Mengenal Knox, Platform Penjaga Keamanan Berlapis Ponsel Samsung Galaxy

AKURAT.CO Samsung tidak hanya fokus pada desain dan kamera di lini Galaxy-nya, tetapi juga sistem keamanan yang bekerja diam-diam melindungi data pengguna.
Melalui situs resminya, Samsung menjelaskan bahwa Knox bukan sekadar aplikasi, melainkan arsitektur keamanan yang tertanam di perangkat sejak awal.
Samsung Knox berfungsi di tingkat hardware dan software secara bersamaan. Setiap kali ponsel dinyalakan, sistem akan memeriksa keaslian firmware dan memastikan tidak ada modifikasi ilegal.
Tanpa kita sadari, proses ini mencegah perangkat disusupi sebelum sistem berjalan penuh. Ternyata, Knox juga memiliki lapisan perlindungan real-time.
Ketika ada aktivitas mencurigakan seperti upaya root atau akses tidak sah, sistem akan otomatis memblokir proses tersebut. Trik ini menjaga integritas data penting tanpa perlu intervensi pengguna.
Samsung menambahkan Secure Folder sebagai ekstensi Knox untuk melindungi file pribadi. Data di dalamnya dienkripsi dan terpisah dari sistem utama.
Pengguna dapat menyimpan foto, dokumen, atau aplikasi sensitif tanpa takut diakses orang lain. Knox juga diintegrasikan dengan sistem keamanan perusahaan melalui Knox Manage.
Hal ini memungkinkan perusahaan mengatur perangkat kerja karyawan dengan aman. Pendekatan ini memberi rasa tenang baik bagi pengguna individu maupun korporasi.
Dari sisi neurosains, perlindungan otomatis seperti ini memberikan rasa aman pasif. Otak pengguna tidak perlu terus waspada terhadap ancaman digital, karena sistem menjaga dari dalam tanpa mengganggu pengalaman sehari-hari.
Inilah rahasia mengapa pengguna Galaxy sering merasa ponselnya “tahan lama dan aman”. Bukan hanya karena fitur luarnya, tapi karena lapisan keamanan tersembunyi yang selalu aktif di balik layar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









