Wamen Ekraf Tinjau Kolaborasi Brand Lokal Jelang Imlek Festival Nasional 2026

AKURAT.CO Menjelang puncak perayaan Imlek Festival Nasional 2026 yang akan digelar pada 28 Februari di Lapangan Banteng, Jakarta, berbagai persiapan terus dimatangkan.
Festival yang tahun ini diketuai Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar tersebut, diharapkan menjadi ruang perayaan budaya sekaligus penguatan kolaborasi lintas sektor ekonomi kreatif.
Imlek Festival Nasional 2026 tidak hanya dirancang sebagai agenda budaya tahunan, tetapi juga sebagai panggung kolaboratif yang melibatkan pelaku seni, komunitas, hingga brand dan industri kreatif dalam satu ekosistem.
Sejumlah rangkaian pra-acara dan aktivasi pendukung pun mulai terlihat di sejumlah titik komersial di Jakarta.
Salah satu brand lokal yang turut berpartisipasi adalah GOCOCO.
Brand minuman tersebut menghadirkan dekorasi tematik di gerai offline serta desain khusus pada kemasan cup yang selaras dengan tema Imlek Festival Nasional 2026.
Pemilik GOCOCO, Randy Sugiarto, menyampaikan, keterlibatan pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap ekosistem ekonomi kreatif.
“Kami sebagai pelaku bisnis F&B ingin turut memeriahkan Imlek Festival melalui kreativitas yang bisa kami hadirkan sebagai bentuk dukungan,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Baca Juga: Red Notice Terbit, Ekman Group AB Desak Penuntasan Kasus Dugaan Penipuan OCC Waste Paper
Menanggapi partisipasi tersebut, Irene Umar mengapresiasi langkah kolaboratif yang dilakukan pelaku industri kreatif.
“Terima kasih sudah ikut mendukung dan memeriahkan. Kolaborasi seperti ini yang kita harapkan terus tumbuh,” tuturnya.
Pada puncak acara 28 Februari mendatang, Imlek Festival Nasional 2026 akan menghadirkan pertunjukan seni budaya, kolaborasi lintas komunitas, serta instalasi kreatif yang merepresentasikan keberagaman dan semangat kebersamaan.
Melalui sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku industri kreatif, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







