mendukung imun harian, pemulihan setelah sakit, atau sebagai pendamping terapi diare anak zinc sulfate bisa menjadi solusi praktis dan aman. Tapi ingat, untuk penggunaan jangka panjang atau jika sedang menjalani pengobatan tertentu, sebaiknya tetap konsultasikan ke dokter atau apoteker.
Jaga kesehatan dari hal kecil, termasuk dari sebutir suplemen zinc yang bekerja besar.
Laily Nuriansyah (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








