Akurat

70 Tahun Komitmen Sarihusada Berikan Nutrisi untuk Anak Bangsa

Mukodah | 14 Agustus 2024, 23:00 WIB
70 Tahun Komitmen Sarihusada Berikan Nutrisi untuk Anak Bangsa

AKURAT.CO Tahun ini Sarihusada Generasi Mahardika (SGM) merayakan 70 tahun perjalanannya memberikan nutrisi terbaik untuk anak-anak Indonesia.

Perjalanan diawali dengan berdirinya NV Saridele di tahun 1954, sebagai jawaban atas tantangan mengalami kelaparan dan permasalahan gizi yang dialami Indonesia pascakemerdekaan.

Berdirinya NV Saridele diinisiasi oleh pemerintah Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Seiring perkembangannya, NV Saridele berubah nama menjadi Sarihusada yang kini dikenal luas masyarakat melalui produk SGM yang terus berinovasi menghadirkan produk berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau.

Sejak 1954, Sarihusada terus menunjukkan komitmennya untuk menutrisi anak Indonesia lewat produk yang terus berinovasi dan pengembangan program yang mengedukasi.

Baca Juga: VIRAL Dokter Muda Diduga Bunuh Diri Akibat Menjadi Korban Perundungan di PPDS Undip, Nekat Suntikan Obat Bius ke Tubuh

Dr. Sri Margana, Dosen Ilmu Sejarah Universitas Gadjah Mada, menjelaskan bagaimana keadaan Indonesia pascakemerdekaan dan bagaimana pemerintah mengambil langkah mengatasi masalah gizi.

"Kondisi masyarakat Indonesia di awal kemerdekaan cukup memprihatinkan, kemiskinan dan kelaparan masih banyak ditemukan di Jawa. Tidak jarang masyarakat makannya bongkol pisang, juga ketela pohon, apa saja yang bisa dimakan di masa itu. Hingga akhirnya di tahun 1950 didirikan Lembaga Makanan Rakyat untuk membantu masyarakat mengakses makanan yang sehat," ujarnya.

Pemerintah Indonesia terus berusaha meningkatkan sumber daya manusia di bidang kesehatan, mulai dari mendirikan fakultas kedokteran hingga mendapat bantuan tenaga ahli.

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan tenaga ahli di bidang kesehatan, pemerintah mulai menggagas pendirian pabrik susu pertama untuk atasi masalah nutrisi di masyarakat, terutama anak Indonesia.

"Di tahun 1955, Hamengkubuwono IX menyediakan lahan untuk keberadaan pabrik NV Saridele. Pertimbangannya adalah saat itu Yogyakarta memiliki pasokan dan kualitas kedelai yang cukup. Setelah beberapa tahun berjalan, Hamengkubuwono IX juga melihat bahwa prospek pabrik ini cukup baik, jadi tidak hanya lahan untuk pabrik, disediakan juga lahan untuk penanaman dan pembibitan kedelai. Berdirinya pabrik NV Saridele atau saat ini Sarihusada dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, petani kedelai mendapat pendapatan yang stabil sehingga berdampak positif pada ekonomi. Produktivitas pabrik juga sangat baik, sampai menghasilkan 300 ton susu, 100 ton di antaranya dijual langsung ke masyarakat selama tahun 1957. Harapannya, sejak dirintis di tahun 1954, semoga SGM dapat terus eksis dan memberikan kualitas yang terbaik dengan harga yang terjangkau," jelas Gusti Kanjeng Ratu Hayu, putri keempat Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Baca Juga: Nasdem Bergabung dengan KIM, Surya Paloh: Itu Sudah Jelas

Dalam mendukung akses nutrisi terbaik, Sarihusada berkomitmen untuk terus melakukan riset dan inovasi dengan tim peneliti terbaik didukung dengan fasilitas research center di Yogyakarta, untuk menghadirkan produk bergizi yang dibuat khusus untuk menjawab tantangan kebutuhan gizi, termasuk kekurangan zat besi seperti SGM Eksplor, sebagai satu-satunya susu formula dengan IronC.

Kombinasi unik zat besi dan vitamin C untuk dukung penyerapan nutrisi dua kali lipat.

Selain pengembangan produk, Sarihusada dalam perjalanannya juga menghadirkan berbagai inisiatif dan program yang berfokus pada edukasi dan kesejahteraan masyarakat.

"Sarihusada memiliki jutaan alasan untuk orang tua dapat memilih produknya sebagai salah satu nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang anak. Sebagai merek yang telah hadir dan menemani anak Indonesia dari generasi ke generasi, Sarihusada berkomitmen untuk terus menghadirkan produk nutrisi berkualitas tinggi dengan harga terjangkau bagi masyarakat dan membawa dampak positif bagi kemajuan bangsa. Selain memberikan akses terhadap produk nutrisi, kami juga berkomitmen untuk turut mendukung langkah anak untuk menjadi generasi maju. Salah satu aspek penting ialah aspek pendidikan untuk menjadikan seorang anak tumbuh menjadi sosok yang berkualitas, kompeten dan berdaya saing tinggi," papar Arif Mujahidin selaku Corporate Communications Director Danone Indonesia, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (14/8/2024).

Dia mengatakan, untuk menjawab kondisi tersebut, Saruhusada meluncurkan program Bantuan Dana Pendidikan Tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk Anak Generasi Maju Indonesia.

Baca Juga: Elon Musk Klaim Serangan DDoS Mengganggu Wawancara dengan Donald Trump

Program ini berupa bantuan dana pendidikan senilai Rp2 miliar untuk 70 anak di SD di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka 70 tahun Sarihusada.

"Kami juga mendukung pencegahan anemia dengan menghadirkan inovasi anemia screener untuk mengetahui risiko anemia pada anak yang dapat diakses melalui https://hellosehat.com/spotlight/cegah-anemia-pada-anak/ secara gratis," kata Arif.

Di sisi lain, Sarihusada juga mendukung dan menemani orang tua untuk pemenuhan nutrisi dan perkembangan stimulasi si kecil.

Ibu rumah tangga, Hildah Alfiani, memaparkan bagaimana perjalanannya memilih SGM sebagai susu pertumbuhan yang mendukung tumbuh kembang anaknya.

"Sebagai ibu, aku mau anakku sehat, pintar dan berprestasi, dengan memastikan nutrisinya lengkap. Ini penting agar tumbuh kembangnya maksimal dan terus maju. Awalnya, tahu SGM dari kakak yang merekomendasikan SGM, setelah cari tahu, ternyata nutrisinya lengkap dan anakku cocok dan suka. Karena sudah ada dari generasi ke generasi dan aku percaya bahwa SGM memang sudah teruji kualitasnya," jelasnya.

Baca Juga: Main Bola Bareng Anak-anak, Prabowo Jajal Fasilitas Lapangan di Kawasan Rumah Apung Muara Angke

Ke depan, Sarihusada akan terus melanjutkan misi dan komitmennya dalam memberikan akses dan menutrisi anak bangsa dari generasi ke generasi.

Komitmen ini ditunjukkan melalui aksi nyata lewat inovasi dan pengembangan produk juga program dan inisiatif yang berdampak dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK