Akurat

Apakah Karbohidrat Bikin Gemuk atau Malah Sehat? Ini Kata Ahli Diet

Yusuf Tirtayasa | 23 Januari 2024, 21:57 WIB
Apakah Karbohidrat Bikin Gemuk atau Malah Sehat? Ini Kata Ahli Diet

AKURAT.CO - Banyak yang percaya bahwa menghindari karbohidrat adalah kunci untuk penurunan berat badan, tetapi ahli diet menegaskan bahwa hal itu mungkin lebih merugikan daripada menguntungkan.

Dikutip eatingwell.com, Selasa (23/01/2024), Lauren Harris-Pincus, ahli diet, mengklarifikasi bahwa karbohidrat bukanlah musuh utama bagi berat badan. Kesalahpahaman muncul karena konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan rendah nutrisi.

Karbohidrat dapat ditemukan dalam biji-bijian, kacang-kacangan dan sayuran yang memberikan nutrisi esensial. Di sisi lain, karbohidrat sederhana dalam makanan olahan seringkali hanya memberikan kalori kosong.

Menurut Harris-Pincus, peningkatan berat badan tidak hanya terkait dengan jumlah kalori, tetapi juga jenis makanan yang dikonsumsi. Makanan dengan protein, serat dan lemak sehat dapat membantu mengontrol nafsu makan, sementara makanan ultra-olahan dapat menyebabkan konsumsi kalori berlebihan.

Tinjauan penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam penurunan berat badan antara diet rendah karbohidrat dan karbohidrat seimbang. Penting untuk memilih karbohidrat berkualitas untuk mencapai tujuan berat badan yang sehat.

Karbohidrat adalah sumber energi utama dan memberikan keuntungan seperti kontrol glukosa dan insulin, serat, serta energi untuk aktivitas sehari-hari. Harris-Pincus menyarankan agar fokus ditempatkan pada penambahan karbohidrat kaya serat ke dalam pola makan, seperti buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan.

Karbohidrat tidak hanya faktor tunggal penambahan berat badan dan jenis karbohidrat serta asupan kalori keseluruhan memainkan peran. Mengonsumsi karbohidrat berkualitas dapat mendukung penurunan berat badan dan menghindari makanan ultra-olahan disarankan.

Dengan menjaga keseimbangan nutrisi dan memilih karbohidrat yang tepat, individu dapat mencapai tujuan berat badan mereka tanpa harus sepenuhnya menghilangkan karbohidrat dari pola makan mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.