AKURAT.CO Kanker pankreas merupakan salah satu jenis kanker yang paling sulit dideteksi dini dan memiliki tingkat mortalitas tinggi.
Gejala yang samar seperti nyeri perut atas, penurunan berat badan atau penyakit kuning sering kali baru muncul saat kanker sudah memasuki stadium lanjut. Salah satu jenis yang paling umum adalah adenokarsinoma pankreas, yang biasanya tumbuh di bagian kepala pankreas.
Namun di balik tantangan tersebut, operasi Whipple atau pancreaticoduodenectomy menjadi harapan besar dalam pengobatan kanker pankreas stadium awal hingga menengah.
Prosedur ini memungkinkan pengangkatan jaringan kanker secara menyeluruh, sehingga memberi peluang hidup yang lebih baik bagi pasien.
Operasi Whipple dan Pendekatan Lebih Nyaman
Bagi sebagian pasien kanker pankreas, operasi Whipple dapat menjadi langkah penting untuk mendapatkan harapan hidup yang lebih baik.
Prosedur ini memang cukup kompleks karena melibatkan pengangkatan beberapa organ yang saling terhubung, seperti kepala pankreas, duodenum, kantong empedu dan sebagian saluran empedu.
Baca Juga: POGI: Vaksinasi HPV Bisa Cegah 90% Kanker Serviks
Namun, dengan penanganan yang tepat, operasi ini dapat membantu mengendalikan penyakit dan memperbaiki kualitas hidup pasien.
Kini, kemajuan teknologi di dunia medis membuka lebih banyak pilihan. Selain metode bedah terbuka, beberapa rumah sakit telah menyediakan pendekatan laparoskopi, yang dikenal lebih minimal invasif.
Dengan teknik ini, operasi dilakukan melalui sayatan kecil, menggunakan kamera dan alat khusus. Sehingga proses pemulihan umumnya lebih cepat, nyeri lebih ringan dan risiko perdarahan pun lebih rendah.
Baca Juga: RSUD Tarakan Akan Bangun Gedung 18 Lantai di Lahan Sekolah, Layanan Kanker Terpadu Jadi Andalan
"Whipple adalah pilihan utama jika kanker pankreas masih berada di area kepala pankreas dan belum menyebar. Di Bethsaida Hospital, kami menyediakan dua metode yaitu open surgery dan laparoskopi. Bagi pasien yang memenuhi kriteria, pendekatan laparoskopi bisa menjadi pilihan yang jauh lebih nyaman dengan hasil yang tetap optimal," jelas dr. Eko Priatno, Sp.B-KBD, Konsultan Bedah Digestif Bethsaida Hospital, dalam keterangannya, Selasa (15/7/2025).
Setiap kasus tentu unik dan keputusan mengenai jenis tindakan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, melalui evaluasi menyeluruh bersama tim medis.
Penanganan kanker pankreas tentu membutuhkan lebih dari sekadar tindakan operasi.
Baca Juga: Siloam Oncology Summit, Kupas Tuntas Perkembangan Terkini Tata Laksana Kanker Pankreas
Diperlukan kesiapan fasilitas, ketepatan diagnosis hingga pendampingan pascaoperasi yang menyeluruh.
"Penanganan pasien di Bethsaida dilakukan secara menyeluruh, mulai dari evaluasi praoperasi, tindakan bedah dengan teknologi terkini hingga pemulihan pascaoperasi yang terpantau dengan baik. Didukung oleh dokter-dokter spesialis yang ahli di bidangnya dan fasilitas yang lengkap, kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi setiap pasien," Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Pitono, menerangkan.
Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada hasil klinis tetapi juga pada kenyamanan dan pemulihan jangka panjang pasien bagi kanker pankreas.
Baca Juga: Studi Ungkap Kacang Kenari Bisa Lawan Kanker!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








