Akurat

Apa Itu Focal Length: Perbedaan Wide, Normal, Telefoto dan Cara Memilihnya

Eko Krisyanto | 4 Desember 2025, 20:01 WIB
Apa Itu Focal Length: Perbedaan Wide, Normal, Telefoto dan Cara Memilihnya

AKURAT.CO Focal length adalah cara untuk menghasilkan foto yang lebih bercerita dan sesuai dengan kebutuhan visual. Banyak pemula mengenal istilah ini sebatas angka pada lensa kamera, padahal focal length memiliki pengaruh langsung terhadap sudut pandang, pembesaran subjek, hingga karakter gambar yang tercipta.

Memahami konsep ini memudahkan fotografer dalam menentukan gaya pemotretan, baik untuk kebutuhan profesional maupun sekadar dokumentasi harian.

Focal length merupakan jarak antara pusat optik lensa dan sensor ketika lensa difokuskan pada objek yang jauh. Panjang fokus ini menentukan seberapa luas area yang bisa ditangkap kamera serta bagaimana objek tampil dalam bingkai. 
 
Dilansir dari Sony, focal length tidak hanya menentukan sudut pandang tetapi juga memengaruhi persepsi jarak serta pembesaran gambar, sehingga pemilihan panjang fokus sangat memengaruhi gaya visual dan komposisi foto. Informasi ini menegaskan bahwa memahami focal length berarti memahami karakter dasar sebuah lensa.
 
Focal length menentukan karakter gambar pada berbagai kebutuhan pemotretan mulai dari lanskap, potret, hingga subjek jarak jauh.
 
Fotografer memilih panjang fokus tertentu berdasarkan situasi lapangan, kedekatan subjek, dan suasana visual yang ingin ditampilkan.
 
Perubahan pilihan lensa pun bergantung pada kebutuhan framing dan efek optik yang hendak dicapai.
 

Perbedaan Wide, Normal, Telefoto dan Bagaimana Cara Memilihnya

1. Wide-Angle Lens

Lensa wide umumnya memiliki focal length di bawah 35mm dan menawarkan sudut pandang yang sangat luas. Karakter ini membuatnya ideal untuk memotret lanskap, arsitektur, atau ruangan sempit karena mampu menangkap area yang lebih besar dalam satu frame.
 
Lensa ini juga menghasilkan distorsi perspektif yang khas, di mana objek pada jarak dekat tampak lebih besar dibanding objek yang lebih jauh. Distorsi tersebut dapat dimanfaatkan untuk efek dramatis, namun juga dapat menjadi tantangan dalam fotografi manusia atau objek simetris.

2. Normal Lens

Lensa normal berada di kisaran 35mm hingga 50mm dan dianggap memiliki sudut pandang yang paling mendekati apa yang dilihat mata manusia. Lensa jenis ini memberikan tampilan natural tanpa pembesaran berlebih maupun distorsi mencolok, sehingga cocok untuk pemotretan sehari-hari, street photography, hingga dokumentasi aktivitas. Keunggulan lainnya adalah fleksibilitasnya yang tinggi dalam berbagai kondisi cahaya dan jarak subjek.
 

3. Telephoto Lens

Lensa telefoto berada pada focal length 70mm ke atas dan berfungsi mempersempit sudut pandang sehingga subjek yang jauh terlihat lebih dekat. Lensa ini umum digunakan dalam fotografi potret, olahraga, satwa liar, hingga konser, karena memberikan pembesaran optik yang signifikan.
 
Selain itu, telefoto mampu menghasilkan latar belakang blur yang kuat, membuat subjek tampak lebih menonjol berkat efek depth of field yang sempit. Namun, lensa ini membutuhkan kestabilan lebih karena rentan terhadap guncangan.
 
Memahami perbedaan jenis lensa berdasarkan focal length membantu fotografer menentukan gaya visual dan kebutuhan pemotretan dengan lebih tepat.
 
Salsabilla Nur Wahdah (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R