Simak Tips Bagaimana Mengatasi Kecemasan di Tempat Kerja

AKURAT.CO “Pada tahun-tahun puncak kerja kita, di mana garis-garis kode menyatu dalam kehidupan sehari-hari, rasa cemas sering menjadi teman bagi para profesional di berbagai bidang, mulai dari profesional TI dan bankir hingga jurnalis dan dokter. Menyesuaikan diri dengan target, tenggat waktu, politik kantor, dan kehidupan pribadi dapat menjadi hal yang tidak bisa dihindari. menjadi tantangan untuk menyeimbangkan," kata Dr. Pritisha Saxena, Konsultan Psikiater, Klinik Vijaya, Pusat Kesehatan Kulit & Mental, Nagpur.
Dalam artikel ini, Dr. Pritisha Saxena menulis tentang teknik praktis untuk memecahkan kode kecemasan di tempat kerja dan memberdayakan diri kita sendiri untuk menavigasi lanskap profesional dengan mudah.
Cabut dan sambungkan kembali
Dering notifikasi yang terus-menerus dari Instagram dan LinkedIn dapat menambah stres. Ambil petunjuk dari praktik kuno dan sertakan momen detoks digital ke dalam rutinitas Anda.
Putuskan sambungan dari email dan notifikasi saat istirahat, agar pikiran Anda terisi kembali. Tindakan kecil ini bisa menumbuhkan rasa damai di tengah hiruk pikuk.
Istirahat minum teh, bukan istirahat chai sutta
Di tempat kerja di India, "chai break" sering kali melibatkan teh manis dengan kapulaga sambil berdiri di jalan atau di sudut.
Tingkatkan waktu istirahat ini dengan mengubahnya menjadi ritual minum teh yang penuh perhatian. Cobalah luangkan satu menit untuk fokus pada aroma, kehangatan, dan rasa.
Tindakan perhatian sederhana ini dapat menjadi tombol reset pikiran Anda, memberikan kejernihan dan fokus.
Rangkullah kekuatan "Tidak"
Kita terprogram untuk mengatakan YA pada setiap tugas, terutama jika kita merasa gugup, khawatir, atau kurang percaya diri.
Mempelajari seni mengatakan "tidak" bila diperlukan adalah keterampilan paling penting yang harus diperoleh.
Menetapkan batasan bukanlah hal yang kasar tetapi merupakan pernyataan kepedulian terhadap diri sendiri, memberi tahu orang lain apa yang diharapkan dari Anda.
Prioritaskan tugas Anda dan tolak dengan sopan tanggung jawab tambahan saat Anda merasa kewalahan.
Firewall batasan Anda
Selama liburan ketika disibukkan dengan pekerjaan kantor atau menghadiri panggilan Zoom, siapkan "firewall" mental antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Sama seperti firewall yang melindungi komputer dari ancaman eksternal, menetapkan batasan yang jelas membantu mencegah stres terkait pekerjaan menyusup ke ruang pribadi Anda.
Komunikasikan batasan-batasan ini kepada rekan kerja, pastikan waktu pribadi tidak terganggu untuk bersantai dan memulihkan tenaga.
Retas kode stres
Stres sering kali muncul karena perasaan terbebani oleh tantangan yang kompleks. Hancurkan kode stres dengan menerapkan pendekatan sistematis.
Prioritaskan tugas, bagi menjadi segmen-segmen yang dapat dikelola, dan taklukkan tugas itu selangkah demi selangkah.
"Peretasan" ini mengubah stres menjadi serangkaian tujuan yang dapat dicapai, meningkatkan rasa kendali.
Rayakan kemenangan kecil
Merayakan dengan kue karena berhasil mencapai target atau berhasil menghadapi klien yang sulit dapat mendatangkan kegembiraan.
Memiliki rasa berprestasi sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan sehat.
Tetaplah bersyukur
Biarkan strategi ini menjadi kompas Anda, membimbing Anda melewati pasang surut dinamika tempat kerja.
Ambil momen detoksifikasi digital, nikmati rehat minum teh, dan nikmati kekuatan "tidak".
Di akhir setiap hari kerja, nikmati pancaran rasa syukur, akui pencapaian, besar dan kecil, yang secara kolektif membentuk narasi profesional Anda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









