Akurat

7 Manfaat Berhenti Konsumsi Minuman Manis, Bisa Kurangi Jerawat

| 6 September 2023, 19:55 WIB
7 Manfaat Berhenti Konsumsi Minuman Manis, Bisa Kurangi Jerawat

AKURAT.CO Minuman manis sangat diminati oleh banyak orang. Varian rasa dan berbagai topingnya membuat banyak orang tidak pernah merasa bosan untuk mengonsumsi minuman manis. Hal tersebut membuat banyak orang merasa kesulitan untuk berhenti mengonsumsi minuman manis.

Padahal, mengonsumsi minuman manis secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai penyakit, sehingga memilih untuk meminimalisir mengonsumsi minuman manis atau bahkan berhenti mengonsumsinya merupakan langkah tepat meningkatkan kesehatan tubuh.

Untuk itu, simak manfaat berhenti mengonsumsi minuman manis berikut ini. Dikutip dari beberapa sumber pada Rabu (6/9/2023), inilah manfaat berhenti mengonsumsi minuman manis bagi kesehatan tubuh. 

7 Manfaat Berhenti Mengonsumsi Minuman Manis

1. Mengurangi peradangan dalam tubuh

Manfaat berhenti mengonsumsi minuman manis salah satunya dapat mengurangi peradangan dalam tubuh. Mengurangi pengonsumsian gula dapat mengurangi peradangan kronis yang bisa menimbulkan berbagai macam penyakit, termasuk diabetes, kardiovaskular, alzheimer dan penyakit lainnya. 

2. Kesehatan usus yang lebih banyak

Selanjutnya, meningkatnya kesehatan usus juga akan menjadi salah satu manfaat ketika seseorang berhenti mengonsumsi minuman manis. Pasalnya, minuman manis memiliki tekstur yang lebih berat untuk diolah dalam usus.

Mengurangi pengonsumsian gula atau pemanis dalam sebulan bisa bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. 

3. Kesehatan gigi yang lebih baik

Kemudian, manfaat berhenti mengonsumsi minuman manis adalah dapat meningkatkan kesehatan gigi yang lebih baik. Pasalnya, kesehatan gigi dapat menurun akibat seringnya pemanis atau gula masuk ke dalam tubuh.

Gula dan pemanis yang masuk ke dalam tubuh anak-anak sampai remaja secara terus menerus dapat berisiko 2 kali lipat kerusakan gigi dibandingkan minum soda. 

4. Mengurangi depresi dan kecemasan

Selanjutnya, berhenti mengonsumsi minuman manis juga bermanfaat dalam mengurangi depresi dan kecemasan. Pasalnya, penelitian kesehatan menyatakan bahwa minuman manis yang tinggi akan gula dapat meningkatkan risiko depresi yang lebih tinggi.

Selain itu pemanis atau gula juga dapat menyebabkan perubahan fungsi otak neurobiologis, perubahaan keadaan emosi dan juga kecemasan. 

5. Meningkatnya kesehatan kulit

Kesehatan kulit juga akan mengalami peningkatan ketika seseorang berhenti mengonsumsi minuman manis. Hal ini disebabkan oleh zat tertentu pada gula atau pemanis yang bisa membuat kulit menjadi lebih sensitif atau mudah berjerawat.

Sehingga, meminimalisir atau berhenti mengonsumsi makanan manis dapat meningkatkan kesehatan kulit. 

6. Menurunkan risiko diabetes

Kemudian, berhenti mengonsumsi minuman manis juga bermanfaat dalam menurunkan risiko diabetes. Minuman manis dapat meningkatkan risiko diabetes karena dapat memicu obesitas.

Oleh karenanya, berhenti mengonsumsi minuman manis merupakan langkah yang tepat untuk menurunkan risiko diabetes. 

7. Mengurangi risiko kanker

Terakhir, manfaat berhenti mengonsumsi minuman manis adalah dapat mengurangi risiko kanker.

Penelitian kesehatan juga menyatakan bahwa minuman manis seperti gula dapat menjadi faktor risiko perkembangan beberapa jenis kanker dengan penekanan kanker payudara.

Sehingga, dengan berhenti mengonsumsi minuman manis, dapat menjadi salah satu pencegah adanya risiko kanker dalam tubuh. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.