Jaga Kesehatan Jantung di Momen Lebaran, Ini 6 Kebiasaan yang Harus Dilakukan

AKURAT.CO Lebaran identik dengan hidangan lezat yang menggugah selera, mulai dari opor ayam, rendang, ketupat, hingga aneka kue manis. Namun, di tengah euforia perayaan, jangan lupakan kesehatan jantung!
Dr. Rose Thachil, ahli jantung dari NYC Health Hospitals di Elmhurst, New York, mengingatkan, mengurangi konsumsi minuman manis dan makanan olahan bisa menjadi langkah awal untuk menjaga kesehatan jantung.
Namun, itu bukan satu-satunya cara. Ada enam kebiasaan lain yang bisa diterapkan, terutama setelah menikmati perayaan Lebaran yang sering kali penuh dengan makanan berlemak dan bersantan.
1. Pilih Pola Makan Sehat, Seperti Diet Mediterania atau DASH
Setelah lebaran, tubuh perlu "detoksifikasi" dari makanan tinggi gula dan lemak.
Salah satu caranya adalah menerapkan diet Mediterania yang berfokus pada konsumsi makanan utuh, seperti sayur, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, dan protein rendah lemak.
Alternatif lainnya adalah diet DASH, yang dirancang khusus untuk mengontrol tekanan darah dengan membatasi asupan natrium dan makanan olahan.
Baca Juga: Kim Soo Hyun Gugat Pihak yang Menyebarkan Tuduhan soal Kematian Kim Sae Ron
2. Batasi Makanan Olahan dan Manis
Kue-kue kering yang manis serta camilan asin memang menggoda selama Lebaran, tetapi terlalu banyak makanan olahan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Setelah Lebaran, coba batasi konsumsi daging olahan, makanan instan, dan camilan tinggi gula untuk membantu jantung tetap sehat.
3. Aktif Bergerak untuk Bakar Kalori
Setelah menikmati berbagai hidangan Lebaran, jangan lupa untuk tetap aktif! Olahraga ringan seperti jalan santai setelah makan, bersepeda, atau yoga bisa membantu menjaga kesehatan jantung.
Tak perlu langsung berlari maraton, cukup luangkan waktu untuk bergerak setiap hari.
4. Kelola Stres Agar Tak Berujung pada Makan Berlebihan
Lebaran memang menyenangkan, tetapi bisa juga menjadi momen yang penuh tekanan—mulai dari perjalanan mudik hingga berkumpul dengan keluarga besar.
Jangan biarkan stres membuat Anda melampiaskannya pada makanan yang tidak sehat. Lakukan aktivitas yang menyenangkan, seperti meditasi, membaca, atau sekadar berbincang santai dengan orang-orang terdekat.
5. Tidur Cukup dan Berkualitas
Sering begadang saat Lebaran karena terlalu asyik berbincang atau menonton acara spesial? Waspadai dampaknya! Kurang tidur bisa memicu tekanan darah tinggi dan meningkatkan risiko obesitas.
Usahakan tetap tidur minimal tujuh jam setiap malam agar tubuh tetap segar dan jantung bekerja dengan optimal.
6. Hindari Rokok dan Batasi Alkohol
Baca Juga: Cuaca Jakarta Besok, BMKG: Hujan Ringan Guyur Sebagian Wilayah
Jika selama Lebaran Anda menikmati berbagai suguhan, pastikan untuk tidak berlebihan dalam konsumsi alkohol dan jauhi rokok.
Merokok mempercepat penyempitan arteri yang bisa berujung pada serangan jantung, sementara alkohol dalam jumlah berlebih dapat meningkatkan tekanan darah.
American Heart Association merekomendasikan konsumsi alkohol dalam batas wajar—maksimal satu gelas sehari untuk wanita dan dua gelas untuk pria.
Momen Lebaran adalah waktu yang penuh kebahagiaan dan silaturahmi, tetapi jangan sampai kesehatan jantung terabaikan.
Mulai dari pola makan hingga gaya hidup yang lebih sehat, yuk jadikan pasca-Lebaran sebagai titik balik untuk menjaga kesehatan jantung!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










