Akurat

Pakai Cara-cara Ini Bisa Minimalkan Risiko Stroke pada Wanita

Ratu Tiara | 8 Agustus 2024, 20:31 WIB
Pakai Cara-cara Ini Bisa Minimalkan Risiko Stroke pada Wanita

AKURAT.CO Seorang dokter asal Florida, Amerika Serikat, spesialis stroke membagikan cara yang dapat dilakukan wanita untuk menurunkan risiko terkena stroke, penyakit serangan otak merupakan penyebab kematian kelima bagi wanita Amerika.

Baca Juga: Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Terhindar Heat Stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak tersumbat atau ketika pembuluh darah pecah dan darah bocor ke otak. Para ahli mengatakan bahwa satu dari lima wanita Amerika berusia 55 hingga 75 tahun akan menderita stroke.

Dokter Parag Shah, yang berpraktik di Brooks Rehabilitation di Jacksonville, Florida, merekomendasikan wanita untuk menjalani diet Mediterania, menghindari polusi udara, berlatih tai chi atau yoga, mengetahui tanda-tanda stroke, dan memahami faktor biologis tertentu yang dapat membuat mereka lebih rentan terhadap stroke.

Diet Mediterania merupakan pola makan berbasis tumbuhan yang menekankan pada buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan lemak sehat sambil membatasi daging merah dan gula.

Sebuah studi di Inggris tahun 2018 menemukan bahwa wanita yang berkomitmen pada diet Mediterania bisa menurunkan risiko stroke sebesar 22% dibandingkan dengan wanita yang tidak melakukan diet tersebut.

Baca Juga: Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Terhindar Heat Stroke

Pria yang mengonsumsi makanan ala Mediterania hanya mengalami penurunan risiko sebesar 6%, kata para peneliti. Shah juga merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan kaya kalium guna menjaga tekanan darah tetap terkendali. Buah kering, kacang-kacangan, kentang, bayam, brokoli, alpukat, dan pisang termasuk makanan yang tinggi kalium.

"Asupan kalium yang cukup dikaitkan dengan penurunan risiko stroke," kata Shah kepada The Post. "Oleh karena itu, memasukkan makanan yang mengandung kalium dalam menu Anda dapat berdampak positif pada kesehatan jantung, kinerja otot, dan upaya pencegahan penyakit secara keseluruhan." 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.