Mengenal Blue Zone, Penduduknya Sehat Dan Panjang Umur

AKURAT.CO Blue zone atau zona biru adalah istilah bagi wilayah atau daerah di dunia yang memiliki rata-rata tingkat kehidupan dengan usia panjang.
Menurut studi, rata-rata umur orang yang tinggal di blue zone mencapai 90 sampai 100 tahun.
Wilayah yang termasuk dalam blue zone di antaranya ada Ikaria di Yunani, Nicoya di Costa Rica, Loma Linda di California, Okinawa di Jepang dan Sardinia di Italia.
Penduduk blue zone cenderung hidup dalam waktu yang lama dan juga kondisi yang sehat. Bahkan penduduk zona biru ini juga termasuk dalam kelompok orang tua terbanyak yang tidak mengidap penyakit serius.
Meski demikian, ternyata penduduk blue zone ini menjaga kesehatan tanpa diet ketat, rutinitas olahraga, makanan super yang mahal, suplemen ataupun pil. Singkatnya, penduduk blue zone tidak "gila kesehatan".
Penulis sekaligus penjelajah National Geographic, Dan Buettner, mengatakan, penduduk blue zone hidup sehat, tanpa mereka sendiri sadari. Bahkan bagi orang awam ketika melihat penduduk blue zone mungkin akan mengira penduduk ini malas karena kerap tidur siang dan melewatkan olahraga berat.
Mengenai aktivitas sehari-hari warga Blue Zone, Dan Buettner, mengemasnya menjadi film dokumenter berjudul "Live to 100: Secrets of The Blue Zones" yang tayang pada 30 Agustus 2023 di Netflix.
Berikut beberapa contoh kebiasaan sederhana penduduk di blue zone:
1. Sering berjalan kaki
Meski tak melakukan kegiatan olahraga berat, namun penduduk blue zone lebih sering berjalan kaki ketika melakukan mobilisasi. Orang-orang di Sardinia, Italia, dapat menjadi contoh penerapan kebiasaan jalan kaki ini. Dengan kondisi geografis kota yang dibangun di lereng bukit mereka tetap memilih jalan kaki untuk mobilisasi sehari-hari.
Jalan kaki yang dilakukan dengan teratur akan memberi manfaat terhadap kesehatan sendi mulai dari lutut hingga panggul. Selain itu, jalan kaki juga bermanfaat bagi kesehatan jantung, paru-paru, membakar lemak, meningkatkan metabolisme tubuh, mengurangi stres, menurunkan kolesterol dan tekanan darah, juga membantu mencegah diabetes.
2. Duduk di lantai
Kegiatan duduk di lantai sangat bermanfaat bagi kesehatan, diantaranya dapat membantu memperbaiki postur dan kelenturan tubuh sekaligus memperkuat otot inti sehingga dapat mengurangi rasa sakit di leher, bahu dan tulang belakang.
Selain itu, berbaring di lantai juga dapat membantu memperbaiki postur tubuh , meningkatkan kelenturan pinggul, punggung bawah dan persendian. Meskipun bukti ilmiah masih terbatas mengenai manfaat duduk di lantai, namun ada penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara umur panjang dan duduk di lantai. Penduduk Jepang, tepatnya di Kota Okinawa, merupakan contoh dari penduduk zona biru yang menerapkan kebiasaan ini.
3. Kegiatan bersih-bersih rumah
Kegiatan membersihkan rumah bermanfaat bagi tubuh karena ketika melakukan kegiatan tersebut, secara tidak sadar anggota tubuh kita sedang melakukan banyak gerakan yang dapat menyehatkan tubuh.
Selain itu, bersih-bersih rumah juga dapat membantu mengurangi stres dan menjaga kebersihan rumah sehingga terhindar dari berbagai jenis kuman yang dapat menimbulkan beragam penyakit. (Adinda Shafa Afriasti)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









