Akurat

5 Ramuan Tradisional Turunkan Darah Tinggi yang Ampuh dan Teruji

Annisa Fadhilah | 28 April 2025, 17:47 WIB
5 Ramuan Tradisional Turunkan Darah Tinggi yang Ampuh dan Teruji

AKURAT.CO Ramuan tradisional untuk menurunkan darah tinggi telah lama menjadi solusi alami yang dipercaya banyak orang, terutama karena minimnya efek samping dibanding obat kimia.

Kamu mungkin salah satu yang lebih nyaman memilih pengobatan herbal untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.

Baca Juga: Penyakit Autoimun, Cita Citata Enggan Minum Obat Kimia dan Pilih Herbal

Berdasarkan berbagai penelitian dari lembaga kesehatan dan universitas di Indonesia, penggunaan bahan-bahan alami seperti seledri, bawang putih, kumis kucing, daun salam, hingga meniran memang terbukti efektif membantu mengontrol hipertensi secara alami.

Disadur dari situs pafipcbanyuwangikota.org, inilah ramuan tradisional untuk menurunkan darah tinggi yang ampuh dan teruji.

1. Ramuan Tradisional untuk Menurunkan Darah Tinggi dari Seledri

Seledri bukan hanya sekadar penghias makanan, tetapi juga berperan besar dalam mengontrol tekanan darah tinggi.

Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada dalam salah satu penelitiannya mengungkapkan bahwa ekstrak seledri mengandung senyawa apigenin yang dapat membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah. Cara penggunaannya sangat sederhana. Kamu bisa merebus 100 gram seledri segar dalam 500 ml air hingga tersisa setengahnya, lalu diminum dua kali sehari secara rutin.

2. Khasiat Bawang Putih Sebagai Ramuan Tradisional untuk Menurunkan Darah Tinggi

Bawang putih dikenal luas di dunia kesehatan sebagai antihipertensi alami.

Studi dari Universitas Airlangga membuktikan bahwa konsumsi rutin bawang putih mampu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik berkat kandungan allicin di dalamnya. Allicin bekerja melenturkan pembuluh darah dan meningkatkan produksi oksida nitrat yang berfungsi menurunkan tekanan. Untuk pengaplikasiannya, cukup hancurkan dua siung bawang putih, diamkan 10 menit, kemudian konsumsi langsung atau campurkan ke dalam air hangat.

3. Daun Kumis Kucing, Ramuan Tradisional untuk Menurunkan Darah Tinggi yang Teruji

Penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara menunjukkan bahwa kumis kucing memiliki efek diuretik alami yang membantu mengurangi volume darah, sehingga tekanan darah turun.

Daun kumis kucing bisa direbus sebanyak 50 gram dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Air rebusan ini diminum sekali sehari. Rasa pahit sedikit kuat, namun khasiatnya terbukti memperbaiki kontrol tekanan darah jika dikonsumsi secara rutin selama dua minggu.

4. Penggunaan Daun Salam Sebagai Ramuan Tradisional untuk Menurunkan Darah Tinggi

Daun salam bukan hanya sebagai penambah aroma masakan, tetapi juga memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan jantung dan tekanan darah.

Penelitian dari Pusat Studi Biofarmaka Tropika IPB Bogor mencatat bahwa daun salam mengandung senyawa flavonoid dan tanin yang bekerja sebagai antihipertensi alami. Cara penggunaannya, rebus 10 lembar daun salam segar dalam dua gelas air hingga tersisa satu gelas, lalu konsumsi satu kali sehari setelah makan.

5. Meniran, Ramuan Tradisional untuk Menurunkan Darah Tinggi yang Kuat

Meniran, tanaman liar yang sering dianggap remeh, ternyata menyimpan kekuatan untuk mengontrol tekanan darah.

Berdasarkan riset dari Universitas Hasanuddin Makassar, meniran mengandung senyawa aktif seperti lignan dan flavonoid yang berfungsi menstabilkan tekanan darah. Untuk menggunakannya, kamu bisa merebus 30 gram meniran segar dalam 400 ml air hingga air tersisa setengahnya, kemudian diminum dua kali sehari secara teratur.

Memilih ramuan tradisional untuk menurunkan darah tinggi bukan hanya soal mengikuti tren herbal, tetapi juga karena didukung oleh hasil riset akademis dan ilmiah dari lembaga terpercaya.

Seledri, bawang putih, kumis kucing, daun salam, dan meniran terbukti mengandung senyawa bioaktif yang efektif membantu menurunkan tekanan darah tanpa efek samping berat.
Namun, perlu diingat bahwa setiap herbal memiliki reaksi berbeda pada setiap individu.

Maka dari itu, penggunaan ramuan tradisional tetap perlu dikombinasikan dengan gaya hidup sehat, seperti menjaga berat badan, berolahraga teratur, serta mengurangi konsumsi garam.

Baca Juga: 7 Manfaat Teh Bawang Putih, Cegah Gangguan Otak Hingga Kanker

Kamu juga disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum memulai pengobatan herbal, terutama jika sudah mengonsumsi obat hipertensi dari dokter.

Dengan pengelolaan yang tepat, tekanan darahmu bisa tetap stabil dan hidup jadi lebih berkualitas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.