Akurat

Unilever Indonesia Raih Sertifikasi Greenship Net Zero Ready dan Existing Building Platinum

Wahyu SK | 28 Oktober 2024, 20:06 WIB
Unilever Indonesia Raih Sertifikasi Greenship Net Zero Ready dan Existing Building Platinum

AKURAT.CO Unilever Indonesia terus mendorong agenda keberlanjutan yang berfokus pada empat hal, yaitu iklim, alam, plastik dan mata pencaharian.

Dalam upaya kolektif menjaga iklim, Unilever Indonesia baru saja mendapatkan dua sertifikat dari Green Building Council (GBC) yaitu Greenship Net Zero Ready dan Greenship Existing Building tingkat Platinum.

Green Building Council (GBC) merupakan anggota dari World Green Building Council dengan tujuan mendorong pembangunan berkelanjutan melalui berbagai program sertifikasi seperti Greenship.

Pencapaian ini merupakan apresiasi atas komitmen Unilever Indonesia dalam upaya mencapai emisi nol bersih.

Melalui penggunaan energi terbarukan hingga 8 persen dari kebutuhan energi listrik serta pengurangan konsumsi listrik hingga 32 persen dari nilai dasar di Grha Unilever.

Penyerahan plakat sertifikasi dilakukan Chairman GBC Indonesia, Iwan Prijanto, kepada Direktur Human Resources Unilever Indonesia, Willy Saelan, dalam seremoni di Grha Unilever, BSD City, Tangerang, yang digelar Kamis (24/10/2024).

"Pencapaian ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen kami dalam hal keberlanjutan. Kami akan terus mendukung target global Unilever mencapai Net Zero Emission pada 2039, melalui berbagai upaya. Dalam upaya kami untuk tetap menjadi yang terdepan dalam praktik keberlanjutan, kami konsisten mengambil langkah-langkah yang diperlukan, termasuk sertifikasi Net Zero Ready dari Green Building Council," jelas Willy Saelan selaku Direktur Human Resources Unilever Indonesia.

Baca Juga: Munas Perbasi Mulai Bergulir Hari Ini, Agendakan Pemilihan Ketua Umum dan Perubahan Logo

Unilever Indonesia pertama kali mendapatkan sertifikasi dari GBC Indonesia pada 2020, yaitu kategori Greenship New Building tingkat Platinum.

Grha Unilever, yang mulai dibangun tahun 2015 dan diresmikan Juni 2017, telah dirancang dengan fokus pada keberlanjutan dan efisiensi energi.

Menjadikannya salah satu contoh terdepan bangunan hijau di Indonesia.

Di tahun ini, Unilever Indonesia mendapatkan sertifikasi Greenship Existing Building tingkat Platinum dari GBC Indonesia yang merupakan penghargaan tertinggi bagi bangunan yang memenuhi standar keberlanjutan operasional.

Sertifikasi ini menilai bangunan berdasarkan efisiensi energi yang signifikan, pengelolaan air, kualitas lingkungan dalam ruangan dan manajemen material.

Grha Unilever menawarkan fitur berkelanjutan, seperti pengurangan konsumsi air hingga 32 persen, pengurangan konsumsi listrik hingga 32 persen, pengelolaan limbah yang komprehensif dan pengelolaan kualitas udara dalam ruangan yang optimal.

Menjadikannya tempat kerja yang nyaman dan ramah lingkungan.

"Proses sertifikasi Net Zero Ready mengevaluasi berbagai aspek, termasuk konsumsi energi, bahan bangunan dan integrasi energi terbarukan. Memastikan bahwa properti bersertifikat dapat mencapai status net zero dengan penyesuaian minimal di masa depan. Grha Unilever yang mendapatkan sertifikasi Net Zero Ready diharapkan menjadi inspirasi bagi dunia usaha, untuk bersama-sama mencapai target nasional dan global dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Sejalan dengan permintaan pasar untuk praktik bisnis yang lebih berkelanjutan," jelas Chairman Green Building Council Indonesia, Iwan Prijanto.

Dengan sertifikasi Net Zero Ready ini, Unilever Indonesia memperkuat komitmennya untuk mencapai keseimbangan antara keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis.

Baca Juga: WhatsApp Uji Fitur Berbagi Musik di Pembaruan Status, Mirip Instagram

Serta mendukung Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan lestari.

"Kami terus menerapakan bisnis berkelanjutan sejalan dengan empat fokus kami, yaitu iklim, alam, plastik dan mata pencaharian. Kami percaya bahwa langkah-langkah ini tidak hanya mendukung tujuan perusahaan menuju masa depan yang lebih hijau dan lestari, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat," tutup Willy Saelan, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (28/10/2024).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK