Akurat

Cegah Penyakit Salpingitis Sejak Dini, IDI Cirebon Bagikan Informasi Pengobatan

Annisa Fadhilah | 15 Desember 2024, 15:10 WIB
Cegah Penyakit Salpingitis Sejak Dini, IDI Cirebon Bagikan Informasi Pengobatan

AKURAT.CO Berbicara tentang penyakit, salpingitis adalah peradangan pada tuba falopi yang
biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Jika tidak ditangani dengan benar,
kondisi ini termasuk dalam kategori penyakit radang panggul (PID), dan dapat
menyebabkan komplikasi serius seperti infertilitas dan kehamilan ektopik.

IDI Kota Cirebon dengan alamat website idicirebon.org adalah organisasi
sebagai wadah profesi bagi para dokter di Indonesia. Organisasi ini berperan
penting dalam pengembangan profesi dokter, peningkatan kualitas pelayanan
kesehatan, serta perlindungan hak-hak dokter di daerah tersebut.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Cirebon adalah dr. H. Muhammad
Edial Sanif, Sp.JP, FIHA, FAsCC, FICA. Dia telah menjabat sebagai ketua sejak
periode 2021-2024. Sebagai seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh
darah, dr. Edial Sanif berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat
dan mendukung program kesehatan lainnya di Indonesia. Dia juga aktif dalam
memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesehatan dan
kewaspadaan terhadap praktik medis yang tidak sah.

IDI mempelajari salah satu penyakit yang dapat menyerang sebagian
masyarakat Indonesia yaitu salpingitis. Apa saja faktor penyebab salpingitis
serta obat yang tepat untuk mengatasi penyakit ini pada penderitanya.
Apa saja faktor penyebab terjadinya penyakit salpingitis?

Baca Juga: Kenali Penyebab Gonore, IDI Banjar Bagikan Informasi Pengobatan yang Tepat


IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Kota Cirebon menjelaskan penyakit salpingitis
terjadi akibat beberapa faktor. Penyakit salpingitis adalah peradangan pada tuba
falopi yang sering disebabkan oleh infeksi bakteri. Berikut adalah faktor-faktor
penyebab terjadinya salpingitis meliputi:

1. Infeksi penyakit menular seksual

Adanya infeksi adalah faktor utama yang menyebabkan penyakit salpingitis.
Dua bakteri utama yang menyebabkan salpingitis adalah Chlamydia trachomatis
dan Neisseria gonorrhoeae. Hubungan seksual yang tidak aman seperti seks oral
adalah cara umum penularan infeksi ini.

2. Adanya infeksi bakteri

Ketika bakteri masuk ke dalam tubuh, berkembang biak, dan menyebabkan
peradangan, hal ini disebut sebagai infeksi bakteri. Infeksi bakteri menyerang
area intim, salah satunya adalah Mycoplasma genitalium, bakteri yang dapat
menyebabkan gatal dan kesulitan buang air kecil.

3. Kebiasaan hidup tidak sehat

Kebiasaan hidup tidak sehat bisa menjadi faktor lain terjadinya salpingitis.
Mengonsumsi minuman beralkohol dan kebiasaan merokok juga dapat
menurunkan mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi.

4. Berganti-ganti pasangan seksual

Faktor terakhir yang dapat menyebabkan penyakit ini adalah berganti-ganti
pasangan pada kegiatan seksual. Hal ini dapat menyebabkan peradangan serta
kurangnya menjaga kesehatan organ intim juga dapat menyebabkan berbagai
penyakit.

Baca Juga: Kenali Mastitis pada Ibu Menyusui, IDI Bandung Barat Beri Informasi Pengobatan

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk penyakit salpingitis?

IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Cirebon telah merangkum beberapa obat yang
dapat mengatasi penyakit ini. Untuk mengobati salpingitis, antibiotik biasanya
digunakan untuk menghapus infeksi utama. Beberapa obat yang disarankan
berdasarkan tingkat keparahan penyakit salpingitis meliputi:

1. Obat Ceftriaxone

Ceftriaxone adalah obat yang dapat dikonsumsi yang diresepkan oleh dokter dan digunakan untuk mengobati penyakit akibat infeksi bakteri seperti gonore, meningitis, otitis media, sifilis, dan penyakit Lyme. Dokter akan memberi 250 mg intramuscular (IM) dosis tunggal.

2. Obat Doxycycline

Infeksi saluran napas, infeksi saluran kemih, acne vulgaris, penyakit menular
seksual (chlamydia trachomatis), uretritis non gonococcal, chancroid, gonore
dan sifilis dapat diobati dengan doxycycline. Obat ini termasuk golongan
antibiotik. Dosisnya adalah 100 mg per oral dua kali sehari selama 14 hari.

Mengonsumsi obat dapat meredakan dan mengurangi gejala pada salpingitis
secara signifikan, apabila kesehatan tidak membaik, segera berkonsultasi
dengan dokter untuk mendapatkan penanganan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.