Menderita Kelelahan? Ini Makanan yang Harus dan Tidak Boleh Dikonsumsi

AKURAT.CO Merasa lelah dan tidak produktif? Anda mungkin mengalami kelelahan. Di beberapa negara, lebih dari sepertiga penduduk mengalami kondisi ini, dengan satu dari lima orang harus mengambil cuti kerja akibat tekanan kerja yang berdampak pada kesehatan mental.
Kelelahan tidak hanya buruk bagi pikiran Anda tetapi juga berdampak pada tubuh. Ahli gizi Ola Molade menjelaskan bahwa stres berkepanjangan memicu 'respons melawan atau lari' yang melepaskan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin, berdampak pada tubuh dan menyebabkan kelelahan.
Stres berhubungan erat dengan kesehatan usus melalui poros usus-otak, yang berarti apa yang Anda makan dapat mempengaruhi tingkat stres Anda. Berikut adalah beberapa makanan yang dapat membantu mengatasi kelelahan:
1. Adaptogen
Adaptogen seperti ginseng dan ashwagandha semakin populer karena dapat membantu mengelola stres kronis. Ahli diet Jo Travers mengatakan, adaptogen sejati menstimulasi efek perlindungan diri pada sel sehingga mengurangi stres dan kelelahan.
2. Vitamin C
Vitamin C penting untuk sistem pertahanan tubuh dan membantu pemulihan dari kelelahan. Vitamin ini memainkan peran penting dalam pelepasan energi dalam tubuh.
Dikutip dari Metro.co.uk, Minggu (21/17/2024), konsumsi lima porsi buah dan sayuran sehari, seperti jeruk dan brokoli, dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian Anda.
3. Omega 3
Omega-3, yang ditemukan dalam ikan berminyak seperti salmon dan mackerel, memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat. Omega-3 dapat membantu mengatur hormon stres dan meningkatkan suasana hati.
4. Magnesium
Magnesium penting untuk fungsi saraf dan otot, serta metabolisme. Makanan kaya magnesium seperti kacang mete, almond dan bayam dapat membantu mengurangi gejala stres.
5. Vitamin B
Vitamin B sangat penting untuk metabolisme energi dan fungsi otak. Mengonsumsi makanan seperti biji-bijian, sayuran hijau, daging dan ikan dapat memastikan asupan vitamin B yang cukup.
Makanan yang Harus Dihindari
Hindari makanan seperti gula, alkohol dan kafein yang dapat memperburuk gejala kelelahan. Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang adalah kunci pemulihan dari kelelahan.
Mengatasi kelelahan membutuhkan pendekatan holistik, termasuk tidur yang cukup, olahraga dan menjaga kesehatan mental. Makanan sehat adalah bagian penting dari perawatan diri, namun penting juga untuk mengelola stres dan lingkungan kerja Anda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 6Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel






