IDI Kota Bandar Lampung Beri Informasi Pengobatan Penderita Infeksi Ginjal

AKURAT.CO Salah satu gangguan kesehatan yang dapat terjadi dan berbahaya bagi kesehatan adalah infeksi ginjal.
Infeksi ginjal, yang secara medis dikenal sebagai pielonefritis, adalah infeksi yang mempengaruhi ginjal dan dapat menyebabkan kerusakan permanen jika tidak ditangani dengan baik. Infeksi ini biasanya terjadi ketika bakteri berpindah dari bagian lain tubuh, seperti kandung kemih, ke ginjal.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bandar Lampung dengan alamat website idibandarlampung.org merupakan cabang dari organisasi profesi kedokteran di Indonesia yang bertujuan untuk memfasilitasi dan mendukung para dokter di wilayah ini.
IDI Bandar Lampung berkomitmen untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan berkualitas di daerah yang memiliki tantangan kesehatan kompleks.
IDI Kota Bandar Lampung secara rutin mengadakan layanan medis keliling untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil, melibatkan dokter ahli dari berbagai bidang. Saat ini IDI Kota Bandar Lampung sedang melakukan penelitian terkait kondisi infeksi pada ginjal serta pengobatan yang tepat bagi penderitanya.
Baca Juga: Inilah 10 Cara Mengobati Infeksi Ginjal
Apa saja penyebab terjadinya infeksi pada ginjal?
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bandar Lampung menjelaskan bahwa infeksi yang terjadi pada ginjal, atau pielonefritis, umumnya disebabkan oleh bakteri yang masuk ke saluran kemih dan menyebar ke ginjal. Berikut adalah penyebab utama dan faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi ginjal meliputi:
1. Terinfeksi oleh bakteri
Penyebab paling umum dari infeksi ginjal adalah bakteri, terutama Escherichia coli (E. coli), yang biasanya berasal dari usus. Bakteri ini dapat masuk ke saluran kemih melalui uretra dan menyebar ke kandung kemih sebelum akhirnya mencapai ginjal.
2. Faktor jenis kelamin dan kehamilan
Infeksi pada ginjal lebih banyak dialami oleh wanita. Wanita lebih rentan terhadap infeksi ginjal karena memiliki uretra yang lebih pendek, memudahkan bakteri untuk mencapai saluran kemih. Selanjutnya saat proses kehamilan, terjadi perubahan dalam sistem kemih selama kehamilan dapat meningkatkan risiko infeksi.
3. Adanya faktor penyakit batu ginjal
Salah satu faktor yang cukup berbahaya bagi kesehatan yaitu penyakit batu ginjal. Batu ginjal atau pembesaran prostat dapat menyebabkan penyumbatan yang meningkatkan risiko infeksi.
4. Adanya faktor diabetes
Hal yang mungkin bisa menjadi pemicu pada infeksi ginjal adalah diabetes. Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi karena kondisi ini dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.
Baca Juga: Jual Ginjal untuk Kampanye, Bolehkah dalam Islam?
Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengobati infeksi ginjal?
Obat yang direkomendasikan untuk mengobati infeksi ginjal, atau pielonefritis, umumnya berupa antibiotik yang ditujukan untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Berikut adalah beberapa antibiotik yang sering diresepkan meliputi:
1. Obat Kotrimoksazol
Obat ini merupakan kombinasi trimethoprim dan sulfamethoxazole, yang efektif melawan bakteri gram positif dan negatif.
Kotrimoksazol sering direkomendasikan jika infeksi ginjal disebabkan oleh bakteri resisten terhadap antibiotik lain.
2. Obat Levofloxacin
Levofloxacin adalah salah satu obat antibiotik yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri seperti pneumonia, infeksi kulit dan jaringan lunak, bronkitis, infeksi saluran kemih, ulkus kornea, dan lain sebagainya.
Penggunaan obat harus sesuai dengan resep dokter, dan penting untuk menyelesaikan seluruh pengobatan meskipun gejala mungkin sudah membaik setelah beberapa hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









