Akurat

Tips Berkendara Anti-dehidrasi Di Jakarta

Rahmat Ghafur | 12 Oktober 2023, 17:23 WIB
Tips Berkendara Anti-dehidrasi Di Jakarta

AKURAT.CO Jakarta adalah salah satu kota yang dikenal dengan lalu lintasnya yang padat dan cuaca yang panas sepanjang tahun.

Berkendara di tengah lalu lintas yang macet dan teriknya matahari bisa menjadi pengalaman yang melelahkan dan berisiko terkena dehidrasi.

Dehidrasi dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti pusing, lemas, bahkan pingsan.

Untuk itu, penting bagi para pengemudi di Jakarta untuk menjaga kesehatan dan menghindari dehidrasi selama berkendara.

Oleh karena itu, penting bagi pengendara untuk mengetahui tips yang tepat agar terhindar dari Dehidrasi dan dapat menikmati perjalanan dengan nyaman saat cuaca sedang panas.

Berikut ini beberapa tips untuk berkendara anti dehidrasi di Jakarta, sebagai berikut:

  1. Membawa Cukup Air Minum

Air minum adalah kunci utama untuk mencegah dehidrasi saat berkendara di cuaca panas. Jakarta memiliki cuaca tropis dengan suhu yang tinggi dan tentunya seseorang akan cepat kehilangan cairan saat berkendara di bawah sinar matahari.

Pastikan untuk selalu membawa cukup air minum di dalam kendaraan. Botol air minum yang mudah dijangkau dapat membantu untuk tetap terhidrasi sepanjang perjalanan.

Disarankan untuk selalu membawa lebih banyak air dari pada yang diperkirakan perlu, terutama jika mengalami kemacetan yang tidak terduga.

  1. Hindari Minuman Beralkohol dan Kafein

Minuman beralkohol dan kafein dapat meningkatkan risiko dehidrasi karena keduanya bersifat diuretik, yang berarti mereka meningkatkan produksi urin.

Jika memiliki rencana untuk berkendara, sebaiknya hindari minuman seperti bir, kopi dan minuman berenergi sebelum atau selama perjalanan.

Sebaiknya, pilih air atau minuman elektrolit yang dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

  1. Kenali Gejala Dehidrasi

Penting untuk mengenali gejala dehidrasi agar dapat mengatasinya segera jika diperlukan. Gejala dehidrasi dapat mencakup mulut kering, bibir pecah-pecah, kulit kering, mata kering, rasa haus yang berlebihan, pusing, kelelahan dan penurunan konsentrasi.

Jika mengalami gejala ini segera hentikan kendaraan di tempat yang aman dan minum air minum. Jangan abaikan gejala dehidrasi, karena dapat berdampak serius pada kesehatan.

  1. Kenakan Pakaian yang Tepat

Pakaian yang dikenakan juga dapat memengaruhi tingkat kenyamanan selama berkendara di cuaca panas.

Pilih pakaian yang longgar, ringan, dan berwarna terang untuk mengurangi panas yang diserap oleh tubuh.

Hindari pakaian berbahan sintetis yang dapat membuat keringat lebih banyak. Menggunakan topi atau penutup kepala juga bisa membantu melindungi diri dari paparan langsung sinar matahari.

Berkendara di tengah lalu lintas Jakarta yang padat dan cuaca yang panas memang bisa menjadi tantangan tersendiri.

Namun, dengan mengikuti tips di atas, tentunya dapat meminimalkan risiko dehidrasi dan menjaga kesehatan selama perjalanan.

Jangan lupakan bahwa keamanan dan kesehatan selalu menjadi prioritas utama saat berkendara, terutama di kondisi cuaca yang ekstrem.

Dengan menjaga kesehatan,berkendara akan lebih nyaman dan aman di jalanan Jakarta yang padat dan panas. (Dani Zahra Anjaswari)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
W
Editor
Wahyu SK