Akurat Logo

Apa Itu Diet Karnivora? Ini Penjelasannya

Eko Krisyanto | 21 September 2023, 14:57 WIB
Apa Itu Diet Karnivora? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Program diet biasanya menganjurkan seseorang untuk tidak mengonsumsi makanan daging yang berlebihan.

Sehingga, disarankan untuk memakan makanan sehat saja seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

Tetapi, cara seperti itu tidak berlaku lagi bagi seorang diet karnivora. 

Baca Juga: Hidup Sehat Dengan Diet Plant Based

Apa sih sebenarnya diet karnivora itu? Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Diet Karnivora

Diet karnivora adalah diet yang hanya mencakup daging, ikan dan makanan hewani lainnya seperti terus dan susu tertentu.

Buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan tidak termasuk dalam diet ini.

Seseorang yang melakukan metode diet karnivora disarankan untuk membatasi asupan susu pada makanan yang rendah laktosa, seperti mentega dan keju keras.

Diet karnivora disebut sebagai diet nol karbohidrat karena bertujuan untuk menghilangkan asupan karbohidrat.

Sebagian orang yang telah menjalani diet ini mengatakan adanya perbaikan dari kondisi diabetes, kecemasan, radang sendi, obesitas dan sebagainya.

Cara Diet Karnivora

Caranya mudah hanya menghilangkan makanan yang mengandung nabati. Kemudian, digantikan dengan mengonsumsi daging, ikan, telur dan susu yang rendah laktosa.

Jenis-jenis makanan yang diperbolehkan dalam diet karnivora, meliputi daging sapi, ayam, babi, domba,  salmon, sarden, ikan putih, mentega, lemak babi, sumsum tulang dan keju keras.

Diet karnivora tidak disarankan untuk mengonsumsi minuman yang mengandung dari tumbuhan, seperti teh, kopi dan sebagainya.

Dalam diet ini kamu tidak perlu khawatir dengan asupan kalori yang harus dimakan per hari.

Baca Juga: Wajib Tahu! Diet DASH Efektif Turunkan Hipertensi

Manfaat Diet Karnivora

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa diet tinggi protein dan rendah karbohidrat bisa meningkatkan penurunan berat badan.

Hal itu karena protein bisa meningkatkan laju metabolisme tubuh, sehingga bisa membakar lebih banyak kalori.

Sebuah studi mengatakan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan tinggi protein bisa kehilangan lebih banyak berat badan dan massa lemak. Daripada mereka yang hanya mengonsumsi 0,6-0,8 gram protein per harinya.

Jadi bisa disimpulkan bahwa meningkatkan asupan protein dan mengurangi karbohidrat bisa menurunkan berat badan.

Kekurangan Diet Karnivora

Diet karnivora tidak hanya memberikan manfaat yang baik saja, tetapi ada juga beberapa kekurangannya, sebagai berikut:

  1. Tinggi lemak, kolestrol dan natrium

Diet karnivora terdiri dari makanan hewani maka cenderung meningkatkan lemak dan kolestrol pada tubuh. Hal ini berisiko mengalami penyakit jantung.

Selain itu, kandungan beberapa daging memiliki natrium yang tinggi. Apabila dikonsumsi secara berlebihan bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit ginjal dan penyakit lainnya. 

  1. Kekurangan nutrisi dari tumbuh-tumbuhan

Metode diet ini menghilangkan makanan bergizi tinggi, seperti buah-buahan, sayuran dan kandungan vitamin mineral lainnya.

  1. Tidak memberikan serat

Serat adalah karbohidrat yang tidak bisa dicerna dan bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan usus. Nutrisi tersebut hanya ada dalam makanan nabati.

Sehingga, diet karnivora seringkali menyebabkan sembelit pada beberapa orang.

Begitulah penjelasan mengenai diet karnivora yang wajib kamu ketahui. Semoga bermanfaat. (Tasya Nurhaliza Putri)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK